Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Oleh:  Murid Tinggal di Rumah  Baru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8.8
Belum ada penilaian
2015Bab
1.7MDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Setelah 6 tahun dalam peperangan, Kekaisaran kembali. Dengan badanku yang kuat ini, aku akan mengalahkan gerombolan bajingan bajingan itu. Aku dapat mempertahankan para gadis perawan...

Lihat lebih banyak
Impian Keluarga Bahagia Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
2015 Bab
Bab 1 Kembalinya Sang Raja
“Bos, apakah Anda berniat akan pergi?” Di sebuah pulau besar di tengah lautan yang luas, berdiri sebuah istana yang megah. Tempat ini dimiliki oleh sebuah organisasi asing paling besar, yang bernama Istana Regal. Pada saat itu, lima orang raja dan delapan belas orang jenderal tengah berkumpul di sebuah ruang aula yang megah, dan tengah fokus pada sosok seorang pemuda yang berada di hadapan mereka. Nama pemuda itu adalah Tyr Summers, pemilik asli dari Istana Regal. "Ya," sahut Tyr tegas. “Enam tahun yang lalu, ketika aku diusir dari Summer Manor, dibiarkan begitu saja berkeliaran di jalanan Kota Khanh, dibius oleh seseorang yang tidak aku kenal, dan akhirnya berhubungan dengannya. “Setelah itu, aku bertemu dengan seorang penyelamat, yang telah membawaku kesini, dan dengan kedua tangan ini, aku telah berhasil membangun Istana Regal. Walaupun saat ini aku telah memiliki otoritas tertinggi di dunia ini, bersama dengan kekayaan dan status sosialku, aku telah berjanji padanya bahwa a
Baca selengkapnya
Bab 2 Lihatlah Siapa Aku
Melihat sosok putrinya yang kurus dan kekurangan gizi, Tyr merasakan sedikit kebencian perlahan mulai muncul dalam benaknya. “Kau… siapa namamu?” Setelah dia memastikan bahwa gadis kecil ini adalah putrinya, Tyr mulai merasa cemas dan dia tidak tahu bagaimana harus menghadapinya. “Paman, namaku Blair Zea.” Tyr menggendong Blair dan bertanya lagi padanya, "Paman akan mengajakmu makan, oke?" Blair mengangguk dengan cemas. Meskipun dia masih merasa sedikit takut pada sosok paman yang tidak dikenalnya ini, namun dia merasa sangat lapar. “Setelah kita selesai makan, Paman akan mengajakmu mencari Mama.” Tyr menemukan McDonalds terdekat dan memesan begitu banyak makanan untuk Blair. Saat dia melihat Blair tengah asik melahap makanannya, dia merasakan jantungnya kesakitan seperti sedang teriris. Dia pasti sangat lapar, wajah kecilnya terlihat sangat antusias. “Makanlah pelan-pelan. Jika masih kurang, Paman akan membelikanmu lagi. " Ketika Blair mulai merasa kenyang, dia sempat be
Baca selengkapnya
Bab 3 Panggil Aku Papa
Winifred menatap lekat-lekat pada wajah tampan Tyr. Tiga detik kemudian, wajahnya berubah seolah-olah setumpuk awan guntur mulai melanda di atas kepalanya, pikirannya mulai menerawang jauh. “Kau… Tyr Summers…” Winifred akhirnya dapat mengenali Tyr. Pria yang telah memberitahunya bahwa dia akan kembali untuk menggenggam tangannya. Pria yang telah mengubah seluruh hidupnya dan membuatnya menunggu selama enam tahun. Pikiran Winifred mulai menjadi kosong sebelum akhirnya berubah menjadi kacau. Suasana di sekitar mereka telah berubah menjadi kaku. Jika dia harus jujur, Tyr juga sedang dilanda perasaan yang sama, pikirannya terasa kacau. Meskipun dia telah menghabiskan malam dengan gadis ini dalam keadaan mabuk, namun dia merasakan bahwa itu adalah cinta pada pandangan pertama untuk Tyr. Setelah satu malam, dia memutuskan bahwa dialah orangnya. Dia telah menghabiskan enam tahun untuk mencari dan merindukannya, tetapi ketika dia bertemu dengan sosoknya lagi, dia benar-benar berbeda
Baca selengkapnya
Bab 4 Akulah Sang Ratu
Malam hari, di dalam sebuah kediaman mewah di Kota Khanh, seorang wanita berusia empat puluh tahun dengan perban menutupi mata kanannya tengah mengenakan pakaian yang sangat elegan dan mahal saat dia duduk di atas sebuah sofa kulit asli. Di tangannya terselip sebuah foto — itu adalah foto Blair Zea. Gadis kecil di dalam foto itu terlihat sangat cantik. Dia bahkan lebih cantik dari seorang artis cilik. Terutama sepasang mata besar itu, terlalu indah, bersinar seperti bintang bima sakti. Tidak akan pernah ada seorangpun memiliki sepasang mata yang cantik seperti yang dimiliki oleh gadis kecil ini, tidak peduli seberapa keras seseorang mencari yang lainnya. “Indah, terlalu indah.” Wanita ini adalah Shannon Louise. Dengan lembut jarinya membelai mata Blair di dalam foto saat dia menatapnya dengan penuh pengharapan. “Kakak, kau hanya membutuhkan kornea matanya, bukan bola matanya, jadi tidak ada gunanya jika kau terlalu menyukai matanya. Terlebih lagi, bentuk matamu saat ini sudah san
Baca selengkapnya
Bab 5 Membuatmu Menghilang
Pria itu ternyata adalah orang terkaya di Kota Khanh, Drake Tucker. Sosoknya tengah didampingi oleh sekumpulan orang-orang yang memiliki pengaruh yang besar. Raja media baru di Kota Khanh, Henry Walker. Ratu Perhiasan Kota Khanh, Jade Laurell. “Pemimpin pengembangan perumahan kelas atas Kota Khanh, Donald Lewis…” Mereka adalah kaum elit di Kota Khanh, yang hanya dengan menginjakkan kaki mereka, maka mereka dapat membuat seluruh kota ini berguncang. Bahkan salah satu dari mereka dapat dengan mudah merubah seorang Shannon menjadi adonan pasta. Dan saat ini, kaum elit itu bersama dengan Drake Tucker, orang terkaya di kota Khanh, yang menjadi pemimpin mereka telah berada di hadapannya. Apa yang sebenarnya telah terjadi? Dalam sekejap, sikap arogan yang diperlihatkan oleh Shannon seketika menghilang tanpa jejak. Tergantikan oleh perasaan takut yang menguat. “Shannon Louise, kau benar-benar hebat. Apakah kau baru saja menobatkan dirimu sebagai seorang ratu Kota Khanh? Bahkan ji
Baca selengkapnya
Bab 6 Trilyunan Aset dan Pesawat Pribadi
Tyr mengangguk tanda setuju. Mau tidak mau pria itu kembali bertanya padanya, "Bertahun-tahun lamanya Keluarga Zea telah menindas kalian berdua, tapi mengapa kalian tidak berusaha untuk memutuskan hubungan dengan mereka?" “Karena darah lebih kental daripada air. Terlebih lagi, karena saat ini orang tuaku tidak memiliki pekerjaan, dan Blair harus tetap bersekolah. Meskipun keluarga ku sangat membenci kami, tapi aku masih bisa bekerja di perusahaan keluarga Zea, dan mereka masih tetap memberikan gaji yang sesuai untukku. " Tyr tidak bertanya lebih jauh. Keduanya bergegas menuju ke rumah keluarga Zea dengan membawa beberapa hadiah untuk para kerabatnya. Di dalam ruang tamu di kediaman keluarga Zea, sebagian anggota keluarga sudah duduk di sana. Beberapa meja telah ditata dengan sangat apik layaknya sebuah pesta. Keluarga Zea telah menyiapkan perjamuan hari ini, bukan karena mereka ingin menyambut kehadiran Tyr. Tapi mereka melakukan itu untuk melepas rindu kepada anggota keluarga mu
Baca selengkapnya
Bab 7 Kemana Kamu Pergi Aku Ikut
Tindakan Iris sungguh sangat tidak terpuji. Namun, Jorge saat itu tengah begitu asyik dengan sepotong ginseng liar sehingga dia tidak terlalu memperhatikan keributan ini. Justru sepertinya dia terlihat mendukung perbuatan Iris. Winifred terkejut, tubuhnya terpaku, dan perasaannya menjadi gelisah. Itu adalah hadiah yang disiapkan oleh Winifred dan Tyr dengan sangat cermat untuk diberikan kepada Jorge. Tapi pada akhirnya dibuang seperti sampah. "Mari kita makan." Setelah semua orang telah berkumpul, Jorge memberikan pengumuman bahwa waktu makan telah tiba. Semua anggota keluarga duduk bersama. Awalnya Winifred dan Tyr duduk di meja yang sama dengan Jorge. Dia adalah anggota keluarga langsung dari keluarga Zea, jadi wajar baginya untuk duduk di sana. Namun, setelah beberapa saat mereka duduk, Iris menutupi hidungnya dengan sikap yang berlebihan saat dia mulai mengomel, “Mengapa ada bau asam di meja ini? Sepertinya bau ini berasal dari tempat sampah. " Dalam sekejap, semua orang
Baca selengkapnya
Bab 8 Pria Pemimpi
Keengganan Tyr untuk dapat mematuhi ucapannya membuat Winifred menjadi kesal. “Tyr, berhentilah untuk berbicara omong kosong. Mustahil aku bisa mendapatkan posisi itu. " Tyr hanya menggelengkan kepalanya. “Bagaimana kau tahu jika kau tidak pernah mencobanya?” Tyr ingin sekali mengatakan bahwa dialah seseorang yang telah membeli pusat kota itu. Kau, Winifred, adalah istriku. Selama kau menganggapku sebagai suamimu, memberikanmu seluruh pusat kota bukan masalah yang besar bagiku, apalagi hanya satu titik di dalamnya. Namun, Tyr tidak pernah mengatakannya dengan keras karena dia tahu bahwa mereka akan mengejeknya lagi. Meski begitu, percakapan mereka tetap saja telah menarik perhatian seseorang. Iris sengaja bertanya dengan ekspresi yang mengejek, “Apa yang kalian berdua bicarakan? Apakah kalian ingin mengincar posisi itu juga? ” Usai berbicara, ruangan itu kembali riuh dengan gelak tawa. “Hahaha, apa kalian tidak mengerti apa arti dari kalimat 'terlalu berlebihan'?” “Itu buka
Baca selengkapnya
Bab 9 Acara Investasi Pedagang
Drake segera mengerti maksud dari ucapan Tyr. Sepertinya Travis Jensen dan Iris Zea telah menyinggung perasaan Tyr. Drake tidak berani membantah ucapannya, kemudian dia segera menyetujui instruksi yang diberikan oleh Tyr. Tyr terus berkata, “Satu hal lagi, kau pernah melihat foto istriku, Winifred Zea. Beri dia kontrak untuk kelayakan investasi Zea Group dan biarkan dia yang menandatanganinya. " “Laksanakan, Kakak Tyr.” Usai menyantap sarapan, Tyr menemani Winifred menghadiri acara investasi para pengusaha. Dalam perjalanan mereka ke sana, Winifred merasa sangat gugup seolah-olah dirinya akan mengikuti sebuah ujian yang sangat penting. Jangan gugup, Winifred. Kau pasti akan mendapatkan investasi yang layak untukmu. " "Benarkah?" "Ya. Percayalah kepadaku." Acara investasi para pengusaha diadakan di salah satu gedung perkantoran kelas atas milik Drake Tucker. Pada saat Tyr dan Winifred tiba di sana, tempat itu sudah penuh. Tempat parkir di luar ruangan juga telah dipenuhi d
Baca selengkapnya
Bab 10 Kamu Sudah Resmi Bisa BerInvestasi
Di dalam ruangan kantornya, ketika Drake pertama kali melihat sosok Iris, dia tidak menyukai kepribadiannya yang licik. Tidak heran jika Tyr tidak menyukainya! "Silakan duduk," ucap Drake dengan kebiasaannya yang acuh. Dengan cepat Iris bergegas duduk di seberang Drake. Ketika dia sudah berada di hadapannya, Iris mulai memperkenalkan dirinya dengan sangat tergesa-gesa, “Halo, Paman Tucker, nama saya Iris Zea. Tuan muda, Travis Jensen dari Century Herb Pharmaceuticals adalah ... " Namun, sebelum Iris selesai memperkenalkan dirinya, Drake telah menyela ucapannya. "Kami memiliki jadwal yang sangat padat hari ini, jadi Anda dapat menghentikan obrolan basa basi ini. Banyak orang yang sedang menunggu di luar sana. ” Iris awalnya tertegun sebelum dia mengangguk. "Baiklah, Tuan Tucker."Setelah itu, Iris menatap Drake untuk mengantisipasi saat dia menunggu Drake menyerahkan kontrak kelayakan investasi untuk ditandatangani. Namun, Drake tidak melakukan apa yang diinginkannya. Sebalik
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status