Share

14. Nathan berlatih Bela Diri

Setelah pertemuan dengan Raja, Nathan kembali ke Istana Timur. Dilihatnya Nela belum juga bangun. Makanan sudah tersaji di atas meja kecil berlapis emas.

Nathan ingin tahu apakah Nela bisa melihat meja atau tidak. Dia menepuk-nepuk bahu adiknya.

Nela menggeliat, matanya masih sulit untuk dibukanya. Dia terlalu menikmati tidurnya sehingga tepukan keras dibahunya tak dirasakannya. Mendengar teriakan Nathan membuatnya gelagapan.

"A..ada apa kak ?" Nela tergagap, "Wuahhh" Walau masih terus menguap dia tetap memaksakan diri untuk bangun.

"Balok kayu ini terasa sangat empuk" Ucap Nela sambil menepuk-nepuk bantal.

"Apa kau tidak lapar ?" Nathan menarik tangan adiknya.

Nela buru-buru memakai sandalnya. Dilihatnya makanan sudah tersedia pada sebuah batang kelapa.

"Dimana kakak menemukan batang kelapa untuk menaruh makanan itu ?"

Nathan menepuk jidatnya, "Oh Tuhan, meja berukir kok jadi batang kelapa ?"

"Cuci muka dan berkumur-kumur dulu baru makan"

Nathan tidak ingin memperpanjang ma
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status