Share

Another Kiss

“Iya. See? Aku menghargai pemberianmu. Kecuali kipas angin ponsel yang sudah lama aku buang karena sudah tak lagi berfungsi.”

“Seperti syair lagumu, begitulah aku saat ini. Lelah didera rindu yang mencabik tanpa henti.” Sebuah sentuhan kecil terasakan. Dion menoleh dan melihat jemari Dessy menyentuh telapak tangannya.

Betapa besar keinginan Dion untuk membalas. Namun pikiran lain menghalangi usahanya

“Terima kasih untuk perhatianmu. Tapi aku tetap yakin tidak banyak yang bisa aku berikan untuk membahagiakanmu.”

“Dengan kuatnya kemauan kamu pikir perbedaan tidak mampu teratasi?”

“Kamu pernah punya pacar dari rakyat jelata?”

“Jadi menurutmu uang adalah standar kebahagiaanku?”

“Memangnya apa yang bisa kuberikan untukmu?”

“Kamu tak merasa memiliki banyak nilai kemanusiaan yang bagus untuk dibagikan?”

“Kamu tahu atau tidak sadar sih bahwa dirimu itu super nekad?”

“Tidak jadi masalah bagimu kalau punya pacar seperti itu kan?”

“Kenapa kalau kutanya kamu selalu balik bertanya?”

Des
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status