Share

Sorry 102

"Kenapa aku harus takut?" kilah Jessica namun Laila bisa menangkap kepanikan dalam sorot matanya.

"Kalau begitu Anda tidak keberatan untuk makan siang bersama kan?" Laila tersenyum.

Anjas dan Rashad mengabaikan perdebatan kedua wanita itu sementara Hans lebih terlihat bingung. Mau menolak tidak enak hati tapi Jessica mengajaknya pergi.

"Tentu saja tidak," dengan terpaksa Jessica menjawab.

"Baguslah, selamat menikmati makan siang Anda," kata Laila kemudian duduk di samping Anjas bersiap untuk mengambilkan makanan untuk sang calon suami.

Tepat saat mereka telah menghabiskan makan siangnya, Rayan datang.

"Maaf aku agak terlambat Tante," sapa Rayan pada Laila yang hanya dibalas dengan anggukan dan senyum maklum.

"Ada apa ini, La? Kok memanggil Rayan kesini?" tanya Rashad setelah mengelap mulutnya dengan tisu.

"Ada hal yang harus Laila sampaikan Bang," jawab Laila.

"Kalau begitu kami permisi dulu, terima kasih untuk makan siangnya Mbak Laila," Hans berpamitan karena mengira mereka akan mem
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (15)
goodnovel comment avatar
Watie's
kok saya yang dah Dig Dig dug seeerrrr ya... lanjuuutttt .. dah greget
goodnovel comment avatar
Wiwik Kurniawati
wow....wow....wow.....ini part yg aku tunggu tunggu,terbongkar sudah masa² kelam Reyna,tinggal kebusukan Jessica yg blm terkuak,rasanya akupun ingin ikut dalam proses pengeroyokan Hans sumpah puas banget rasanya Hans babak belur salut buat tante Laila butuh keberanian besar untuk menguak kebenaran
goodnovel comment avatar
Dewi Agustin
jangan lama" kak upnya di ditunggu selalu crita selanjutnya..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status