CINTA DARI MASA LALU

CINTA DARI MASA LALU

Oleh:  Herofah  Tamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
9.7
Belum ada penilaian
99Bab
46.1KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Luwina Clemira Sastro Sudiro, seorang wanita muda beranak satu yang hidupnya berubah drastis semenjak sang Ayah terjerat kasus korupsi. Luwi kini hidup terlunta-lunta di negara asing setelah seluruh harta dan surat-surat berharganya raib dicuri orang. Hingga suatu hari, seorang lelaki bernama Reyhan yang mengaku sebagai Kakak tirinya berhasil menyelamatkan dirinya dan membawa Luwi pulang ke tanah air. Sebuah masalah baru mulai bermunculan di saat takdir kembali mempertemukan Luwi dengan seorang lelaki yang dulu pernah memperkosanya hingga hamil. Dan lucunya, laki-laki itu adalah sahabat dari Reyhan, kakaknya sendiri. Laki-laki itu bernama Hardin Putra Surawijaya yang kini menjadi suami dari mantan kekasih Reyhan yang bernama Katrina Kania Ifana. Lantas, bagaimanakah nasib rumah tangga Hardin ketika Katrina tahu bahwa suaminya telah memiliki seorang anak dari perempuan lain? Ikuti kisahnya dan temukan jawabannya.

Lihat lebih banyak
CINTA DARI MASA LALU Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
99 Bab
1. PROLOG
"Kita mau apa Kak, kesini? Kenapa tempatnya sepi begini?" tanya seorang gadis berseragam SMP yang tangannya ditarik paksa oleh seorang laki-laki berseragam SMA.Mereka terlihat memasuki sebuah gudang tua yang tidak terpakai.Laki-laki itu merapikan kardus-kardus bekas yang berserakan di sana. Menatanya untuk alas. Lalu dia menyuruh gadis itu untuk tiduran di atas kardus-kardus itu."Kita mau ngapain sih? Aku nggak mau ah, aku takut, aku mau pulang," gadis itu meronta saat laki-laki itu memaksanya untuk merebahkan tubuhnya di atas kardus-kardus itu."Udah deh, lo nggak usah berisik! Lo turutin aja apa kata gue. Kalau lo nggak mau nurutin apa kata gue, kita putus! Cepet tiduran di situ!" ancam si laki-laki.Mendengar kata putus, gadis itu jadi diam. Dia tidak mau hubungannya dengan laki-laki itu berakhir. Dia sangat menyayangi laki-la
Baca selengkapnya
2. BUKAN JODOH
Masa sebelum prolog... "Take care, Brother." ucap seorang laki-laki seraya memeluk tubuh laki-laki jangkung dihadapannya."Lo juga ya, jangan cemburuan lagi. Kalau ada masalah diomongin dulu baik-baik berdua jangan main cerai-cerai aja," ucap laki-laki jangkung itu. Mereka tertawa bersamaan."Kalau lo butuh sesuatu, langsung kontak gue. Jangan sungkan, gue pasti bantu,""Gue udah biasa hidup merantau di negeri antah berantah, jadi lo nggak usah khawatir, buktinya gue bisa hidup sampe sekarangkan walau cuma sebatang kara?" sahut si lelaki bertubuh jangkung itu."Gue sama Katrina, Opah dan Omah, udah anggep lo sebagai keluarga juga, Han. Jadi jangan pernah lagi lo bilang kalau lo nggak punya keluarga, gue ngamuk nanti,""Okelah, gue berangkat dulu. Trina, ak
Baca selengkapnya
3. LONDON, INGGRIS
Malam ini hujan baru saja reda. Aspal trotoar di sepanjang jalan Alderman Walk terlihat basah.Seorang wanita berjalan terhuyung sambil sesekali merapatkan jaket kulitnya. Cuaca kota london di musim dingin seringkali membuatnya terserang flu. Belum lagi di saat dia harus menahan lapar setelah seharian bekerja full time di sebuah resto Nusa Dua London. Restoran khas Indonesia yang menyajikan makanan khas tanah airnya.Biasanya dia seringkali memunguti makanan sisa dari pengunjung yang datang ke restoran tempatnya bekerja itu. Jika banyak, sebagian dia makan dan sebagian akan dia simpan untuk anaknya di rumah. Tapi hari ini restoran sedang sepi dan para pengunjung kebanyakan para pria yang jelas porsi makannya tidak sedikit. Jadi, hampir semua piring yang dia bereskan di meja hari ini seluruhnya bersih tanpa sisa.Luwi melenguh tertahan.Wanita itu berhenti sejenak dan duduk di tepi
Baca selengkapnya
4. SALAH PAHAM
Jodie baru hendak memasak ketika suara bel pintu Flatnya berbunyi."Gibran, tolong lihat siapa yang datang?" teriak Jodie dari dapur.Gibran yang saat itu kebetulan sedang berdiri di jendela, langsung membukakan pintu di sampingnya. Gibran mendapati seorang laki-laki dengan tubuh jangkung berdiri dihadapannya. Laki-laki itu tersenyum kepadanya. Tapi, siapa dia? Gibran tidak mengenalnya."Hai, jagoan? Ibumu ada?" tanya laki-laki itu."Mama lagi kerja. Nggak ada di rumah. Cuma ada Tante Jodie," jawabnya polos. Lalu pandangan Gibran kembali beralih pada sebuah bus sekolah di seberang jalan. Juga pada beberapa anak seusianya yang terlihat berebutan turun dari dalam bus itu. Sesuatu yang sejak tadi menarik perhatiannya.Reyhan hanya ber-oh dalam hati, padahal dia berpikir kalau wanita yang masuk ke dalam rumah ini tadi adalah ibu dari anak ini."Siapa yang datang?" suara Jodie kembali terdengar. Dia berjalan menuju pintu masuk.
Baca selengkapnya
5. SANG MALAIKAT
Reyhan yang seharian itu berada di Flat sempat meminta izin pada Jodie untuk mengajak Gibran bermain di luar. Tentu dengan syarat, Reyhan harus meninggalkan KTP, Paspor, Visa dan dompetnya pada Jodie. Sebab Jodie tidak bodoh untuk percaya begitu saja pada laki-laki asing yang baru dikenalnya."Iya kalau benar orang baik-baik, kalau nyatanya lo itu seorang penculik bagaimana?" Begitulah kiranya yang ada dipikiran Jodie saat itu.Dan hal itu cukup membuat Reyhan tersinggung. Meski pada akhirnya dia menuruti juga persyaratan itu. Reyhan hanya kasihan pada Gibran. Sepertinya bocah itu ingin sekali main di luar.Sekitar dua jam Reyhan mengajak Gibran bermain di luar, mereka kembali dengan setenteng mainan yang dibelikan Reyhan untuk bocah lelaki tampan itu.Sekembalinya Reyhan bersama Gibran, Reyhan sempat menguping pembicaraan Jodie dan seorang wanita di dapur. Sepertinya wanita itu Luwi. Sementara Gibran langsung berlari ke kamar, dia senang sekali hari ini
Baca selengkapnya
6. KEPERGOK
Reyhan baru saja mendatangi Jodie di kampusnya. Reyhan hanya ingin tahu siapa sebenarnya laki-laki yang bernama Max. Dan ada hubungan apa antara laki-laki itu dengan Luwi?Jodie pun menjelaskan semuanya pada Reyhan, tentang Max.Dan hal itu membuat Reyhan semakin mencemaskan kondisi Luwi."Berapa utang Luwi pada Max?" tanya Reyhan."Lima ribu pound sterling," jawab Jodie, cuek. Matanya kembali menatap sosok laki-laki dikejauhan yang sepertinya tengah berjalan ke arahnya.Reyhan cukup terkejut mendengar nominal itu. Kalau dirupiahkan mungkin sekitar seratus juta. Lalu, dia teringat dengan kata-kata Hardin di bandara saat mengantarnya beberapa bulan yang lalu."Kalau lo butuh sesuatu, langsung kontak gue. Jangan sungkan, gue pasti bantu,"Akhirnya Reyhan menemukan jawaban atas kesulitan adiknya sekarang."Hai Jod?" sapa seb
Baca selengkapnya
7. WANITA TERHEBAT
"Hardin pelan-pelan masukinnya! Kalau kamu kasar begitu tidak akan masuk-masuk jadinya, "Iya sabar, lubangnya kecil sekali," "Ayo cepat, nanti Yumna keburu bangun," "Sabar Trina! kamu sih enak main perintah-perintah, aku yang usaha dari tadi," "Makanya itu kacamatanya di pakai, biar kelihatan," Hardin mengambil kacamata minusnya dan mulai berkutat kembali dengan kegiatannya. "Nahkan masuk juga," ucap Hardin lega. Dia memberikan benang dan jarum yang sudah dia tautkan kepada Katrina. Katrina lan
Baca selengkapnya
8. MAX SI PSIKOPAT
London, Inggris.Sebuah Restoran yang letaknya di Shaftesbury Avenue London itu terlihat ramai malam ini.Letaknya yang sangat strategis yang berada di pinggir jalan raya membuat resto ini di lalui banyak kendaraan dan banyak orang yang berlalu lalang berjalan kaki di sekitarnya. Mungkin hampir ribuan orang setiap harinya yang melewati kawasan tersebut.Menu yang di hidangkan antara lain mie goreng, satay, soto lamongan, kue dadar dan banyak lagi. Di buat dengan bumbu- bumbu asli indonesia tentunya.Semua staffnya memakai baju batik, termasuk supervisornya. Saat pengunjung sedang menyantap makanan, supervisor atau managernya pasti akan datang menghampiri para pengunjung dan menanyakan review tentang makanan yang di sajikan. Apakah makanannya semuanya ok atau tidak. Seperti halnya di restoran-restoran bagus biasanya.Dan hal itu yang kini tengah di lakukan oleh Mr.William s
Baca selengkapnya
9. SENYUM PALSU LUWI
London, Inggris.Reyhan berlari tunggang langgang menuju restoran tempat Luwi bekerja. Dia tadi keasyikan bermain dengan Gibran di Flat sampai tidak menyadari kalau Luwi telah menghubunginya sejak tadi.Dia sangat cemas.Karena Luwi mengatakan dalam sebuah pesan singkat yang dikirimnya pada Reyhan beberapa jam tadi, wanita itu bilang, Max kini sedang ada di restorannya dan dia sudah booking restoran itu untuk satu malam. Max mau mengajaknya dinner malam ini. Tapi perasaan Luwi tidak enak. Jadilah dia meminta Reyhan untuk datang ke resto menjemputnya. Dan sialnya Reyhan baru saja membaca pesan itu. Bodoh! Rutuk Reyhan dalam hati, memaki diri sendiri.Hingga akhirnya Reyhan berlari melewati sebuah taman kota di London. Dan matanya tersita pada sesosok tubuh wanita yang sedang berjongkok di tengah taman itu. Kebetulan kondisi taman sedang sepi. Jadi, bola mata Reyhan bisa menangkap dengan jel
Baca selengkapnya
10. KEMBALI KE TANAH AIR
Sesampainya di Flat milik Reyhan, Reyhan langsung menyuruh Luwi untuk segera berkemas.Rencananya Reyhan akan langsung membawa Luwi dan Gibran pulang ke Indonesia malam ini juga.Mereka tidak mau ambil resiko lebih jauh lagi. Sebelum Max berhasil menemukan mereka, mereka harus bertindak cepat.Jadilah Luwi menuruti perintah sang Kakak. Mereka berkemas-kemas malam itu."Bangunkan Gibran. Biar aku saja yang bereskan pakaianmu, kamu siapkan keperluan Gibran." ucap Reyhan pada Luwi.Saat sedang mengemas pakaian Gibran, Luwi sempat berpikir sesuatu dan dia langsung menghentikan aktifitasnya sejenak."Tapi, Kak, akukan tidak memiliki KTP, paspor dan Visa, bagaimana aku bisa kembali le Indonesia tanpa itu semua? Sedang aku bisa melamar pekerjaan itupun karena memakai jasa orang dalam. Semua surat-surat berhargaku hilang semua,""Tenang saja. Masalah itu aku sudah
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status