Share

Foto masa lalu

Kenan sudah selesai dengan prakteknya di Poliklinik. Ia kini berjalan bersama Amanda menuju ruang inap untuk mengecek pasiennya yang sedang dirawat.

“Dok, saya lihat Anda tidak fokus sejak Ibu Sofi memeriksakan kakinya?” tanya Amanda hati-hati untuk menyelidik karena penasaran, terlebih ketika melihat reaksi Kenan dan Naraya saat bertemu.

Kenan menoleh sekilas pada Amanda, lantas tersenyum kecil dengan tetap melangkahkan kaki.

“Mungkin hanya kebetulan aku tidak fokus, mungkin aku kurang istirahat,” jawab Kenan yang tentu saja tak mungkin jujur pada Amanda yang baru dikenalnya beberapa hari.

Amanda mengangguk-angguk, memeluk stopmap berisi data pasien.

Kenan juga tak bicara, hingga ingat jika Amanda tampak dekat dengan Sofi.

“Apa kamu sudah kenal lama dengan pasien bernama Bu Sofi itu?” tanya Kenan tiba-tiba.

Amanda terkejut mendengar pertanyaan Kenan, merasa jika ini adalah angin segar dari rasa penasarannya sejak tadi.

“Ya, tentu saja, Dok,” jawab Amanda. “Selain dia adalah pasien la
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status