Share

Ngambek Ceritanya

"Tidak ustadz, astaghfirullah. Semoga Allah mengampuni saya."

"Bagus! Buat rangkuman tentang ayat yang melarang zina. Nanti malam saya tunggu!" Kemudian, Husein berdiri lalu menarik tanganku dan membawa kami menjauh dari kerumunan mereka.

Buat apa dong tadi ngajak aku untuk ikut makan bareng mereka, kalau akhirnya malah nodong temannya dengan banyak hadits-hadits yang menurutku gak nyambung banget. Memangnya

Arif memandangku penuh nafsu apa, sampai harus dijejeli ayat segala?

"Mas, lepasin sakit tangan aku." Kami berjalan di tempat yang berbeda dari yang aku lewati pas sama Retno tadi. Mungkin karena di sana aula wanita kali ya, makanya Husein gak mau melewatinya, dia memilih lewat koridor utama sehingga lebih sepi dari orang-orang.

"Mas, gak usah ditarik gini coba. Sakit pergelangan tangan aku!" Aku mencoba melepaskan dari cengkraman yang begitu kuat itu. Sayangnya, hingga sampai di depan rumah, Husein belum juga melepaskan tanganku dan kami berhenti saat sudah masuk ke dalam ruma
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status