Share

Part 51

Nura's POV

"Kalau kamu mau dengan pemberianku, besok ikut saya keluar kota selama dua hari."

Aku masih terdiam sejenak kemudian kembali berkata, "Orang-orang kantor akan mencurigai saya, Pak."

"Besok pagi kamu bisa izin tidak masuk kerja dengan alasan menunggu ibumu yang sakit. Nanti akan saya jemput di rumahmu jam delapan pagi."

Tanpa berpikir lagi aku mengangguk. Otak kotorku tidak bisa berpikir panjang. Selain mendapatkan kemudahan dengan cara apapun. Apalagi ditambah dengan kekalutan pikiran karena memikirkan Ilham. 

Pak Rony juga bukan pria yang buruk rupa. Dia masih menawan di usianya yang setengah abad.

­čî║­čî║­čî║

Kedatangan mobil Fortuner di depan rumahku sepagi itu, merupakan awal petualangan tergilaku kedua setelah sempat memanfaatkan Ilham.

Mobil meluncur keluar kota. Pak Rony menyuruhku menu

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Yanti Keke
g ada hal yg buruk, brakhr dg baik... kec taubat nasuha dl....
goodnovel comment avatar
Dewi Astati
ceritanya sangat menarik sekali...
goodnovel comment avatar
Tiwi Gunawan
keren, bagus, mantap
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status