Share

Bab 155

"Maaf aku enggak bisa bantu kamu untuk meyakinkan ayah." Hafiz tidak tega melihat Shinta bersedih. Akan tetapi ia juga tidak bisa ikut campur terlalu dalam masalah ini.

"Aku mau pulang aja, Kak. Enggak bisa kerja kalau pikiranku kacau begini. Ayah di mana?"

Hafiz menghempas napas kasar.

"Ya, sebaiknya kamu pulang tenangkan pikiranmu. Ayah ada diruangan Raka.."

"Apaa? Di ruangan Raka?" Shinta mengerutkan dahinya.

"Untuk apa Ayah di sana? Apa semua ini karena Mas Raka?" pikir Shinta. Berbagai prasangka buruk ia tujukan pada mantan suaminya itu.

Shinta gegas berdiri dan beranjak hendak pulang.

"Aku pulang, Kak. Pamitkan aku pada Ayah! "

Hafiz mengangguk, lalu memandang Shinta yang berjalan lesu menuju lift.

"Kasian dia. Tapi aku memahami perasaan Ayah. Kesalahan Robert pada keluarga Shinta sudah sangat fatal."

-----

Selama perjalanan Shinta hanya diam. Mencoba menyelami perasaannya pada Rein. Kenapa bisa secepat ini hatinya berpaling. Atau mungkin perasaan ini sudah ad
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (4)
goodnovel comment avatar
Umi Haina Umi Haina
kyakya yg nguntit itu s Alif suruhan Raka ...
goodnovel comment avatar
Melisa
Iyaaah Bpkny aneh
goodnovel comment avatar
TINA Tiara
kecewa knp raka masih dapat angin dari bapaknya Shinta ..... pergi aja Shinta bawa serta Kaisar anak ... gk usah perduli dgn perusahaan bapakmu .... raih bahagiamu ...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status