Share

5. Screen Test untuk Cassie

Dua minggu sebelum pelaksaanaan shooting pertama secara marathon, dilakukan screen test antara Cassie dengan pemain lainnya. Hal seperti ini sebetulnya tidak lazim, tapi karena Kiano ingin hasil yang maksimal untuk produksi kali ini, dia mengharuskan untuk dilakukannya screen test.

Screen test ini di lakukan di ruang casting, yang memang ditata layaknya setting lokasi. Beberapa scene penting yang ada di skenario dijadikan materi untuk screen test. Pada saat screen test dilakukan, seluruh adegan di 'direct' oleh sutradara, juga ada asisten sutradara.

Sementara Kiano tetap menyaksikan dari ruang casting manager, dan semua adegan di rekam oleh kamera, sehingga bisa di shooting ulang kalau ada kesalahan. Tidak ada tanda-tanda kalau Cassie demam kamera, atau terganggu dengan adanya kamera dan sorot lampu, dan sutradara pun bisa melihat kemampuan akting Cassie. 

Dalam ruang casting itu, di depan sutradara ada TV monitor, dan perangkat sound recording. Seluruh pemain yang ada di minta standby oleh sutradara, sebelum sutradara kasih aba-aba.

"Camera!!" Teriak sutradara. "Rolling!!" Teriak sound recording, "Action!!" dan pemain pun mulai beraksi. Semua tim kerja standby di set lokasi, sampai menunggu aba-aba 'cut' dari sutradara.

"Cut!!" Teriak sutradara, semua pemain bisa rehat sejenak, sampai ada petunjuk dari sutradara.

Pada moment ini, mereka mengerubungi TV monitor untuk melihat hasil shooting, namun Cassie tidak ingin melihat hasil shooting,

"Cassie!!" Panggil sutradara. "Ya mas .. ada apa?" aahut Cassie menghampiri sutradara

"Kamu lihat replay hasil shooting ini, buat evaluasi kamu sendiri." pinta sutradara

Cassie pun akhirnya mau melihat, dia tidak menyangka setelah melihat hasil shooting, karena yang tampil dalam adegan itu bukanlah seperti dirinya.

"Kok beda sekali ya mas dengan aslinya, saya gak nyangka kalau itu saya mas.." ujar Cassie

"Itu artinya kamu bisa tampil secara maksimal, dan itu bukan hanya untuk Cassie ya, yang lain juga harus bisa tampil maksimal." pinta sutradara

Scene demi scene di eksekusi layaknya shooting benaran, meskipun itu baru merupakan screen test, tapi Kiano menginginkan semua tampil seolah-olah sedang shooting benaran.

Alhasil beberapa scene hasil shooting hari itu, diminta kiano untuk langsung di edit, dan dijadikan clip adegan. Hasilnya di luar dugaan, karena proses editingnya pun sangat maksimal, sehingga hasil gambar yang ditampilkan layaknya sebuah promo serial TV baru. 

Hasil screen test pada hari itu di putar di ruang preview, semua pemain dan crew yang terlibat ikut menyaksikan.

Sampai selesai preview hasil screen test itu di tonton oleh Kiano, lampu dalam ruang preview tetap mati selama penayangannya. Itu sebagai pertanda hasil screen test tersebut di terima Kiano. 

Selesai penayangannya barulah lampu ruang preview dinyalakan. Kiano berdiri, dan memberi applause, "Dari melihat hasil screen test ini saya puas, dan saya semakin yakin kalau produksi ini layak di teruskan." ucap Kiano sambil berdiri di depan yang hadir di Mini Studio. 

Semua yang ada di dalam ruangan preview tepuk tangan, menyambut dengan gembira ucapan Kiano.

"Kita patut kasih apresiasinya pada Cassie, karena pada debut awalnya, dia sudah memperlihatkan keseriusannya." lanjut Kiano. Semua kembali tepuk tangan memberikan apresiasi untuk Cassie

Cassie yang duduk di bangku terdepan, seakan-akan tidak sanggup untuk berkata-kata, dia hanya terharu dengan semua situasi itu. Dia mengucapkan terima kasih pada Kiano yang sudah membimbing dia.

"Kita akan lanjutkan screen test besok pagi, dengan scene-scene penting lainnya. Hasil preview hari ini langsung saya kirim ke stasiun TV, agar bisa dijadikan untuk materi promo." ujar Kiano.

Semua yang ada di ruangan itu, kaget dengan pernyataan Kiano, karena hasil screen test di jadikan untuk  materi promosi. Begitulah gemblingnya Kiano, dan stasiun TV selalu mendukung apa yang di inginkan Kiano.

Dua jam setelah di kirim ke stasiun TV, promosi serial TV itu pun langsung muncul di TV, sekaligus memperkenalkan Cassie Cassandra sebagai bintang baru. Di luar dugaan Kiano, pihak stasiun TV sangat antusias menunggu hasil keseluruhan episode perdananya.

Kebetulan semua pemain dan crew masih berkumpul di ruangan casting, Kiano meminta waktu untuk mendengarkan kabar baik dari stasiun TV,

"Teman-teman semua, saya mau menyampaikan kabar baik dari stasiun TV, hasil screen test hari ini Alhamdulillah disambut baik oleh stasiun TV, diminta segera episode satunya." ucap Kiano.

Semua menyambut baik kabar yang disampaikan Kiano, semua optimis tidak ada lagi yang ragu dengan rencana shooting minggu depan. Kiano menanyakan kesanggupan menjawab tantangan stasiun TV, apakah mungkin bisa dilakasanakan satu hari shooting dengan satu episode.

Semua pemain dan crew produksi menyanggupi, karena untuk menghadapi persaingan memang diharuskan seperti itu. Kiano menganggap semua itu sebagai sebuah anugerah dari Allah, berkat kerja keras dan doa semuanya, sehingga Allah meridhoi semua kerja keras awak produksi.

Shooting yang awalnya di rencanakan dua minggu lagi, akhirnya dimajukan satu minggu lebih cepat dari perkiraan. Kiano mengajak produser pelaksana dan unit produksi untuk meeting produksi, semua artis yang terlihat shooting diminta untuk mempersiapkan mental.

Dalam meeting produksi itu Kiano meminta kesiapan tim produksi,

"Pak Adhinata, gimana dengan tantangan stasiun TV? Berani menerima tantangan tersebut?" tanya Kiano

"Berani pak, gak ada masalah dengan hal itu, karena tiga tayangan kita sekarang ini, semua dikerjakan satu episode dalam satu hari." jawab Adhinatha

"Gimana menurut yang lainnya? Ada masalah gak kalau kita mulai shooting minggu depan?"

"Gak ada masalah pak, semua sudah terbiasa dengan kondisi itu, hasil screen test aja bisa lolos untuk promo." jawab sutradara dengan sangat optimis.

"Saya mau minta pendapatnya tentang akting Cassie, tapi saya minta jawab dengan jujur, bagus bilang bagus, kalau jelek bilang jelek." pinta Kiano

Casting director yang menjawab, "Diluar ekspektasi saya pak, dia sangat berbeda saat bicara dalam keseharian, dengan saat dia akting, artikulasinya bagus, ekspresinya juga dapat."

"Aktingnya sangat meyakinkan pak, dan natural, ekspreainya bagus dalam setiap scene." jawab Make up artis

"Ada lagi yang mau kasih komentar?" tanya Kiano

"Udah gak ada yang bisa di komentari pak ... perfect!!" ucap costume designer

Kiano menutup meeting produksi, dia minta besok hasil harus lebih baik lagi, karena hasil screen test itu akan digunakan untuk materi promo, sebelum materi promo sesungguhnya disiapkan. Promo tersebut lebih kepada memperkenalkan para bintang baru.

Ternyata animo pemasang iklan pun sudah cukup banyak, sehingga pihak stasiun dengan senang hati, meminta agar serial TV tersebut segera di produksi. Kiano menganggap semua itu sebagai anugerah Tuhan yang perlu di syukuri.

Bersambung

Bab terkait

DMCA.com Protection Status