PREDESTINASI CINTA (New)

PREDESTINASI CINTA (New)

Oleh:  Eeng Chan  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
Belum ada penilaian
29Bab
2.4KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Luka masa lalu yang Nayyara miliki membuat trauma yang begitu dalam padanya. Mempengaruhi sikapnya terhadap orang lain terutama lawan jenis. Nayyara sangat sulit untuk percaya dengan seseorang, ia pun sulit beradaptasi dengan lingkungan baru. Mimpi buruk bayangan masa lalu pun sering datang pada saat kondisi tubuh dan pikirannya terganggu.***Nayyara berjuang mengubur masalalunya hingga ia bisa menjadi Sekretaris yang di segani di perusahaan besar. Namun kisah cintanya tak semulus perjalanan kariernya, Kisah cintanya bersama Narotama seorang pemuda kaya harus menghadapi rintangan yang sangat berat. Narotama harus menghadapi semua tuntutan orang tuanya. Di sisi lain Nayyara malah mengalami kejadian seperti masalalu, yang membuat Nayyara semakin hancur dan terpuruk.Akankah mereka akan bersatu??

Lihat lebih banyak
PREDESTINASI CINTA (New) Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
29 Bab
Prolog
Prolog Sayup-sayup terdengar tangisan pilu di dalam ruangan yang telah hancur berantakan. Tangisan seorang gadis yang merasakan kesakitan di seluruh tubuhnya hanya bisa terduduk di atas tempat tidur merasakan pilu. Hanya selembar selimut berwarna hijau dengan motif animasi katak favorit yang menutupi tubuhnya. Perlakuan bejat dan kasar dari seorang pria yang tidak ia kenal mampu mencabik-cabik hati dan harga dirinya. Kehormatan yang selalu ibu ingatkan harus dijaga untuk pendampingnya kelak, kini sudah di renggut dengan paksa dan kejam. Gadis remaja yang masih sangat rapuh sudah harus mengalami kejadian yang sangat mengerikan. Kekerasan seksual yang ia alami telah melukai fisik dan psikis nya sangat dalam. Braaaaakk Terdengar suara pintu yang terbuka dengan paksa. Terlihat seorang ibu muda memegang bangku yang baru saja digunakan untuk membuka pintu terkunci. Baca selengkapnya
Kantor
Suara gesekan bangku yang ditarik memulai acara sarapan sebuah keluarga. Dimulai dari Ibu yang menyiapkan Sarapan untuk Ayah dan dirinya sendiri, diikuti Nayaraa yang mengisi piringnya sendiri.Ddrrrrtt ddrrrrtt getaran ponsel Nayyara membuyarkan konsentrasi acara sarapan mereka. Nayyara meraih ponselnya melihat siapa yang menghubunginya sepagi ini. Keningnya berkerut setelah melihat pesan yang masuk di ponselnya."Kenapa Nay?" tanya Bu Ani.Bu Ani keheranan melihat raut wajah Nayyara. Bu Ani yang adalah psikiater telah menikah beberapa tahun yang lalu dengan Pak Riswa ayah Nayyara. Bu Ani mengagumi sosok Pa Riswa yang penyayang dan telaten menemani putrinya menyembuhkan trauma. Sebaliknya Pa Riswa pun mengagumi Bu Ani sebagai dokter yang ramah dan tulus."Akhir pekan aku ada dinas keluar kota Ma tiga hari." Nayyara meletakan sendok ke piring yang sudah kosong."Loh bukannya
Baca selengkapnya
Angkringan Taman Senopati
Bab 2Telepon di meja Nayyara berdering segera Ia mengangkat gagang teleponnya. Ternyata Diana yang penasaran langsung menelpon. Setelah mendengar beberapa pertanyaan Diana, Nayyara memutuskan untuk bercerita."Nanti jam 4 aku telpon lagi," Nayyara memperhitungkan kapan pekerjaannya selesai dan akan bercerita dengan mereka. Nayyara memeriksa setiap data yang ia siapkan untuk meeting besok. Memilih poin-poin penting yang akan dibahas. Dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Setelah semua
Baca selengkapnya
I Love You
Bab 3Malam semakin larut mereka pun memutuskan untuk pulang. Tama mengantarkan Nayyara terlebih dahulu. Jalanan kota Jakarta yang mulai tenang dan volume kendaraan yang sudah sangat berkurang dari jam sibuk, membuat malam semakin syahdu.Jalanan yang lengang membuat pengendara mobil maupun motor untuk mengemudi dengan cepat. Tapi tidak dengan Tama, Ia mengendarai motornya dengan santai menikmati waktu dengan Nayyara, karena menurutnya berada dengan Nayyara dengan jarak yang begitu dekat adalah moment yang sangat berharga.Tama menghentikan motor dan membuka helmnya meminta izin kepada satpam perumahan untuk masuk. Satpam yang mengenali Nayyara dan Tama segera membukakan pintu gerbang dan mempersilahkan mereka masuk. Tama menghentikan motornya di depan rumah Nayyara."Makasih ya Abang."Nayyara membuka hlem nya dan memberikan pada TamaTama mengangguk dan menerima helm yang diberikan Nayyara,
Baca selengkapnya
Bu Boss Mike
Nayyara berangkat dengan menggunakan mobil kantor agar bisa mengangkut semua barang yang akan ia bawa. Nayyara menuju pusat perbelanjaan yang berada tidak jauh dari kantor. Sebenarnya Nayyara bisa saja meminta salah satu supir atau karyawan lain untuk berbelanja, tapi Nayyara memutuskan untuk pergi sendiri karena ia juga harus menyiapkan keperluan yang diperlukan untuk menyambut kedatangan orang tua Tama. Berbekal catatan di ponselnya, Nayyara mencari semua kebutuhan yang diperlukan untuk Kavi dan istrinya. Ia juga membeli beberapa barang untuknya dan juga membeli sayuran serta daging, ayam dan bumbu-bumbu untuk persiapan memasak besok di rumah Tama. Nayyara menelpon Tama untuk mampir sebentar memberikan bahan-bahan masakan yang sudah ia beli tadi. "Abang dimana? Aku habis beli sayuran buat masak besok. Aku nitip sayurannya di tempat Abang, Sebelum ke rumah Pak Kavi," ujar Nayyara panjang lebar sambi
Baca selengkapnya
Perjuangan Tama
Tiba saat jam pulang kantor Kavi dan Khalingga keluar dari ruangan. Kavi mendekati meja sekretarisnya, "Nayyara kamu besok jadi izin?"  Nayyara bangkit dari duduknya, "jadi Pak, sudah ada janji." "Emang ga bisa dibatalin?" terlihat senyuman Kavi yang sulit diartikan. Baru Nayyara ingin menjawab tiba-tiba terdengar suara batuk dari seseorang. Uhuk-uhuk Mereka bertiga kompak menoleh kesumber suara batuk. 

Baca selengkapnya

For Get Me Not
Mereka lalu masuk ke dalam lift menuju lantai 56. Sesampainya di lantai yang dimaksud, mereka disambut oleh resepsionis lalu mempersilahkan mereka masuk dengan mudah. Sedangkan ada beberapa pengunjung yang tidak diperbolehkan masuk karena pakaian mereka tidak sesuai standar aturan.Pasalnya untuk wanita tidak boleh mengunakan sendal biasa dan pria tidak boleh mengunakan kaos saja."Kita duduk di luar aja." Ajak Tama sambil mengedarkan pandangan mencari tempat yang kosong. Karena ini hari kerja jadi masih ada beberapa meja kosong.Baca selengkapnya
Tradisi
Sepanjang perjalanan menuju bandara, Tama terus tersenyum bahagia, seperti anak kecil mendapatkan mainan kesukaannya. Sedangkan Nayyara hanya menahan malu karena kejadian tadi masih berputar-putar di kepalanya.Tama masih fokus mengendarai mobil, lalu melirik Nayyara, "Kamu cepet belajar yah?" tanya Tama dengan senyum lebar nan bahagia.Nayyara makin tersipu malu, mendengar Tama membahas kejadian tadi. "Apaan sih?!" Nayyara menjawab yang disertai pukulan ke bahu Tama.Bukanya merasa sakit Tama malah tertawa "Hahaha". Sedangkan Nayyara cemberut dan menata
Baca selengkapnya
Begadang
Sepanjang perjalanan, Nayyara bersikap seolah tak terjadi apa-apa padanya, ia masih bisa tersenyum dan tertawa. "Kamu jangan berpikir yang macem-macem ya..." Suara Tama lirih, lalu meraih tangan Nayyara dengan satu tangannya dan satu tangannya lagi memegang stir."Menurut kamu, apa mungkin aku ga memikirkannya?" Suara Nayyara terdengar datar sambil menatap lurus kedepan.Tama menepikan mobilnya lalu menatap Nayyara."Itu bukan masalah yang besar," dengan suara lembut Tama menenangk
Baca selengkapnya
JUDIS (JUdes tapi manIS)
Mereka menuju Kota Bunga menggunakan minibus, dengan formasi Nayyara duduk di depan bersama driver, sedangkan di kursi belakang diisi Mike dan Kavi. Sesekali Kavi menanyakan masalah pekerjaan, tapi lebih sering Mike yang mengajak Nayyara berbicara."Nay, kamu serius sama Tama?" Kata-kata Mike bagaikan tombak yang dilemparkan ke dadanya.Sepersekian detik Mike menangkap wajah murung Nayyara dengan matanya.Nayyara terdiam sambil sedikit meremas udara di tangannya. Menarik nafas panjang dan menghempaskannya
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status