CEO Manja : Jangan Ganggu Istri Rahasiaku yang Cantik

CEO Manja : Jangan Ganggu Istri Rahasiaku yang Cantik

Oleh:  The Running Lamb  Tamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9.6
Belum ada penilaian
606Bab
679.2KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Sebelum mereka menikah sang Pria berkata, “Pernikahan ini hanyalah sebuah perjanjian kerjasama di atas kertas. Di kehidupan nyata, masing-masing kita tidak ada urusan apapun." Setelah menikah, setiap kali Susan mengalami masalah, Sang CEO manja akan membantunya. Ketika Susan dibuli. ia akan melindunginya. Susan mematuhi perjanjian dan menyembunyikan status pernikahan mereka, tetapi malah sang CEO yang mengumumkan kepada dunia bahwa ia adalah istrinya.Suatu saat sang CEO diam-diam datang ke tempat tidurnya. Susan merasa terganggu “Apa sebenarnya maumu?” Dengan muka polos ia memelas “Tolong peluk aku, cium aku. Tolong…” Menghadapi CEO yang membingungkan ini, Susan hanya bisa mengaku kalah. Beberapa tahun kemudian, akhirnya dia sadar bahwa sebenarnya sang CEO sudah menyukainya dari sejak lama.

Lihat lebih banyak
CEO Manja : Jangan Ganggu Istri Rahasiaku yang Cantik Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
606 Bab
Bab 1 Bisakah Kau Tetap Tinggal di Sini?
Hujan deras menyelimuti kegelapan malam seperti tumpahan tinta hitam. Kilatan petir membelah langit malam dan menyinari wajah pucat seseorang. Susan Shelby mencengkeram payungnya saat dia melihat kejauhan dengan gugup. Julian telah berjanji padanya bahwa dia akan pulang malam ini, tetapi waktu sudah menunjukkan pukul 10, dan dia masih belum terlihat. Apakah dia tidak menepati janjinya lagi? Susan mengencangkan cengkeramannya pada payung sementara matanya menunjukkan sebuah bayang ketidakberdayaan. Tiba-tiba cahaya terang melintas di kejauhan. Sebuah mobil mewah yang seakan menyatu dengan kegelapan malam pun muncul. Julian! Itu adalah mobil Julian. Susan bergegas dengan penuh semangat. Cit! Saat mobil berhenti, setengah pakaian Susan basah kuyup oleh percikan air. Meski demikian, perempuan itu tidak menyadarinya ketika dia dengan riangnya berkata, "Julian, kau..." “Idiot, apa kau tidak tahu cara bersembunyi?” Sebelum dia dapat menyelesaikan kalimatnya, seorang pria t
Baca selengkapnya
Bab 2 Aku Ada Kencan
Julian Shaw membuka jari-jari Susan Shelby satu per satu dan kemudian menatapnya dengan dingin. "Maafkan aku. Aku ada kencan malam ini.” “Lantas, bisakah kau meminta orang itu untuk datang ke sini saja?” Susan semakin gugup. Dia menyipitkan mata. “Kau, permainan apa yang kau mainkan?” Susan tersentak, lalu berkata dengan lembut, “Ibu sudah mendengar kau belum pulang selama setengah bulan karena kau berpesta terlalu keras di luar. Dia... dia mengkhawatirkan kesehatanmu dan menginginkanku untuk memikirkan cara membuatmu tetap tinggal. Jika tidak, dia akan berhenti membayar biaya pengobatan kakak laki-lakiku." Susan menundukkan kepalanya dan tidak berani melihat ekspresi Julian. Setelah beberapa saat, terdengar tawa kecil di ruang kamar. “Jadi, itulah alasannya. Haha, itu alasan yang sebenarnya dari pertunjukan ini. Oh ya, jika bukan karena kakakmu, kau tidak akan melakukan usaha mengagumkan seperti tadi." Kata-kata Julian mengandung isyarat menghina yang tak terlukiskan. Su
Baca selengkapnya
Bab 3 Amarah
Mata Cheryl Young langsung berubah menjadi penuh gairah. Julian Shaw sebenarnya memiliki masalah dengan itu. Tanpa ragu, gadis itu memberikan segalanya yang ia miliki.Meskipun erangan wanita itu memikat, Julian tidak memberikan tanggapan sama sekali.Tidak mungkin Susan Shelby adalah istri yang murah hati yang tidak peduli tentang apa pun. Akibatnya, Julian ingin melihat seberapa jauh batas toleransinya!Di luar pintu Susan mendengar wanita itu mengerang di kamar tidur. Wajahnya sangat merah sehingga dia merasa seperti terbakar sementara tangannya mencengkeram pakaiannya dengan tidak nyaman.Apakah Julian dengan sengaja membuatnya berdiri di depan pintu untuk mendengarnya?Di mata publik sang dewi itu bersikap dingin dan berkelas. Karena itu, Susan tidak menyangka suaranya begitu memikat. Bahkan sebagai seorang wanita, dia tidak dapat menahannya.'Julian Shaw, kamu pria brengsek beruntung!'Setelah beberapa saat dia menjadi mati rasa mendengarkan mereka, pintu tiba-tiba terbuka. Julia
Baca selengkapnya
Bab 4 Pengakuan
"Apa?" Cheryl mengangkat kepalanya dengan bayang terkejut di matanya.Apakah tidak perlu lagi syuting iklan? Dia telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk mendapatkan iklan ini.“Julian, aku…” Bak binatang jinak, dia pun dengan cepat berkata, “Aku akui itu adalah kesalahanku. Iklan ini…”“Kau bisa pergi sekarang.” Julian menolak untuk mendengarkan penjelasannya."Aku..." Dengan perasaan enggan, dia tidak memahami kesalahan yang membuatnya berada dalam situasi yang menegangkan ini.“Kau ingin aku mengulangi perkataanku?” Mata Julian berbinar dengan kilat berbahaya.Cheryl pun hanya menggertakkan gigi dan tidak berani mengatakan apa-apa sambil mengambil tasnya dan pergi.Julian memandang Susan dengan prihatin lalu mendekatinya. "Apakah itu menyakitkan?"Susan menggelengkan kepalanya dan menatapnya dengan bingung. "Kamu kenapa…?" Sama dengan Cheryl, dia tidak bisa memahami mengapa pria itu mengamuk beberapa saat yang lalu. Apakah Julian seperti itu karena dirinya?Namun demikian, Susa
Baca selengkapnya
Bab 5 Klien Sulit
Susan tidak bisa berkata-kata saat dia berpikir dalam hati, 'Anak muda, aku sedang menyelamatkanmu saat ini!'Wajah Julian menjadi semakin masam saat melihat interaksi mereka. Dia memandang dingin ke arah Susan dan berkata, "Bagus sekali!"Setelah itu, dia berbalik dan pergi."Apa maksud Chairman Shaw?" Chance bingung.Sementara itu, Susan diam-diam mengumpat di dalam hatinya. Dia harus menanggung sebagian besar konsekuensi dari tindakan bodoh Chance. Dia merosot ke dalam kursinya memikirkan hal itu."Susan, kau belum memberitahuku apakah kau akan menerima perasaanku," Chance terus menuntut jawaban dengan keras kepala.Saat Susan hendak menjawabnya, ponsel semua orang tiba-tiba berbunyi bip. Mereka semua pun memeriksa ponsel mereka masing-masing.Di grup obrolan perusahaan, si CEO yang sulit dipahami, Julian Shaw, tiba-tiba mengirim pesan. Pesannya hanya berupa kalimat pendek.“Mulai hari ini dan seterusnya, setiap halaman di antara karyawan dilarang!”Susan tidak bisa berkata-kata. Me
Baca selengkapnya
Bab 6 Teman Lama
Susan dengan hati-hati berkata, “Julian, aku benar-benar punya janji dengan klien…”Bang!Julian menutup telepon.Kemudian, Susan melihat kecepatan Maybach hitam itu melesat.Susan tertawa getir. Sepertinya dia telah memprovokasi pria itu...Namun... dia tidak bersalah!Bukan dirinya yang membuat Chance Hamilton menyatakan cintanya, dan dia kini benar-benar memiliki janji dengan klien.“Pikiran sempit,” gumam Susan. Dia menemukan Meet Cafe dan menunggu kliennya.Sebuah mobil Maybach terlihat sedang melaju kencang di jalan dan kemudian tiba-tiba berhenti di pinggir jalan.Mata Julian menyala dengan semburan amarah.Wanita terkutuk itu!Begitu banyak wanita yang sangat ingin berada di dalam mobilnya, tetapi dia tidak bisa terganggu.Sekarang, wanita itu berani menolak tawaran personalnya?Haha, janji dengan klien! Haruskah dia senang dengan dedikasi karyawannya sendiri?Lupakan. Susan dapat melakukan apa yang dia inginkan! Tidak ada hubungannya dengan dirinya!Lagipula, dia bisa miliki w
Baca selengkapnya
Bab 7 Apakah Kau Tidak Percaya Padaku?
Dia sangat mengkhawatirkan Luke sampai dia berlutut memohon kepada Mr. dan Mrs. Jenkins. Dia bersikeras bahwa dia tidak menginginkan apapun dari Jenkins termasuk uang mereka karena dia hanya ingin melihat apakah Luke baik-baik saja.Sayangnya, yang dia dapatkan hanyalah ejekan dari Mrs. Jenkins. Kemudian, dia diusir dari rumah sakit dan bahkan tidak pernah bertemu Luke.Seolah-olah keadaan tidak bisa lebih buruk. Kakak laki-lakinya kemudian dirawat di rumah sakit karena serangan jantung mendadak.Hal terburuk yang terjadi selama perawatan serangan jantung tersebut, dia juga didiagnosis dengan gejala skizofrenia. Dokter mengatakan bahwa kakak laki-lakinya mungkin mengalami trauma oleh sesuatu yang memicu serangan jantung dan juga penyakit mentalnya.Sekarang dia tidak dapat berbicara dengan baik lagi, meskipun Susan tidak tahu apa yang terjadi. Satu-satunya hal yang bisa dia lakukan adalah memikirkan cara mendapatkan uang untuk biaya pengobatannya.Ketika orang tua mereka meninggal, kak
Baca selengkapnya
Bab 8 Aku, Wanita Julian Shaw
Luke tidak memiliki ekspresi apapun saat dia menatap mata Susan. Bahkan ada sedikit rasa jijik dalam tatapannya.Susan merasa seolah-olah dia baru saja dilemparkan ke dalam air sedingin es dan seketika membekukan hatinya. Dia tahu bahwa Luke memperlakukannya seperti itu karena dia tidak mengingatnya lagi. Namun, sakit hatinya terasa sangat nyata pada saat itu.Dia menahan air matanya dan menatap Luke dengan teguh hati. “Bagaimana jika aku menolak untuk meminta maaf?”Luke mendengus. “Aku menyarankanmu untuk menuruti permintaan aku. Jika tidak, keluarga Jenkins… ”“Apa yang akan dilakukan keluarga Jenkins? Chairman Jenkins, kau membuat komitmen besar di sana," terdengar sebuah suara dingin menyela.Luke Jenkins terkejut ketika dia berbalik dan menemukan Julian Shaw berdiri di belakangnya dengan sikap acuh tak acuh.“Julian Shaw?”Namun, Julian mengabaikannya dan berjalan ke arah Susan. Dia melihat kebingungan di mata wanita itu, dan mata Julian sendiri tampak seperti terbakar.“Wanita b
Baca selengkapnya
Bab 9 Kakak Laki-Laki
“Julian, aku tidak sengaja bertemu dengannya. Klien meminta untuk bertemu dan aku hanya tahu bahwa nama belakangnya adalah Ainsley. Tetapi, aku tidak tahu dia adalah Mandy Ainsley dan dia akan membawa Luke Jenkins,” kata Susan lembut.Penjelasannya yang halus membuat Julian merasa lebih baik. Dia memandang Susan tanpa ekspresi. "Jika kau melihat dua orang itu lain kali, putar arah dan segera pergi dari mereka. Kau mengerti?"Karena menurutnya dia terdengar cemburu, Julian pun langsung menambahkan, “Hmph, jika melihat tingkat pergaulanmu, kau mungkin saja ikut campur dengan mereka. Bagaimanapun, keluarga Shaw tidak akan kehilangan muka dengan masalah ini."Ketika wajah Susan menjadi sedikit memucat, Julian menyesali perkataannya yang mungkin terlalu kasar. Ia bahkan tidak bermaksud demikian. Namun, tidak mungkin baginya untuk meminta maaf."Aku tahu. Aku akan menjauh darinya,” katanya dengan hangat."Baiklah," katanya, tak tertarik.Perjalanan kembali ke kediaman Shaw berlangsung tenang
Baca selengkapnya
Bab 10 Jangan Temui aku Jika Kau Tidak Dapat Menghabiskan Uang
“Kakak laki-lakimu sepertinya sedang melakukan coding.” Julian mengangkat alisnya."Coding?" Susan berkedip. "Aku tidak tahu dia bisa melakukan itu."“Aku tidak terlalu yakin, tapi sepertinya benar. ”“Oh.”Tidak peduli apa yang dilakukan oleh kakak laki-lakinya, nampaknya kondisinya saat ini sangat baik. Ia bahkan menemukan sesuatu yang dapat mengalihkan perhatiannya.Susan memandang Jacob lama sekali.Setelah beberapa lama, Jacob berhenti dan menoleh untuk melihat Susan sebelum tersenyum tipis padanya. “Susan.”"Kakak." Susan tidak dapat menahan diri untuk merasa senang. Ketika dia pertama kali mendapatkan diagnosis penyakit skizofrenia, dia bahkan tidak dapat mengenali adik perempuannya sendiri.Kondisinya membaik belakangan ini. Setidaknya, Jacob tidak melupakan dirinya."Susan," ulang Jacob sambil tersenyum. Satu-satunya hal yang dapat ia katakan adalah nama Susan."Kakak," jawabnya dengan sabar.“Susan.”"Kakak."“Susan.”"Kakak."Keduanya melanjutkan percakapan yang tidak berart
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status