Share

157. MENGANTAR ISTRI PULANG

Elang mengulurkan tangan dan membuka pintu mobil dari dalam. Kemudian memaksa sang istri keluar dan membawanya duduk di samping kemudi. Pria itu tak peduli dengan istrinya yang terus mengomel. Dengan sigap, dia mengambil alih kemudi dan mobilpun melaju dengan cepat.

Sepanjang perjalanan tak ada sepatah katapun terucap. Hanya isak tangis sang istri yang terdengar.

Semenara, Zahra tak mau menatap wajah suaminya. Hatinya masih teramat sakit.

Sesekali Elang melirik ke arah istri tercinta. Sebenarnya ingin sekali merengkuh tubuh sang istri. Namun Dia tak berani melakukannya. Hanya bisa menarik napas dengan berat dan menyesali kebodohannya.

“Kita ke rumah sakit’kan?” tanya Elang memecah kesunyian.

“Tidak! berhentilah di sini dan kau turun saja!” jawab Zahra dengan ketus.

“Bukankah kau harus bekerja?” tanya Elang dengan seirus.

“Bagaimana aku bisa bekerja dengan keadaan seperti ini!”

“Oke. Lalu kau mau kemana?”

“Aku bilang stop di sini! aku akan pulang ke rumah ayah!”

Elang terkejut mendenga
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Fadiyah Rifa'i
Zahra jg salah disini.. awal masalahnya kan dia yg terlalu peduli ma mantan dan mengabaikan suami..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status