Share

Tidak Ada Kesempatan

Robert kemudian menyuruh anak buahnya untuk mengambil alat pembayaran dan memperintahkan Angel untuk melunasi tagihannya. 

Angel hanya bisa pasrah dan patuh kepada perintah Robert. Angel diam-diam mengumpat pelan, di hari ulang tahunnya justru dia mengalami kesialan dan tidak akan terlupakan seumur hidupnya. 

Angel dengan perlahan menggesek kartunya dan memasukan kata sandinya. Setelah itu terdengar bunyi nyaring, yang membuat hati Angel teriris perlahan. Uang 300 juta seketika lenyap dalam satu gesekan saja. 

Angel lalu menatap ke arah Robert dan berkata, "Aku sudah menguras habis uangku, bisakah kamu melepaskan aku?"

Robert lalu menjawab sambil tersenyum, "Lalu, bagaimana dengan sisanya?"

"Sisanya biar mereka yang bayar, bahkan aku sedikitpun tidak mencicipi makanan dan minuman itu. Jadi seharusnya aku tidak membayar penuh untuk itu."

Robert lalu melirik ke arah Reyhan, "Tuan, bagaimana menurutmu?"

Reyhan lalu

Boy Dirgantara

Si Angel malu sendiri wkwk Makin seru gak guys? Jangan lupa vote dan komen yah! Kalo suka bisa review baik dan bintang limanya ❤

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Quan In
next mana kok dh lama gk upload
goodnovel comment avatar
Kasmin Unos
Author sudah meninggal kali
goodnovel comment avatar
Kasmin Unos
Wah lambat ni author.
LIHAT SEMUA KOMENTAR
DMCA.com Protection Status