Share

Tunjangan Cerai

“Apa katamu?! Tunjangan?!” Sofia berseru tak setuju dengan yang dikatakan Rehan.

Dia sudah cukup senang mendengar bahwa Amora bersedia untuk bercerai, tetapi kenapa harus ada embel-embel perjanjian hingga tunjangan? Dia tidak akan pernah sudi mengeluarkan uang untuk menantu tak berguna itu.

Kira-kira begitulah yang ada di benak Sofia. Ya, meskipun pada dasarnya bukan dia yang akan mengeluarkan uang, tetapi tetap saja dia tidak rela.

“Bu, hanya ini yang dia mau agar bersedia bercerai denganku,” kata Rehan berusaha untuk meyakinkan ibunya.

“Tapi, Rehan—“ Sofia menggeser sedikit posisi tubuhnya agar lebih berhadapan dengan putranya.

Dia menatap serius, kemudian berkata dengan nada sedikit berbisik, “Dia saja nggak mau menyebutkan nominalnya. Kalau dia menguras semua harta kamu gimana? Dia itu pintar. Nggak mungkin cuma mau uang kamu aja.”

Rehan juga tidak bisa menafikan hal itu. Memang ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan di sini, tetapi jika sampai Amora berubah pikiran lagi, bis
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status