A Baby Billionaire

A Baby Billionaire

Oleh:  Adinasya Mahila  Tamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
Belum ada penilaian
87Bab
427.6KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Ghea tak menyangka kenakalannya akan mendatangkan bencana, di suatu malam saat berpesta bersama teman-temannya, dia dicekoki obat perangsang sampai tak sadar menghabiskan malam bersama seorang pria. Meskipun dekat dengan dunia malam, Ghea belum pernah sama sekali melakukan hubungan suami istri dengan pria manapun, sampai pada malam itu dimana Daniel merenggut kesuciannya. Sebagai seorang artis peran sekaligus penyanyi, Ghea sangat pandai menjaga citra baiknya di depan kamera. Nahas baginya, one night stand itu membuahkan nyawa baru dalam dirinya. Dalam kebimbangannya, Ghea memutuskan mundur dari dunia yang membesarkan namanya. Hingga, Daniel datang dan berkata bahwa ingin bertanggung jawab menikahinya.“Apa kamu sudah gila? Kamu pasti hanya ingin popularitas karena aku seorang artis ternama,” tuduh Ghea.“Hei Nona, apa kamu bercanda? nol koma satu persen dari hartaku saja bisa membeli stasiun TV dan agensimu,” ucap Daniel dengan sombongnya.

Lihat lebih banyak
A Baby Billionaire Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
87 Bab
Bab 1 : Malam Pertama
Ghea nampak sempoyongan berjalan menyusuri lorong hotel tempatnya berpesta, untuk mencari dimana kamarnya berada. Beberapa menit yang lalu, gadis itu baru saja menenggak minuman yang telah dicampur obat perangsang oleh seseorang yang berniat tidak baik kepadanya. Berhenti di depan pintu sebuah kamar, Ghea yang setengah sadar menganggap kamar itu miliknya, dan berusaha menempelkan kunci berbentuk kartu yang dia pegang. Namun, pintu kamar itu tak kunjung terbuka, hingga seorang pria terlihat sudah berdiri di belakangnya, dan mengulurkan kartu untuk membukakan pintu untuknya. Pria itu menatap wajah Ghea dengan seksama. "Bukankah kamu artis? wah ... apa benar gosip yang menyebutkan bahwa beberapa artis memiliki pekerjaan sampingan seperti ini?" Daniel, tiga puluh satu tahun. Seorang casanova dengan jam terbang tinggi, dan jelas malam itu Daniel datang ke hotel untuk memuaskan nafsu dunianya. Namun, siapa sangka pria itu mala
Baca selengkapnya
Bab 2 : Siapa Yang Bercinta Denganku?
Membuka matanya di pagi hari. Ghea merasakan tubuhnya linu. Menggeser sedikit kakinya, gadis itu merasakan perih di area intinya. Ia pun melongok ke dalam selimut. Mendapati tubuhnya polos tanpa sehalai benang pun, Ghea kaget. Seketika dibuangnya selimut itu ke sisi ranjang. Matanya semakin melebar melihat bercak darah yang sudah mengering, Ia pun semakin panik.Dalam kebingungannya, Ghea mencari tas dan meraih ponselnya. Ia semakin pusing karena ponsel miliknya mati. Gadis itu bergegas memunguti bajunya dan langsung mengenakannya kembali. Ia pun meringis saat memakai kembali pakaian dalamnya. Ghea hampir saja meneteskan air mata. Ia ketakutan jika di luar sana tiba-tiba saja banyak wartawan yang muncul karena pemberitaan buruk tentangnya.Berniat keluar dari kamar hotel, Ghea bingung mendapati dua kunci kamar. Satu kunci berbentuk kartu berada di atas meja, sementara satu kunci yang lain masih berada pada slot untuk mengaktifkan lampu kamar. Tubuh Ghea limbung sampai
Baca selengkapnya
Bab 3 : Kenapa Rasanya Tidak Asing
Duduk berhadapan di ruang rapat kantor agensinya, Ghea, Jenny, Kris dan juga Noah sedang membicarakan perihal kejadian seminggu yang lalu. Mereka mencoba menerka siapa yang mencampurkan obat perangsang ke dalam minuman dua artis yang akan terlibat dalam satu judul sinetron itu. Namun, Ghea terlihat tidak fokus mendengarkan. Gadis itu sedang sibuk memikirkan, bagaimana kalau melakukan operasi selaput dara di Korea, atau berdusta pernah jatuh sehingga kehilangan keperawanan tanpa sengaja saat dia memiliki suami nantinya. "Ghe! Ghea? apa kamu sakit? kenapa memakai jaket tabal di siang bolong seperti ini?" tanya Kris kepadanya. Sadar dari lamunannya, Ghea malah menarik resleting jaket sampai ke lehernya. Ia takut tanda merah keunguan yang ditinggalkan pria misterius itu dilihat oleh orang lain. Sial baginya, sudah satu minggu tapi bekas itu masih kentara di kulit putihnya. "Aku tidak apa-apa," jawab Ghea
Baca selengkapnya
Bab 4 : Masalah Sudah Selesai
Mendekat ke arah mobil, Ghea tidak langsung masuk. Ia hanya berdiri di ambang pintu sampai Daniel menggerakkan kepalanya memintanya naik. Entah sengaja, atau memang tidak mengerti dengan kode yang diberikan Daniel. Ghea tetap berdiri dan malah berkata bahwa dirinya sibuk. "Dimana aku harus tanda tangan?" Daniel tersentak, menganggap kalau Ghea tahu apa yang akan dilakukannya. Ya, dia berniat membuat perjanjian supaya gadis itu tidak akan pernah menuntut apapun di kemudian hari, bagaimanapun juga dia sudah meniduri seorang public figure yang memiliki fans garis keras di negara ini. Salah-salah Daniel lah yang akan terkena hujatan seluruh nitizen yang budiman. Casanova bukanlah aib baginya, tapi jika disebut pemerkosa-lain cerita. "Pak, apa anda juga ingin berfoto? bisakah kita bergegas, saya masih perlu mengambil beberapa adegan lagi, saya sibuk!" Daniel sadar, ternyata Ghea sama
Baca selengkapnya
Bab 5 : Gosip
“Hadiah dari siapa?” tanya Jenny yang melihat sebuah tas kertas tergelatak di atas meja ruang santai di rumah Ghea, gadis itu tak menjawab karena potongan apel berada di mulut sementara tangannya sedang sibuk memposting fotonya di sosial media.“Ghe, kalung berlian!” ucap Jenny sesaat setelah membukanya.Ghea langsung menoleh, matanya menatap sebuah kalung yang sedang dipegang Jenny. Gadis itu duduk dan lantas bertanya sambil mengunyah apel di dalam mulutnya.“Kenapa? apa mahal?” tanya Ghea dengan polosnya.“Apa kamu ingin aku mencarikan harganya?” Tanpa menunggu jawaban Ghea, manager berusia tiga puluh dua tahun itu langsung mengambil foto kalung berlian yang diberikan Daniel untuk Ghea kemarin.Ghea hanya duduk sambil memandangi tingkah managernya, ia manatap heran saat Jenny mengarahkan ponsel sambil melebarkan manik mata.“Why? Kenapa mukamu seperti itu.”Ghea melongo, ka
Baca selengkapnya
Bab 6 : Gelisah Memendam Rahasia
Daniel terus memacu wanita teman bercintanya tanpa jeda. Ranjang kamar hotel itu pun sampai bergoyang mengikuti setiap gerakan pinggangnya. Memuaskan hasrat pria itu memang sedikit menguras tenaga. Wanita yang sedang dia masuki dari belakang itu sampai terlihat kepayahan. "Ahhh ... Tuan Daniel, apa anda belum sampai juga?" "Tutup mulutmu, dan nikmati saja!" Daniel meremas dua gundukan sintal milik wanita malam itu. Bagaimana bisa menikmati, lutut wanita itu sudah hampir copot karena perbuatan Daniel. Deru nafas dan desahannya terdengar memelas. Namun, Daniel tidak ingin berhenti, Ia semakin menghujam hingga mengerang panjang. Entah kenapa Daniel langsung mengeluarkan miliknya, hingga mayonnaise-nya berceceran di ranjang. "Bersihkan dirimu dan ayo kita mulai lagi!" "A-a-apa Tuan?" wanita itu malah ketakutan. ____ Se
Baca selengkapnya
Bab 7 : Putuskan Karir Atau Bayimu!
Jenny membawa mobilnya ke pinggiran kota. Sesekali Ia melirik Ghea yang duduk di sebelahnya. Gadis itu terdiam sambil memandang ke luar jendela. Ya, Jenny sudah memikirkan ini semalaman, bahkan dia tidak tidur untuk mencari dokter kandungan yang bisa memeriksa kondisi Ghea secara diam-diam. Masuk ke sebuah rumah yang merupakan tempat praktik seorang dokter kandungan, Ghea terkejut karena samar Ia mendengar suara erangan kesakitan dari sebuah ruangan. Gadis itu semakin terkejut saat beberapa menit kemudian seorang wanita keluar dengan memegangi bagian perutnya. "Apa wanita itu baru saja melahirkan? lalu kemana bayinya?" Ghea tak sebodoh itu untuk bisa menerka apa yang sebenarnya terjadi di sana. Ia hanya berusaha menenangkan diri."Je, apa kamu-" "Ibu Jenny, silahkan masuk!" Pertanyaan Ghea terjeda karena seorang wanita memanggil nama Jenny dan memintanya masuk ke dalam. Keduanya pun berdiri, baik Jenn
Baca selengkapnya
Bab 8 : Gejala Wanita Hamil
Sudah dua bulan usia kandungan Ghea, karena sudah menemukan solusi dan memutuskan apa yang akan dia lakukan ke depannya, gadis itu kembali ceria seperti biasa. Bedanya Ghea mau menerima endorse sebanyak-banyaknya, tujuannya untuk menabung pundi-pundi sebelum dia mundur dari dunia keartisan. Bahkan Ghea baru saja membeli tanah untuk membangun rumah kontrakan.Semua yang dilakukan Ghea tak lepas dari saran Jenny. Managernya itu benar-benar mengarahkannya dengan baik, mereka bahkan melakukan kerja sama dengan membuka sebuah toko oleh-oleh di Jogja. Jenny pun sudah berjanji kepada Ghea, dia tidak akan mengasuh artis lain selama Ghea vacum dari dunia hiburan nantinya.Ghea menjalani aktifitasnya dengan lebih semangat, Ia membaca banyak referensi soal kehamilan di internet, dia yakin dengan sebuah pernyataan yang menyebutkan, bahwa janin mengerti apa yang dirasakan dan dibicarakan oleh ibunya, maka dari itu setiap malam Ghea berbicara sambil mengusap perutnya yang masih data
Baca selengkapnya
Bab 9 : Monster Cokelat
"Richie!" Nova membuka kaca jendela mobil, tangannya melambai ke arah putra bungsunya yang baru saja kembali dari Italia. Richard masuk ke dalam setelah menyerahkan koper miliknya ke sopir. Memeluk erat wanita yang setahun ini tidak dia jumpai. Pria berumur dua puluh tujuh tahun dengan muka blasteran yang sangat kentara itu, mencium pipi dan menanyakan apakah Nova baik-baik saja selama dia pergi. "Dasar bocah gila!" gerutu Nova yang setahun ini memendam rasa rindunya ke sang putra. Ya, selama setahun ini mereka tidak pernah sekalipun bertemu, bukannya Nova tidak memiliki uang untuk menyusul putranya ke Italia, atau Richie yang tidak bisa pulang ke Indonesia. Putranya itu sengaja pergi, dan enggan bertemu keluarganya untuk menyembuhkan luka dan rasa bersalahnya. "Bagaimana kabar Kak Niel?" "Dia sedang sakit." Mengernyitkan dahinya, Richie
Baca selengkapnya
Bab 10 : Bayi Yang Mengkhianati
Belakangan ini, Jenny disibukkan dengan kegiatan menyaring beberapa tawaran pekerjaan, yang masih bisa diambil Ghea sebelum benar-benar mundur dari dunia hiburan. Entah kenapa, mendekati hari dimana Ghea akan menyampaikan keputusannya di depan wartawan, kontrak dengan nominal yang lumayan bertubi-tubi masuk, bahkan beberapa diantaranya meminta Ghea menjadi brand ambassador dengan durasi dua sampai lima tahun. "Jika saja kondisimu wajar, aku bisa menyebutnya rejeki dedek bayi, tapi karena kamu hamil tanpa tahu siapa yang menghamilimu, aku bisa bilang ini cobaan." Ghea hanya menipiskan bibir, Ia menyambar beberapa kertas yang sedang managernya periksa. "Bagaimana kalau mengambil yang ini?" Ghea mengulurkan sebuah kertas permintaan menjadi brand ambassador dari sebuah produk perhiasan. "Bukankah yang di foto hanya bagian tangan dan wajah, tidak perlu seluruh badan. Kamu bisa mengajukan kita memakai foto
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status