Share

repot

Tidak bisa di elak kalimat yang barusaja meluncur dari mulut Antonio langsung membuat bara amarah berkobar di dalam dada Ratri. Sementara yang diminta memilih seketika terpaku, mencerna maksud ucapan Antonio dirasanya cukup rumit. Tidak jauh berbeda dengan Hasbi, ia pun cukup shyok dengan permintaan sang ayah.

“Apa-apaan ini, Pa? Permintaan macam apa ini? Kamu anggap aku ini apa? Tanpa meminta pertimbangan, tiba-tiba ingin menjadikan dia istri untuk anak-anak kita? Aku tidak terima, Pa!” Ratri yang berapi-api akhirnya menyemburkan banyak pertanyaan bentuk protes kepada sang suami.

“Ma, jangan egois. Di mana salahnya kalau Cahya menjadi istri salah satu anak kita? Dia perempuan baik-baik.”

“Papa yang egois! Di depan Papa dia terlihat baik, tapi apa Papa tahu dibalik semua kebaikan yang nampak ada kebusukan—“

“Mama!” potong Antonio keras. “Ngomong apa kamu? Jangan sembarangan menghakimi seseorang.”

Suasana terus memanas, adu mulut antara Antonio dan Ratri tidak bisa dielakkan. Masing-
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status