Share

Bagian 42

"Kamu tadi bilang apa, Fani? Ilma insyaf?" tanya Arya pura-pura tidak tahu.

"Eh, itu, Pak, enggak. Enggak apa-apa. Lupakan saja! Yang penting kan, sekarang saya bisa melanjutkan skripsi saya lagi." Jawaban dari Ilma sedikit membuat Arya kagum. Gadis yang terkenal ceplas-ceplos, nyatanya tidak memiliki rasa dendam pada orang yang telah berusaha menjatuhkannya.

"Apa ada penjelasan kenapa tiba-tiba skripsi saya diperbolehkan lanjut, Pak?" tanya Fani penasaran.

"Em, gak ada! Tiba-tiba saja Pak Juan memutuskan hal ini." Fani terdiam. Tiba-tiba berpikir, mengapa bisa hal ini terjadi. Apakah Ilma memang sudah sadar akan kesalahannya atau ada sebab lain.

"Ada teman kamu yang bilang ke Pak Irawan masalah ini. Makanya Pak Juan mendapat teguran dan secara tiba-tiba meminta kamu untuk melanjutkan lagi," tambah Arya.

 

Nay Azzikra

Maaf ya, hanya bisa uploud segini. Saya pusing sekali karena kelelahan seharian. Ada cerita baru berjudul Madu Satu Mertua. Mari mapir, siapa tahu suka ....

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Hida Hidayati
ceritanya seru ..tp jngn pnjng2 ya?? biar happy endingnya bgs jg
goodnovel comment avatar
Adele
makin seru mbak.semoga Fani jodohnya sm Pak dosen hehehe
goodnovel comment avatar
Marsiti Sarbini Dwi Atmaja
bagus ceritanya..... tetap semangat ya thor
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status