Share

Sofia mulai keluar Batas

Dokter Giandra membawa Amora yang tampak sepi dekat dengan toilet dan jarang dilewati oleh tenaga medis.

"Ada apa?" tanya Amora setelah lelaki itu melepaskan tangannya.

Sebelum menjawab, dokter Giandra memperhatikan ekspresi Amora. Dia tahu bahwa wanita itu tampak sedang menahan amarah terutama saat baru masuk ke ruang operasi. "Kamu baik-baik saja?"

"Memangnya aku terlihat bagaimana sampai kamu bertanya begitu?" Nada bicaranya terdengar acuh tak acuh. Moodnya cukup jelek karena Rehan dan Sofia.

"Tidak mungkin aku bertanya begitu jika kamu terlihat baik-baik saja."

Amora menghela nafas.

"Memangnya ada faktor lain yang bisa membuatku tidak baik-baik saja selain keluarga Dwipangga?" Pertanyaan retoris itu menjurus dengan tajam.

Dokter Giandra menganggukkan kepalanya, paham dengan apa yang dimaksud oleh wanita itu. Dia tampak berpikir sejenak sampai akhirnya tiba-tiba bertanya, "Apa kamu sudah memikirkannya?"

"A-apa maksudmu?"

"Tentang pernikahan kita,” ujar Giandra denhan ekspresi seriu
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status