Pengabdian Sepenuh Hati : Istri Kesayangan Tuan Fudd

Pengabdian Sepenuh Hati : Istri Kesayangan Tuan Fudd

Oleh:  Oeste de la Luna  Tamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9.9
Belum ada penilaian
1204Bab
335.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Wanita ini memenuhi permintaan memalukan untuk menyelamatkan bisnis keluarganya. Ayahnya meninggal dalam kecelakaan tragis saat ia sedang hamil dan tunangannya bersekongkol dengan kakak tiri untuk mengusirnya dari keluarga Mont.Ia kembali setelah tiga tahun dan tak ada pilihan lain selain melawan sang lelaki arogan dan menuntut kembali vila almarhum ayahnya. Dan Ia terpojok oleh si lelaki arogan. Dengan gemetar, Sang Wanita berkata "Tuan Fudd, Aku tidak bermaksud menyinggungmu..." Sejenak ia berpikir lalu berkata "Terlambat. Aku perlu kompensasi."Mengapa ia ingin mengubah perkawinan pura-pura mereka menjadi kenyataan? Pipi merah sang Wanita memerah, tetapi lelaki di depannya tampak tak peduli. Dengan heran,si lelaki mengerutkan kening dan menatap wanita didepannya "Kamu sudah punya anak, jadi kenapa harus diam-diam?" Mata terbuka lebar, anak kecil mungil di sampingnya memeluk tangannya dan berkata " Mama, aku mau adik laki laki!"

Lihat lebih banyak
Pengabdian Sepenuh Hati : Istri Kesayangan Tuan Fudd Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
1204 Bab
Bab 1 Pukulan Telak
Verian Mont, 21 tahun, lulusan Universitas North City, tidak pernah berpacaran, sehat…”Pria yang duduk di seberangnya menutup file setelah membaca dokumen tersebut. Mengernyit, tanyanya,”Apa kau yakin ingin menjadi ibu pengganti?”Verian Mont mencengkram ujung gaunnya dengan ekspresi khawatir dan cemas. Kemudian jawabnya,”Aku sangat yakin. Aku butuh uang ini.”“Berapa banyak?”Terkejut, gumamnya perlahan, “10… 10 juta.”Kernyit alis itu semakin dalam.”Ini harus dirahasiakan. Dengan begitu, kau tidak diperbolehkan meninggalkan tempat ini selama 10 bulan kehamilan sampai melahirkan. Selain itu, kau dilarang menghubungi siapa pun. Kau bisa melakukannya?”Buku-buku jari Verian Mont tampak memutih karena mengepal keras. Menarik napas gemetar, dia berkata kemudian, “Aku ..., aku akan berjanji padamu, tapi dengan satu syarat.”“Katakan.”“Setelah menandatangani perjanjian ini, aku ingin 10 juta itu disetorkan ke rekening ini segera setelah aku hamil. Aku sangat membutuhkannya.”“Ya ampun, ak
Baca selengkapnya
Bab 2 Sepuluh Juta Dolar yang Diambil
Verian Mont! Sedang apa kau di sini?"Tiba-tiba, suara dingin seorang wanita paruh baya terdengar bergema di seluruh ruangan. Dia berbalik dan melihat ibu tirinya, Queena Sheen, berjalan masuk dari luar.Pasangan bajingan di lantai atas itu melihat ke bawah ketika mendengar keributan.Sedikit panik, Jensen berkata, “Verian, kau… kenapa kau kembali?”Verian Mont mencibir dan menatap Jensen. “Ini rumahku, memangnya kenapa aku tidak bisa kembali?”Wanelle Sheen yang masih dalam pelukan Jensen itu, mengangkat sudut bibir merahnya dan mengejek. “Rumahmu? Vila ini bukan lagi milik Keluarga Mont.”Verian Mont mengernyit. “Apa maksudmu?"Mengenakan rok mini dan sepatu hak tinggi, Wanelle Sheen berjalan menuruni tangga. “Ayahmu, Grayson Mont, bunuh diri dengan melompat dari gedung 10 bulan lalu. Dia meninggalkan setumpuk hutang yang sangat banyak. Vila ini akan digadaikan jika bukan karena ibuku! Jadi jelas rumah ini bukan lagi milik Keluarga Mont. Sekarang menjadi milik Keluarga Sheen! "“Melo
Baca selengkapnya
Bab 3 Terbangun
Pengemudi pun segera turun dan membawa tubuh yang lemas itu ke dalam mobil. Saat itulah dia menyadari bahwa dia membawa sebuah guci.Malang sekali…Sang pengemudi bermaksud menarik guci itu dari tangannya, tapi gadis itu memeluknya erat, guci tidak bergeming. Dengan ragu, dia menatap pria yang duduk di sampingnya, gemetaran. “Pre… Presiden Fudd, ini…”Pria itu melirik dingin ke arah guci dalam pelukan wanita itu. “Jalan saja,” perintahnya.Pengemudi langsung kembali ke kursinya dan menyalakan kembali mobilnya.Hujan turun semakin deras seiring langit yang semakin gelap.Interior mobil tampak redup. Heaton Fudd menurunkan pandangannya menatap gadis yang saat itu terbaring di sebelahnya. Rambut hitamnya yang panjang basah kuyup menempel di wajah pucatnya yang seukuran telapak tangan itu, dengan darah masih menetes dari luka di lengannya yang memutih. Rapuh dan babak belur.Sepertinya dia tidak mencoba berpura-pura mengalami kecelakaan.Hujan deras saat itu membuat jalan licin dan sekitar
Baca selengkapnya
Bab 4 Mengalahkan Heaton Fudd
Tiga tahun kemudian, di Bandara Kota Utara, sekilas berita tampak disiarkan di aula."Berita keuangan terbaru Kota Utara: Perusahaan Fudd dikabarkan membeli tanah di sepanjang Navy Road dan berencana membangun pusat hiburan berskala besar untuk kawasan tersebut. Sebagaimana dilaporkan, Navy Road dikelilingi oleh lingkungan masyarakat menengah ke atas. Pembongkaran dikhawatirkan akan menjadi masalah yang sulit dengan banyaknya perumahan dan vila kelas atas di daerah tersebut. Saat ini tengah hadir CEO Fudd’s Group, Bapak Heaton Fudd untuk sesi wawancara langsung – seperti apa kira-kira tanggapan beliau...”Verian Mont tertarik dengan layar besar di aula begitu dia turun dari pesawat.Seorang pria dengan setelan abu-abu dan dasi hitam muncul di layar itu. Kulitnya putih cerah, tetapi tidak terlihat feminin sama sekali. Dia sangat tampan dan memiliki fitur wajah yang jelas. Aura dinginnya tak terlupakan.Tangan pria yang tergenggam tampak bertumpu di pangkuannya – tenang saat menghadap ka
Baca selengkapnya
Bab 5 Kau Bisa Melakukannya!
Saat itu pukul delapan malam. Guin membawa Verian yang telah siap ke pesta makan malam yang megah.Sederet mobil mewah identik edisi terbatas terparkir di luar tempat itu. Semua yang hadir adalah orang-orang kaya dan berpengaruh seperti presiden perusahaan, kaum sosialita, juga keturunan orang-orang kaya lainnya. Tentu saja ada yang tidak termasuk dalam kategori itu seperti Verian Mont; gadis terkenal yang mengalami kesulitan di Kota Utara.Meskipun insiden itu telah berakhir, beberapa hal pada masa lalu memang tidak dapat dengan mudah pupus dari hati seseorang.Guin menunjuk pada sesosok tinggi yang berdiri tidak jauh dari mereka, berbisik kepada Verian, “Yang itu, Heaton Fudd. Apa kau mau bicara dengannya? Namun, Rainie sayangku, biar kuberitahu padamu – berpikirlah dua kali sebelum kau bertindak.”Sungguh pria yang berselimutkan pesona yang khas. Dia tampak dikelilingi oleh para wanita cantik dan luar biasa.Verian menghela napas dalam, tersenyum tipis. Diambilnya segelas sampanye d
Baca selengkapnya
Bab 6 Ayah, Bisakah Ayah Membawa Ibu Kembali dari Mars?
Sebuah Maybach hitam melaju melewati dua baris pepohonan payung cina yang tinggi dan akhirnya tiba di rumah besar Fudd yang tersembunyi di antara mereka.Malam yang gelap saat itu membuat rumah tampak lebih khusyuk dan megah.Heaton Fudd pun masuk dan melihat John Fudd duduk di sofa ruang tamu. Dia menyapa dengan sopan, “Ayah.”Sepasang tangan keriput itu langsung mencengkram kerah lehernya, mendengus marah. “Kalau kau menganggap aku ini sebagai ayah, segeralah cari seorang istri, seorang ibu untuk Little Jelly Bean! Jangan sampai aku mati dan kau masih belum menikah!”Selama tiga tahun terakhir, keluhan terbesar John tentang Heaton tidak lain adalah anaknya itu gagal menemukan pacar dan menikah. Baru-baru ini, lelaki tua itu sering mendesaknya untuk menikah.Heaton menangani situasi dengan tenang. “Aku baik-baik saja dengan putri-putri dari keluarga Quinn, Zharko, Lewis, dan Sullivan. Aku tidak keberatan menikahi siapa pun. Namun, Ayah sendiri tahu bahwa Little Jelly Bean sama sekali
Baca selengkapnya
Bab 7 Wawancara
Saat itu pukul 10 pagi keesokan harinya, dan Verian melihat kerumunan orang di aula di lantai pertama ketika masuk ke Fudd’s Group. Mereka tampak memegang lamaran kala mengantri untuk menghadiri wawancara kerja. Anehnya, sekitar 99% responden adalah wanita. Terlebih lagi mereka masih muda dan cantik.Verian sedikit mengernyit. “Apakah ini hari yang istimewa? Kenapa ada begitu banyak pelamar kerja?”“Permisi, apakah kalian di sini untuk wawancara?”Mengenakan rok mini merah muda, seorang wanita muda dan lembut terlihat menatapi Verian dari ujung kepala hingga kakinya, menjawab, “Kau juga di sini untuk wawancara? Kau berpakaian seperti biarawati tua! Menurutmu Presiden Fudd akan suka?”Verian pun bungkam.Tanpa sadar, dirinya melihat penampilannya. Pakaian paling umum yang akan dikenakan seseorang untuk wawancara; blus putih dengan rok pinggul dan sepasang sepatu hak tinggi 3 cm. Bagaimana dia bisa terlihat seperti seorang biarawati?Sang penanggung jawab datang untuk menangani sesi wawa
Baca selengkapnya
Bab 8 Rambut
”Maaf, Presiden Fudd, apa maksudnya ini?”Heaton menatap wajah sang gadis yang memerah namun diwarnai dengan amarah dengan tatapan acuh tak acuh. Menundukkan kepalanya dan mendekat ke telinganya, bisiknya perlahan, “Nona Mont berkata bahwa saya adalah seorang pengusaha. Pengusaha hanya mencari keuntungan; kami tidak berdagang dengan kerugian. Apa yang Anda miliki yang cukup berharga untuk ditukar dengan vila itu?”Suara itu dingin dan tipis. Mata gelapnya yang tak terbayangkan menatap lurus ke wajah samping Verian Mont. Kata-kata itu sangat lambat, tapi semuanya mengenai bagian yang paling rentan di dalam hatinya.Dirinya tidak punya sepeserpun. Keluarga Mont telah hancur tiga tahun lalu.Berbicara tentang tubuhnya, Heaton bahkan tidak meliriknya kemarin. Dia bahkan mempermalukan dirinya sendiri di depan umum. Tidak mengerti apa yang diinginkan pria itu darinya.Heaton melihat wajahnya yang cantik dan lembut itu. “Anda tampak sangat berpengalaman saat merayu saya tadi malam?”Sang pria
Baca selengkapnya
Bab 9 Ayah, Aku Ingin Ayah Membawa Monty Pulang!
Verian menghela nafas dan duduk di samping Little Jelly Bean. Dia menatapnya dan berkata, “Namamu Little Jelly Bean, benar kan?”Si kecil lucu itu mengernyit, memelototinya. “Apa kepala sekolah yang memberitahumu?”“Kamu sangat manis dan memiliki nama yang lucu. Mengapa bertengkar dengan teman-temanmu?”Little Jelly Bean menyilangkan lengannya. “Hmphh! Mereka semua bilang aku pembohong! Jelly Bean tidak berbohong! Mereka tidak ingin bermain denganku. Ya sudah! Aku juga tidak ingin bermain dengan mereka!”Si kecil itu mengesampingkan wajahnya yang cantik dan lembut. Verian tampak tak mampu menahan tawa pada gadis kecil di hadapannya yang mencoba sombong. “Aku percaya Little Jelly Bean bukanlah pembohong, tapi salah juga kalau memukul temanmu.”Mengerutkan bibirnya tinggi-tinggi dan tetap diam. Verian melanjutkan berbicara dengan nada lembut, “Aku yakin kau tidak bisa mengalahkan mereka semua sendirian. Lain kali, beri tahu saja kalau mereka berkata kalau kau berbohong. Nah, nanti biar a
Baca selengkapnya
Bab 10 Tiadanya Nyonya Fudd!
Maybach pun menghilang dalam kepulan debu jalanan. Tatapan dingin Heaton masih berfokus pada sosok yang semakin mengecil dari kaca spion.Si kecil yang duduk di sebelahnya naik ke pangkuan sang ayah dengan nakal. Tangan kecilnya yang lembut dan lucu itu memeganginya. “Ayah, kenapa Monty tidak bisa bergabung dengan kita untuk makan malam?”Menunduk, Heaton membelai kepala putrinya dengan tangan besarnya dan dengan sabar bertanya, “Jelly Bean, kamu sangat menyukai Monty?”“Iya, Ayah!” Little Jelly Bean tampak mengedipkan matanya, menganggukkan kepalanya dengan semangat.“Kau menyukainya karena dia memberimu permen?”Meskipun wanita-wanita lain dari keluarga kaya yang dia temui dalam kencan buta membawakan Little Jelly Bean camilan favoritnya, dia tampaknya tidak terlalu suka. Ia bahkan menangis karena tidak ingin ayahnya bergaul dengan mereka.Bagaimana bisa Verian memikat hati Jelly Bean?Little Jelly Bean menggelengkan. Dia membuat dua lingkaran dengan jari-jarinya dan meletakkannya di
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status