Share

67, Lelah

UCAPANNYA mengingtkan aku kenapa sampai kecelakaan itu bisa terjadi. Aku melamun terlalu dalam sampai tak sadar sedang mengemudi. Dan ucapannya juga membuatku mengingat kembali kejadian tadi siang. Jika kecelakaan itu bisa diurus Pak Danu, maka kejadian tadi siang harus aku yang membereskannya termasuk menyanggah isi kepala Vlad.

Oke, aku tahu, memang aku sedang ada masalah dengan Bhaga, tapi itu hal wajar dalam rumah tangga kan? Kejadian itu tidak membenarkan pendapat Vlad bahwa aku menjalani pernikahan yang tidak bahagia kan? Pernikahanku bahagia kan? Aku merasa aku baik-baik saja. Atau Bhaga yang merasa tidak baik-baik saja? Tapi mengingat pribadi Bhaga yang abai, kupikir Bhaga pun merasa pernikahan ini baik-baik saja. Buktinya dia sangat enteng meminta izin tak pulang.

Meminta izin?

Dia tidak minta izin. Dia hanya memberi info. Itu dua hal yang berbeda jauh.

Ah, Bhaga, tidak bisakah dia sedikit peduli padaku? Peduli dalam arti yang aku m

Sandra Setiawan

Duhaduh… bagaimana ini dong? Siapa yang salah di sini? Bhaga? Dia kan nggak tau Anna sama siapa sekarang. Vlad? Vlad cuma khawatir lalu ngikutin Anna kemudian temani Anna. Anna sekacau itu. Apa malah karena ada Vlad jadi semua kacau? Apa Anna yang salah? Au ah. Saya ngantuk. Mau bobo aja kayak Anna. Well, nggak ada Vlad sih yang elus-elus rambut. Paksu masih kerja euy.

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status