Menikahi CEO (INDONESIA)

Menikahi CEO (INDONESIA)

Oleh:  Sabrina Angelitta  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.6
Belum ada penilaian
95Bab
354.2KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Seorang sahabat yang di bohongi untuk menjadi pengantin pengganti karena pengantin yang sesungguhnya, memilih untuk pergi dan mengejar karier. Keysana meminta Kaira untuk menemaninya mencoba gaun pengantin namun, Keysana juga meminta Kaira untuk mencoba memakai gaun pengantin yang cocok dengan wajah anggunnya. Kaira tidak mengerti apapun tentang rencana sahabatnya.Hari H pernikahanpun tiba, Keysananya meminta Kaira untuk memakai gaun pengantin yang pernah di cobanya, dengan alasan sebagai pengiring pengantin. Kaira yang sangat mempercayai Keysana, menurut dan memakai gaunnya. Kaira sudah masuk ke dalam mobil, tapi mobil itu di hias secara mendadak setelah Kaira terkunci di dalam mobil. Siapa yang sangka, tanpa memberitahu rencananya, Keysana menempatkan Kaira dalam posisi yang sulit karena pernikahan Keysana dan Jay, adalah sebuah perjodohan paksa. Kaira hanya mendapat sebuah pesan singkat sebelum turun dari mobil yang di naikinya. Sedangkan Keysana, sudah berangkat menuju bandara untuk pergi mengejar mimpinya."Kaira, maaf! Aku tidak punya pilihan lain," tulis Keysana dalam sebuah pesan.Karpet merah dan orang-orang yang siap menyambutnya dengan hormat sudah berkumpul, menunggu sang pengantin wanita untuk turun. Wajah tampan milik Jay, serta uluran tangan lembutnya, membuat Kaira terpesona pada pandangan pertama. Keluarga Keysana, tidak ada yang muncul setelah nama pengantin wanita di rubah. Kaira hidup seorang diri, hingga hari pernikahannya, diapun hanya sendiri."Kalau mau berakting, tuntaskan hingga akhir!" bisik Jay

Lihat lebih banyak
Menikahi CEO (INDONESIA) Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
95 Bab
1. Pernikahan
LONDON..."Kaira, maaf! Aku tidak punya pilihan lain!"  Kaira mengepalkan tangannya setelah menerima sebuah pesan singkat dari Keysana. Sebuah pernyataan yang menohok hatinya. Sebuah pesan, yang membuat sekujur tubuhnya seperti mati rasa.   Di luar mobil yang di pakainya, sudah ada segerombolan orang-orang yang berpakaian sangat elit, berbaris rapi dan di tengah-tengah mereka, ada karpet merah yang di penuhi taburan bunga. Di ujung barisan, ada pria tampan yang memakai pakaian pengantin dengan sangat gagah.   Pria itu adalah pengantin yang seharusnya menikah dengan Keysana, tapi keysana memilih pergi untuk mengejar mimpinya. Keysana mengorbankan masa depan Kaira demi keegoisan dirinya sendiri.  Pria itu berjalan mendekat ke arah Kaira yang tak kunjung turun dari mobil setelah pintunya terbuka. Pria itu mengulurkan tangannya tapi Kaira yang masih bingung, hanya diam menatap wajah pria yan
Baca selengkapnya
2. Kantor!
"Dengar-dengar, kantor kita di akusis sama perusahaan BOYA?""Benarkah?""Menurut rumor, hal itu benar. Hari ini Presdir baru akan datang sesuai jadwal yang aku tahu.""Di akusis? Presdir baru? Perusahaan Boya yang mendunia itu? Bagaimana ya orangnya? Apa akan lebih galak dari Farhan?" batin Kaira setelah mendengar celotehan dari teman sekantornya yang sedari tadi asyik ngegosip.    Kaira kembali fokus dengan pekerjaannya yang bergaji tidak seberapa. Jay, sejak malam itu tidak pernah kembali ke rumah mereka yang sangat besar. Jay sudah 2 minggu hidup di luar rumah tanpa Kaira.   Kaira memahami status mereka hanyalah berakting semata jadi Kaira tidak berharap lebih atau menginginkan hal yang akan mengecewakannya. "Kaira, di panggil HRD!" seru Lily."Oke!" jawab Kaira.   Kaira harus naik sa
Baca selengkapnya
3. Secret wife
   Direktur Winy sudah menghadap Jay. Kaira make up pada saat hari pernikahan, sehingga membuat Direktur Winy tidak mengenalinya. Saat di dalam kantor, Kaira hanya memakai lipstik tipis, dengan kacamata yang tak lepas dari wajahnya.  Di mata Jay, wajah polos seperti itulah yang membuat Kaira menjadi semakin menarik. Jay duduk dengan tenang, melipat tangannya di dada, lalu menunggu Direktur Wini berbicara."Kamu kenapa diam saja?" tanya Jay."Saya menunggu Presdir menghukum saya," jawab Direktur Winy."Jadi dari tadi, aku menunggunya dan dia menungguku?" batin Jay."Apa kau tidak membaca pesanku dengan baik?""Baca, Presdir.""Lalu, kenapa bisa salah?" tanya Jay."Presdir baru menikah, dan sepertinya tertarik dengan Kaira. Apa seperti ini, dunia kelas atas?" batin Direktur Winy."Maaf Presdir, bagi saya, ukuran 10 cm
Baca selengkapnya
4. Ke Uwuan Pengantin Baru
   Kaira terbangun di tengah malam karena perutnya yang keroncongan. Kaira teringat, bahwa dirinya tidak makan malam. Tangannya meraba sesuatu yang keras, tubuhnya juga merasakan seperti memeluk sesuatu tapi bukan sebuah guling."Eh, apa gulingnya berubah menjadi batu?" gumam Kaira."Dia berfikir apa? Aku batu?" batin Jay yang terbangun karena tangan Kaira terus meraba dada bidangnya yang tidak mengenakan baju. "Bisa hentikan sentuhan tanganmu itu? Aku tidak bisa menahannya lagi kalau terus merabaku," ucap Jay sembari menghentikan tangan Kaira yang terus bergerak merabanya."Kyaaaaa... Kamu siapa?"DUKKKKKKKK...   Kaira lagi-lagi terkejut dan tidak sengaja menendang Jay hingga tergelinding ke atas lantai. Jay begitu kesal. Jay mengelus-elus pinggangnya yang di tendang sangat keras oleh Kaira."Sialan! Sudah mengganggu tidurku, membangunkan
Baca selengkapnya
5. Mertua Terbaik
     Jay langsung menurunkan Kaira, setelah Tuan dan Nyonya Alrecha memergokinya tengah memaksa Kaira untuk melakukan hal yang tidak senonoh di meja makan.    Kaira tidak tahu harus bicara apa. Jay yang melihat Kaira seperti takut, menggenggam erat tangan Kaira. Ketegangan dari suasana mulai mencair, saat Nyonya Luna mengusap lembut kepala Kaira."Kai, kalau anak ini memaksamu lagi, tendang saja!" ucap Nyonya Luna dengan pedas."Anak Mama sebenarnya siapa sih? Aku atau dia?" kesal Jay."Kaira itu baik, nurut. Kalau kamu? Buat Mama selalu pusing," jawan Nyonya Luna."Kai, sini!" pinta Tuan Alrecha dengan memberikan kode sebuah lambaian tangan.    Kaira menyelinap pergi, mengikuti langkah Tuan Alrecha. Nyonya Luna dan Jay, masih melanjutkan perseteruan mereka."Mama, dia itu istriku!" seru Jay saat Nyonya Luna melarangnya untu
Baca selengkapnya
6. Hamster Kecilku
       Saat ini, Kaira sedang menjadi perbincangan hangat di forum kantor. Mereka mengira bahwa Kaira menjadi simpanan Jay, atau yang lebih keterlaluan lagi adalah, mereka mengatakan, Kaira menggoda Jay, yang statusnya adalah pemilik perusahaan yang baru.     Seperti yang mereka tahu, rumor Jay sudah menikah telah menyebar. Jay menggendong Kaira, tepat di hari pertamanya masuk ke dalam kantor. Sehingga fakta-fakta seperti itu, menggiring opini buruk tanpa mereka tahu, siapa Istri Jay yang sebenarnya.   Kaira tidak menanggapi hal semacam itu dengan serius, tapi sebaliknya, Jay menyelidiki sumber yang memulai untuk memecah belah beberapa pihak yang damai.   Kaira masuk kerja seperti hari-hari biasanya, dan tidak menghiraukan pandangan orang lain yang melihatnya dengan tatapan jijik."Kalau aku, meskipun miskin sekalipun, tidak akan menggoda bos besar yang b
Baca selengkapnya
7. Hamster Kecilku 2
   Jay bukan pria yang selalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Jay akan membiarkan Kaira untuk menenangkan diri sejenak karena mau bagaimanapun, hubungan Jay dan Kaira terjalin tanpa persetujuan Kaira terlebih dahulu.   Jay bukan pria egois yang memaksa Kaira untuk tetap bersamanya. Meskipun sejak menikah, Jay selalu menunjukan rasa nyaman dan ketertarikannya pada Kaira.    Biasanya, yang tidak peka dengan perasaan pasangan adalah pihak pria, tapi yang terjadi di dalam hubungan Kaira dan Jay malah sebaliknya. Jay peka dengan keinginan Kaira, tapi Kaira yang terlalu takut dengan posisinya yang hanyalah sebagai seorang pengganti, sangat mengganggu emosinya.   Jay berangkat ke kantor seperti hari-hari biasanya. Jay sengaja tidak langsung naik ke lantai dimana ruangannya berada. Jay masuk ke divisi pemasaran tempat Kaira bertugas. Jay membawa sekotak makanan untuk Kaira tapi Jay tid
Baca selengkapnya
8. Hati Orang, Siapa Yang Tahu?
   Lagi-lagi, saat Kaira mulai menerima statusnya sebagai menantu dan Istri pengganti dari Jay, keputusannya patah, pecah menjadi puing-puing.  Kaira hanya menelan segala perasaan yang di rasakannya. Kaira hanya menekan hatinya, supaya tidak mencintai Jay, lebih dari saat ini."Dia baik, tampan. Dia juga terus memberikan perhatiannya untukku. Tapi, aku belum pernah mendengar ucapan cinta dari bibirnya," batin Kaira setelah menutup ruang kerja Jay.   Kaira segera menghapus airmatanya, setelah Jay membentaknya hanya karena sebuah bingkai foto yang tidak sengaja di rusak oleh Kaira. Kaira kembali mengerjakan pekerjaannya.    Setelah jam makan siang, Kaira tidak ikut Lily dan yang lain untuk makan siang di kantin. Kaira memilih sibuk mencari bingkai foto yang sama, dengan yang di rusaknya. Hingga jam istirahat selesai, Kaira belum menemukan apa yang dia cari."
Baca selengkapnya
9. Percayalah Padaku!
    Kaira memalingkan wajahnya dari pandangan Jay yang masih berada di atasnya. Jay merubah posisinya dan duduk di sebelah Kaira.   Jay tidak menjawab pertanyaan Kaira. Jay merasa dirinya belum pantas membicarakan hal cinta di saat hati Kaira belum sepenuhnya untuknya."Apa aku harus menjawabnya sekarang, kalau aku mencintaimu? Bagaimana kalau kau menolakku? Hatiku belum siap untuk itu," batin Jay.   Kaira berjalan dan berjongkok di depan puing-puing pecahan bingkai yang telah menguras tenaganya. Kaira menyeka airmata yang sedari tadi mengalir keluar seperti hujan."Aku tahu kalau aku bersalah! Tapi, apa kau tidak bisa menghargai usahaku? Kalau kau tidak menerima bingkai ini sebagai pengganti, seharusnya kau letakkan saja tanpa harus merusaknya di depan mataku!" ucap Kaira."Kai...""Jay... Oh, maaf. Maksudku Tuan Jay, Anda juga harus ingat kalau aku
Baca selengkapnya
10. Percayalah Padaku 2
   Saat pagi hari tiba, Kaira terbangun dalam dekapan hangat Jay. Kesalahpahaman yang sudah usai, membuat Jay dan Kaira bisa tidur dengan nyenyak dalam ranjang yang sama.   Kaira dan Jay, akan memulai semuanya dari awal. Mengakhiri segala keegoisan. Kaira akan mempercayai Jay sepenuhnya selama 1 bulan ini. Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status