Share

Bab 178

"Ayo segera ke bandara! Jangan sampai terlambat!" Sabrina masuk dan langsung menghampiri Mas Yuda.

Dadaku kembali sesak melihat penampilan Sabrina yang begitu cantik. Wanita itu menggunakan stelan celana panjang dengan jas putihnya.

"Ayo, Yuda. kita naik ambulan!" Tiba-tiba Sabrina meraih tubuh Yuda.

"B-biar aku saja. Ayo, Yud!" Elkan dengan cepat mengambil alih tubuh Yuda dan membantunya duduk ke kursi roda.

"Sabrina, biarkan Mas Yuda di mobilku!" pintaku.

"Tidak bisa. Ambulan dilengkapi alat-alat medis lengkap. Yuda lebih aman di sana.," sahutnya tanpa menoleh padaku. Sementara kedua tangannya sibuk memeriksa kondisi Mas Yuda saat ini. Juga memerika semua obat-obatan serta perlengkapan medis untuk selama perjalanan nanti

"Bagaimana jika aku ikut bersama ambulan? A-aku ingin berada di sampingnya." Aku terus mencoba bernegosiasi dengan Sabrina.

Sabrina diam. Sepertinya dia ragu.

"Sabrina. Aku mohon izinkan Salma menemaniku. Please ...!" Akhirnya Mas Yuda bersuara

Sabrina m
Rina Novita

Hai kakak pembaca, terimakasih masih setia membaca kelanjutan cerita ini. Sambil menunggu Bab baru, yuk mampir juga ke cerita aku yang berjudul : Air Mata Maduku dan Istri Dekilku Anak Sultan. Semoga suka yaa ...

| 1
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (6)
goodnovel comment avatar
Ann Agustine
gak mau salma klo sama elkan ah thor kecuali yuda meninggal beneran bukan rekayasa sabrina biar bisa sama yuda trus,, ahh sabrina cari jodoh sana, tuh elkan jomblo ......
goodnovel comment avatar
Waty Rosilawaty
Happy endingnya bersama Yudatara
goodnovel comment avatar
Puri Asih
Author yg baik hati dan tidak sombong, aku ngikut aja alur cerita brktnya. Tp sabrina jngn sampe jadian sm Yuda.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status