Share

Pembuktian

“Aku harus menemui Lidya sekarang juga. Apakah ia tahu tentang masalah ini? Bisa saja ia dibohongi oleh suaminya selama ini. Apa yang akan dilakukannya setelah tahu nanti? Atau jangan-jangan ia sudah tahu sejak awal dan memang menyetujuinya. Kalau memang begitu berarti aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Yang penting aku sudah berusaha,” pikir Sofia sepanjang perjalanan.

Begitu tiba, Sofia memarkir motor di depan pagar rumah Lidya. Ia segera berjalan masuk dan mengetuk pintu sembari mengucapkan salam cukup keras begitu di depan pintu. Setelah dua kali ketukan terdengar jawaban dari dalam rumah.

“Mbak Sofia,” sapa Lidya begitu membuka pintu, “Mari masuk. Ada apa?”

“Maaf Mbak, kalau aku mengganggu. Ada hal penting yang ingin kutanyakan,” ucap Sofia buru-buru. Rasanya sudah tidak sabar mengutarakan segala macam pertanyaan yang terus berputar dalam kepalanya sejak tadi.

“Mari masuk dulu, Mbak. Kita bica

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status