MENIKAHI BILLIONAIRE

MENIKAHI BILLIONAIRE

Oleh:  Catatan Ayra  Tamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.6
Belum ada penilaian
96Bab
111.2KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Zyan Liu adalah ahli waris utama keluarga Liu. Namun syarat utama menjadi ahli waris keluarga Liu adalah menikah. Selain menikah ada juga pesyaratan lainnya. Zyan Liu harus menikah dengan wanita yang dianggap sudah memenuhi standar sebagai menantu keluarga Liu. Mu Tian Rui hanyalah seorang gadis biasa yang tinggal di desa. Namun siapa sangka ternyata Rui memenuhi standar sebagai menantu keluarga Liu. Akankah kedua orang yang tidak saling mengenal ini bisa menjalani pernikahan yang telah diaturkan untuk mereka. Sementara selama ini mereka hidup dengan perbedaan yang sangat jauh.

Lihat lebih banyak
MENIKAHI BILLIONAIRE Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
96 Bab
RUI DAN TOMBAKNYA
Mu Tian Rui memandangi dengan tegas dasar sungai bening itu, tombak kecil di tangannya tengah bersiap ditancapkan ke ikan yang melewati pandangan matanya.  Cahaya Matahari pagi, membuat air nampak berkilau. Pantulan kilauan cahaya matahari pagi tersebut seakaan menambah jelas kecantikan Mu Tian Rui.  Kedua mata hitam pekat Mu Tian Rui mengawasi dengan ketat tiap desiran air sungai tersebut. Mu Tian Rui bergerak dengan cepat melempar tombak di tangannya ketika ikan besar melewatinya.  "Dapat," ujar Mu Tian Rui dengan senyum kemenangan.  "Ayah pasti akan menyukainya," ujar Tian Rui dengan hati senang.  Tian Rui memasukan ikan besar hasil tangkapannya itu kedalam keranjang, "Baiklah saatnya mencar
Baca selengkapnya
AKU AKAN BERTERIMA KASIH
Nampak Tuan Mu menimbang dengan serius. Tuan Mu melihat kedua kakinya yang lumpuh, lalu menatapi Tuan Gu. "Jika kau bisa melakukannya maka aku akan berterima kasih," ujar Tuan Mu. "Bagus jika begitu, Rui sangat pantas berbahagia," Ujar Tuan Gu. Nyonya Gu dan Tuan Gu, tidak memiliki anak. Ketika mereka ingin mengadopsi Rui dan menyekolahkannya, Rui menangis dan menolak, dia tetap ingin bersama Ayahnya, menjaganya. Karena kekerasan kepala Rui akhirnya mereka menuruti Rui. Tuan Gu dan Nyonya Gu memandangi punggung Rui yang semakin menjauh mendorong kursi roda Tuan Mu. Sepanjang perjalanan Tuan Mu dan Rui saling melempar canda, sampai akhirnya Tuan Mu memberanikan diri untuk mengungkit soal pernikahan. "Rui!" p
Baca selengkapnya
WANITA YANG TERPILIH
Mu Tian Rui, menundukan kepalanya memberi hormat kepada Kakek Liu. Meski gadis desa namun Tuan Mu mendidik Mu Tian Rui dengan etika sopan santun yang ketat. "Gadis ini terlihat polos dan sopan," pikir Kakek Liu. "Apa kau sedang menangkap ikan?" tanya Kakek Liu. "Ya, aku akan memasaknya untuk menu makan siang," jawab Rui. "Siapa namamu?" tanya Kakek Liu. "Mu Tian Rui?" Jawabnya. "Ikan itu terlihat sangat segar, bolehkah aku juga mencicipinya!" pinta Kakek Liu. Demi menghormati yang lebih tua, Rui tidak berani menolak, meski jika Kakek Liu ikut makan siang dengan mereka itu artinya tidak ada lauk untuk makan malam. "Deng
Baca selengkapnya
MERAPAL MANTRA
Rui berjalan pulang dengan masih penuh kelimbungan, "Menantu .... menikah," pikir Rui.  "Lalu bagaimana dengan ayah," pikir Rui lagi.  "Tidak aku tak ingin menikah," gumam Rui dalam hati. Rui memasuki rumah dengan hati lemas gundah. Tuan Mu memperhatikan ada sesuatu yang aneh. "Ada apa ?" tanya Tuan Mu.  Dengan tiba-tiba saja Rui memeluk Ayahnya, "hei ada apa ?" tanya lembut Tuan Mu.  "Aku sangat menyayangi Ayah," jawab Rui.  "Ya, ya Ayah tahu. Kau adalah putri kesayangan Ayah dan satu-satunya Harta Ayah," jawab Tuan Mu.  Sementara itu di London, Zyan nampak tidak perduli dengan pengaturan pernikahannya.
Baca selengkapnya
PERNIKAHAN TRADISIONAL
Nyonya Gu yang mendengarnya  merasa tak senang hati, lalu melabrak para gadis yang sedang membicaraka Rui miliknya.  "Hei kalian ini para gadis, menggosipkan orang seenaknya saja!" Ucap Nyonya Gu dengan marah.  "Hei Nyonya, apa yang kami ucapkan benar lho. Gadis miskin seperti Rui jika bukan karena memakai sihir lalu bagaimana bisa mendapatkan Tuan Muda Liu," jawab salah satu dari mereka.  "Kau …" pekik Nyonya Gu seraya ingin memukul gadis itu namun ditahan oleh Tuan Gu.  Mereka pasti akan mati berdiri, jika saja tahu Mu Tian Rui hampir menolak lamaran itu, jika bukan karena  tadi Nyonya membujuknya bisa jadi Mu Tian Rui menolak lamaran Keluarga Liu. "Jika kalian bercermin dengan cermin dewa maka yang terlihat pasti bukan wa
Baca selengkapnya
NYONYA MUDA LIU
Kakek Liu benar-benar ingin segera menimang cucu, Kakek Liu meminta kepala pelayan untuk memastikan baju-baju tidur untuk Rui semua baju tidur yang berpotongan seksi.  Rui masuk ke kamar mandi di kamar mereka, lalu mulai membuka sendiri baju pengantin Tradisional yang berwarna merah itu.  Rui menatapi dirinya di kaca, sungguh yang dia lihat hanyalah seorang pengantin yang tidak memiliki senyum indah bahagia karena baru saja menikah.  Rui keluar dengan memakai kimono handuk untuk menutupi tubuhnya, Rui membuka lemari pakaian mereka, dan hanya melihat deretan baju tidur yang seksi.  Rui terperanjat melihatnya, "ini …. tidak mungkin aku memakai baju yang kekurangan bahan seperti ini," pikir Rui.  Rui menggigit bibirnya lalu melirik
Baca selengkapnya
STUDY TOUR
Zyan melarang Rui, untuk tidak pergi kesungai lagi karena tak tahan membaca komentar-komentar netizen pria yang sangat memuji Rui karena cantik dengan kulit seputih salju.    Kakek Liu meminta Rui menginap beberapa hari di rumah utama. Keseharian Rui di lalui dengan begitu natural seperti sudah bertahun-tahun lamanya mengenal Kakek Liu. Bahkan Zyan cucu kandungnya sendiri tidak sedekat ini.    Rui memasak untuk Kakek Liu, Rui menemani Kakek Liu bermain catur. Bagi Kakek Liu orang yang pandai bermain catur adalah orang yang pandai berstartegi, paham kapan harus diam dan kapan harus menyerang.    Ketika sedang bermain catur Kakek Liu memberi nasehat kepada Rui.    "Pandai-pandailah menjaga diri," nasehat Kakek Liu.    "Akan ada lebih bany
Baca selengkapnya
PAKAI BAJUMU
Rui pun pergi bersama Shi Jin, sementara Asisten Fu membawa Bibi Ye ke kediaman Zyan.  Setelah mengantar Bibi Ye, Asisten Fu kembali ke Liu Corporation dan melaporkan kepada Zyan bahwa Nyonya Muda memilih  tinggal bersama siswi-siswi di penginapan mereka tanpa Bibi Ye.  Zyan yang mendengarnya hanya diam dingin. Zyan berdiri mengambil jasnya, "Biarkan saja," ujarnya dan bergegas pergi meeting. Malam hari, sesampainya di Mansion. Zyan sudah mencium bau harum masakan Bibi Ye, "Tuan Muda!" sapa Bibi Ye.  "Makan malam sudah siap," ujar Bibi Ye. "Emm …" jawab Zyan.  Zyan menarik kursinya dan memulai makan malamnya sendiri di meja makannya yang besar itu. <
Baca selengkapnya
MALAM PERTAMA
Zyan menatapi kedua mata Rui yang nampak polos tersebut. Satu tahun menikah ini kali pertama mereka sedekat ini.  "Emm ..." gumam desah Rui lagi.  Rui mensusutkan tubuhnya kepelukan Zyan, mau tak mau Zyan merasakan halus kulit istri yang sedang memelukinya ini.  "Tuan Muda Liu, apa kau benar-benar tidak menginginkanku?" tanya manja Rui.  "Jika enggan menikah, mengapa kau bersedia menikahiku dan mengambil kebebasanku," ujar Rui lagi. "Apa kau ingin bebas?" tanya Zyan seraya menapuk dagu Rui, agar menatapnya. Rui mengelus lembut pipi Zyan dengan jarinya.  "Ya aku ingin bebas seperti dulu, mandi di sungai, bebas mengejar kupu-kupu, mencoba dedaunan yang bisa kujadikan makanan meski terkadang terac
Baca selengkapnya
PUDDLE
Zyan mengetuk-ngetukan jarinya dimeja mahoni solidnya, "aku ingin dia tidak bisa berkuliah di universitas mananapun di tiongkok!" perintah Zyan kepada asisten Fu.  Ingin mencoreng Rui, bagi Zyan itu sama saja ingin mengusik keluarga Liu.  Ini sudah termasuk hukuman sekaligus pengampunan yang Zyan berikan. Hanya sekedar mendapatkan hukuman tidak bisa berkuliah di universitas manapun.  Emilly terbujuk rayuan Qi Shan, karena dibutakan oleh kecemburuannya tehadap Rui yang terlihat dekat dengan Shijin. Emilly berpikir bahwa Qi Shan akan melindunginya jika terjadi sesuatu, namun tak disangka Qi Shan malah menghianatinya.  Di rumah keluarga Ye, terang saja mereka marah karena kebodohan Emilly yang berani-berani menyinggung Keluarga Liu. Keluarga Ye memutuskan mengirim Emilly ke luar negri,
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status