Share

Bab 162

"Ehm ...!"

"Astaga, Shinta! Maaf, apa sejak tadi kamu di sana?" Rein terkejut setelah menutup ponselnya.

Ternyata Shinta sudah berdiri tak jauh dari saungnya. Wanita itu sangat cantik dengan stelan kulot dan outer model kekinian. Shinta selalu tampil mempesona di mata Rein.

Shinta tersenyum.

"Aku baru datang, kok."

"Yuk duduk sini! Mau pesan apa?" Rein bergeser agar Shinta duduk di sebelahnya. Lalu pria berkemeja putih itu menyodorkan sebuah daftar menu pada Shinta.

Wanita berwajah oval itu mulai membukanya dan melihat-lihat masakan apa saja yang ada di restauran itu.

"Hmm ... kayaknya aku pengen makan gurame kremes sama sayur asem." Shinta yang memilih duduk di depan Rein mulai memilih menu yang akan dipesan.

Rein merasakan detak jantungnya begitu cepat. Netranya menatap bebas wanita yang sangat ia rindukan. Kini Shinta berada tepat di hadapannya. Mereka hanya dipisahkan oleh sebuah meja pendek berbentuk persegi yang terbuat dari kayu.

Rein menahan dirinya untuk tidak memelu
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (4)
goodnovel comment avatar
Umi Haina Umi Haina
rein yg tepat..cintanya dr dulu buat sinta
goodnovel comment avatar
Mariana novelita
semoga rein gak mengecewakan Shinta kayak si Raka,,,
goodnovel comment avatar
Rina Novita
siaaap kakak
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status