Stupid Love With Crazy Bad Boy

Stupid Love With Crazy Bad Boy

Oleh:  Fatimah Rohim  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.5
Belum ada penilaian
81Bab
37.3KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

WARNING! 21++ Banyak mengandung konten dewasa. So, bijaklah dalam memilih bacaan. Ambil pesan positifnya, dan tinggalkan pesan negatifnya. Judul : Stupid Love With Crzy Bad boy Genre : Romantis Dewasa Kehidupan masa remaja Tsabitha Fadhilla Karimah berjalan dengan sewajarnya seperti remaja normal. Namun, kepindahannya ke sekolah baru membuat kehidupan remajanya berubah. Remaja 18 tahun yang saat ini berada di semester terakhir kelas 12 itu harus berurusan dengan si most wanted di sekolah barunya, yang juga merupakan pewaris tunggal perusahaan nomor satu di kota Surabaya. Lantas, bagaimana kah Fadhilla menghadapi kegilaan Abimanyu Dika Daryatma? Jika cowok pemaksa itu tidak pernah berhenti berbuat gila dengan dirinya? Keep stay tune with my story. Dan bijaklah dalam membaca.

Lihat lebih banyak
Stupid Love With Crazy Bad Boy Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
81 Bab
Prolog
Lahir dan besar dari oang tua yang bekerja di lembaga kedinasan, mengharskan Fadhilla terbiasa degan tinggal berpindah-pindah kota. Sedari kecil, entah sudah berapa kali ia harus mengikuti orang tuanya yang sering dimutasi kerja.Seperti saat ini, dengan berat hati di semester terakhir kelas 12, yang beberapa bulan lagi ia akan menghadapi ujian nasional. Dhilla malah harus meninggalkan sekolahnya di kota Solo dan pindah ke kota Surabaya dimana orang tuanya dimutasi kerja kali ini. Memang, ini bukan kali pertama orang tuanya ditugaskan di kota Surabaya. Dulu saat ia kecil, orang tuanya pernah ditugaskan di sana sebelum dipindahkan ke Semarang. Dhilla masih ingat, dulu masa taman kanak-kanaknya ia habiskan di Surabaya. Dan sekarang, ia berharap di sekolah barunya bisa bertemu teman TK-nya dulu. Sehingga, tidak sulit untuk menyesuaikan diri.Dan minggu sore, setelah menempuh perjalanan selama 4  Jam dari Solo ke Surabaya menaiki mobil sang papa. Dhilla d
Baca selengkapnya
Chapter 1
PART 1Dengan langkah berat, Dhilla mengikuti Mamanya berjalan menyusuri halaman SMA paling unggul di Kota Surabaya itu. Mamanya akan memperoses kepindahannya, dan hari ini juga akan menjadi hari pertama bagi dirinya untuk mulai belajar menyesuaikan diri dengan sekolah barunya.Setelah kepergian sang Mama yang baru saja mengurus kepindahannya, ia pun diminta mengikuti kepala sekolah yang akan mengantarkan ke dalam ruang kelas. Suara gaduh dari dalam kelas-kelas terdengar jelas sepanjang lorong ia mengikuti pak Harno nama kelapa sekolah barunya.Derap langkah diiringi ketukan alas sepatu milik pak Harno, seketika menghentikan kegaduhan di dalam kelas  12 IPS 1. Dhilla yang mengikuti kepala sekolah masuk ke dalam kelas itu, sontak menjadi pusat perhatian dari seisi kelas.Seisi kelas  mulai berbisik-bisik riuh, terlebih siswa laki-laki, “Gilla, bening banget.” Celetuk seorang siswa yang bisa didengar oleh Dhilla yang a
Baca selengkapnya
Chapter 2
Bel akhir pelajaran telah berbunyi, Dhilla menghirup napas lega. Bel akhir pelajaran, menyelamatkan dirinya dari cowok aneh yang tidak berpaling menatapnya. Dan tentu saja  hal itu membuat Dhilla kesal setengah mati. Bayangkan saja, Abimanyu bukannya memperhatikan guru di depan kelas, justru malah memperhatikan dirinya sepanjang jam pelajaran berlangsung. Dari pagi sampai siang,  bahkan laki-laki tampan itu ngintilin Dhilla kemanapun ia pergi, kecuali ke toilet.    Dhilla berjalan menyusuri lorong kelas bersama Sabrina, teman satu kelasnya. Dan ternyata Sabrina itu adalah temannya dulu waktu taman kanak-kanak. Bersyukur Sabrina masih ingat dengannya, dan Sabrina juga baik. Karena memang dulu dirinya dan Sabrina berteman akrab dan bertetangga.“Kayaknya si Abi masih bucin sama kamu, deh” Ujar Sabrina yang menggandeng lengan Dhilla.Mendengar itu, Dhilla menghentikan langkahnya. Lalu, menghadap Sabrina, “Abi?” Tany
Baca selengkapnya
Chapter 3
Seorang laka-laki tampan, kini tengah fokus mengemudikan mobil membelah cuaca panas kota Surabaya. Laki-laki berseragam putih abu-abu yang tidak lain dan tidak bukan adalah Abimanyu itu, sedari beberapa menit yang lalu tidak melepas senyum manis yang menghias wajah tampannya.Sedangkan gadis ayu di sampingnya, yang tidak lain adalah Fadhilla hanya menatap heran dan kesal cowok tampan itu, “Kamu lagi taruhan, ya?” Tanya Dhilla penasaran. Pandangannya tidak lepas dari makhluk tampan disampingnya.Setelah Abimanyu memaksa Dhilla untuk menjadi pacarnya, Abimanyu juga memaksa Dhilla pulang bersamanya. Dan Dhilla sangat yakin, itu akan menjadi berita heboh besok. Mengingat tadi masih banyak murid melihat mereka, saat Abimanyu menggandengnya menuju tempat parkir.“Apa?” Tanya Abimanyu balik. Mungkin ia tidak paham, atau memang cowok tampan itu sedang melamun dan tidak fokus.“Kamu lagi taruhan atau game, buat deketin anak baru ya?&r
Baca selengkapnya
Chapter 4
Pagi menyapa. Matahari mulai menyinari alam semeta menggantikan bulan sabit pada malam hari. Seorang gadis ayu masih bergulung nyaman didalam selimut. Semalam ia tidak bisa tidur, alhasil selepas sholat subuh ia tidur lagi. Dan tidur nyenyaknya pagi ini, mesti terganggu dengan dering ponselnya  yang tidak berhenti berdering.For information, ponsel Dhilla yang tertinggal dikelas ternyata lebih dahulu di ambil oleh Abimanyu. Dan tentu saja Abimanyu memberikan ponselnya kembali dengan syarat dirinya harus menjadi pacar laki-laki tampan itu.Dhilla segera turun dari ranjang, bergerak ke meja belajarnya. Meraih ponselnya, namun belum sempat mengangkatnya, panggilan itu sudah berakhir. Dengan malas Dhilla membuka whatsapp. Matanya  membola sempurna melihat pesan dari kontak yang tidak ia mliki sebelumnnya. ‘Boy Friend’, lengkap dengan emotikon love dibelakang nama itu.Dhilla tersenyum. Entah, hatinya merasa senang men
Baca selengkapnya
Chapter 5
Jam pelajaran telah  usai, Dhilla bersama dengan Abimanyu keluar kelas bersama. Hari ini hari Jumat, berarti  hampir satu minggu Dhilla berada di sekolah barunya. Masih sama, Dhilla selalu mendapat tatapan iri dari kaum hawa karena kedekatannya dengan Abimanyu. Hubungan mereka juga semakin dekat saja, tentu saja tidak sulit bagi mereka yang dulu memang sudah dekat.Mereka berdua berjalan menuju parkiran, dengan Abimanyu yang tidak lepas mengenggam tangan Dhilla. Seperti hari-hari biasanya, Abimanyu membukakan pintu mobil untuk Dhilla dan mempersilakann gadis ayu itu masuk.Kadang Dhilla heran mendapat perlakuan seperti itu dari Abimanyu. Semua tahu lah siapa Abimanyu itu, anak pengusaha dan pengusaha muda di Surabaya. Ya, orang tua Abimanyu seorang pengusaha dan Abimanyu sendiri juga mempunyai  usaha yang memang dirintis sendiri oleh laki-laki berusia 18 tahun itu.Menurut Dhilla, mudah saja bagi Abimanyu mendapatkan apapun dengan paras dan uangny
Baca selengkapnya
Chapter 6
Mereka, Abimanyu  dan Dhilla sedang dalam perjalanan ke rumah Dhilla sekarang. Abimanyu harus ke perusahaan orang tuanya, untuk menyelesaikan sesuatu. Laki-laki tampan itu, sungguh ingin sekali merajut mulut sekretarisnya, lebih tepatnya sekretaris Papanya yang tidak tahu malu mengganggu kegiatannya dengan Fadhilla.Suasana di dalam mobil hening. Abimanyu yang kesal dengan sekretaris papanya dan juga Dhilla yang dirundung malu karena kejadian tadi. Ditambah saat ini, ia memilih menghindari bertatapan dengan Abimanyu.Saat ini, Dhilla menemukan sisi lain Abimanyu yang membuat mata dan hatinya tidak tahan menatap laki-laki itu.  Kemeja putih yang dilipat sampai lengan dipadukan dengan celana slimfit bahan, membuat sosok Abimanyu semakin tampan dan berkharisma. Usianya yang baru 18 tahun, tertepis sudah oleh penampilan Abimanyu saat ini.Abimanyu berdehem, memecah kesunyian yang merengkuh keduanya, “Kamu mau ikut aku ke kantor?” tawar Abimanyu
Baca selengkapnya
Chapter 7
Dhilla membuka matanya, mengerjapkan beberapa kali untuk menyesuaikan dengan silau cahaya matahari yang sudah memenuhi kamarnya. Cahaya matahari, dengan bebasnya menerobos tirai putih yang menghiasi jendela kamar.Drrrtt…. Drrrtt…. Drrrtt……Getaran beriringan dengan nada panggilan ponsel terus berbunyi membuat Dhilla membuka sempurna matanya. Dengan mata yang terasa perih dan sedikit berair, ia bangun untuk mencari sumber suara yang Dhilla kenali sebagai nada dering ponselnya saat menerima panggilan masuk.Sebuah beban yang  menindih perutnya membuat Dhilla sedikit kesusahan untuk bangun. Matanya membola sempurna dan nyaris lepas dari tempatnya saat melihat tangan kekar yang bertengger disana. Ia nyaris berteriak, jika tidak melihat siapa pemilik tangan kekar itu.Abimanyu? Ada sedikit rasa bingung saat ia bisa satu ranjang dengan laki-laki tampan kekasihnya. Mengingat sebelumnya dirinya yang berada di sofa dengan
Baca selengkapnya
Chapter 8
 Abimanyu terpukau dengan penampilan Dhilla yang jauh berbeda dengan hari biasanya. Abimanyu yang saat ini sedang duduk di sofa ruang keluarga di rumah Dhilla, tidak sedikitpun pandangannya berpaling dari sosok gadis ayu yang baru saja keluar dari kamarnya.Dhilla memakai rok warna hitam sedikit di atas lutut. Jaket levis lengan panjang warna biru, dengan di dalamnya memakai tank top warna hitam. Rambutnya digerai, dan kaki jenjangnya dihiasi flat shoes warna putih.“Dia cantik.” Batin Abimanyu yang berdiri menyambut kedatangan Fadhilla.Tidak menunggu lama, Abimanyu mengajak Dhilla ke rumah sakit untuk melihat keadaan seseorang yang sudah bertahun-tahun belum juga membuka matanya. Seseorang yang menjadikan Abimanyu untuk menjadi orang hebat meski usianya baru 18 tahun, dimana seharusnya dirinya menikmati masa remaja yang tidak pernah terulang.Mobil Bugatti yang dikendarai Abimanyu tiba di rumah sakit setelah me
Baca selengkapnya
Chapter 9
 WARNING!!! Damage, dibutuhkan iman yang kuat buat baca bab ini. Dan juga selalu bijak dalam memilih bacaan.----------Dhilla keluar kamar mandi dan melihat Abimanyu sedang memainkan ponselnya sembari bersandar di ranjang. Laki-laki tampan itu mengangkat kepalanya ketika mendengar pintu kamar mandi dibuka. Abimanyu tidak mampu berkedip saat melihat Dhilla keluar dari sana. Dhilla yang melihat itu sontak menutupi dadanya dan memutar tubuhnya membelakangi Abimanyu.Abimanyu meletakkan ponselnya ke meja, lalu melangkah menuju kearah Dhilla yang masih membelakanginya. Saat Dhilla sudah dihadapannya, mata Abimanyu bergerak pelan memperhatikan tubuh gadis ayu itu dari belakang dan ia melangkah lebih dekat dan tangannya bergerak memeluk pinggang ramping milik Dhilla.Dhilla tersentak saat merasakan tangan kekar yang  memeluk pinggangnya. Ia yang hendak memutar tubuhnya langsung ditahan oleh Abimanyu, “Ka
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status