Reuni

Reuni

Oleh:  Ria Alexandra  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Belum ada penilaian
6Bab
595Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Mahira hanya bisa tertunduk lemas melihat postingan dan komentar suaminya di beranda FB seorang wanita. Bahkan dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, apakah dia harus bahagia atau harus menangis sekeras- kerasnya, apa yang ia curigai apa yang ingin dia tahu selama ini telah ia temukan jawabannya. Reuni suaminya 3 bulan lalu seolah menjadi terbukanya pintu neraka dalam rumah tangganya.

Lihat lebih banyak
Reuni Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
6 Bab
BAB 1
Mahira hanya bisa tertunduk lemas melihat postingan dan komentar suaminya di beranda FB seorang wanita.Entah ia harus merasa bahagia atau malah menangis sekeras-kerasnya, apa yang dia curigai selama ini, apa yang ia takutkan selama ini telah  terjawab.Reuni suaminya 3 bulan lalu seolah menjadi terbukanya pintu neraka dalam rumah tangganya. Dimas yang memang seorang Don Juan tanpa sengaja berkenalan dengan seorang janda beranak satu dalam sebuah acara reuni SMP, pereknalan itu pun berlanjut hingga diantara mereka tumbuh benih-benih asmara. Dari sekedar like, komentar, sapa lewat chat, hingga akhirnya menjadi komunikasi yang lebih intim.***********Dimas yang sedang asik berselancar di dunia Maya tidak menyadari istrinya memperhatikannya dari kejauhan.Perlahan Mahira yang penasaran pun menghampiri suaminya"Seru amat si keliatannya, senyum-senyum sendiri gitu, jadi kepo nih aku""Oh ini yank, teman - teman SMP ku dulu.. akhirnya aku
Baca selengkapnya
BAB 2
Esok adalah peringatan seratus hari meninggalnya ayah Dimas, maka dari itu hari ini mereka memutuskan untuk pulang kampung.Selama ini memang Dimas kerap pulang ke Jogja, apalagi sepeninggal ayahnya Dimas lebih rutin pulang ke kampung halamannya itu untuk mengunjungi ibunya.Namun rupanya peringatan seratus hari ayah Dimas bukanlah satu-satunya alasan kepulangannya saat ini, ternyata ada alasan lain. Cinta yang belum kesampaian, mungkin itu adalah ungkapan yang tepat untuk alasan kepulangan Dimas kali ini, namun dibalut dengan kemasan indah dengan nama reuni. **********Entah apa yang ada di benak Dimas bahkan disaat-saat sedang pengajian berlangsung dia masih sempat- sempatnya membalas chat di hp, tidak hanya itu beberapa kali juga Dimas nampak senyum- senyum sendiri saat membaca chat itu, ia juga nampak gelisah berkali-kali melihat jam di tangannya.Setelah acara selamatan seratus hari selesai, Dimas
Baca selengkapnya
BAB 3
"yank, siapin pakaian ya tiga setel..sore ini aku ke Semarang, ada urusan kerja", titahnya pada Mahira yang tubuhnya masih lunglai berbaring di sampingnya karena kelelahan."Nanti aja, kamu masih capek kan....", Namun ia segera menghentikan Mahira yang hendak bangkit dari tidurnya, rupanya Dimas masih ingin istrinya menemaninya di tempat tidur, ia belum ingin istrinya lepas dari pelukannya."Mamaa.....", Terdengar Glen memanggilnya dari kamar sebelah disusul dengan tangisan dan rengekan manja.Mahira pun buru-buru bangkit dan meraih pakaiannya yang berserakan di lantai lalu mengenakannya. Kemudian dia pun menuju Glen dan mendapati putra kecilnya yang tengah terbangun sedang berdiri di pinggir ranjang sambil menangis menggigit- gigit selimut.**********Setelah memandikan dan mengajak sarapan Glen, Mahira langsung menyiapkan keperluan suaminya yang akan ke luar kota."Satu, dua, tiga...dan ini untuk ba
Baca selengkapnya
BAB 4
Hari ini Dimas dan Asti Hasan telah melewati malam panjang bersama yang pastinya tidak akan pernah terlupakan oleh mereka.Asti dalam balutan lingerie merah masih menikmati kenyamanan di dalam dekapan Dimas, begitupun dengan Dimas. Mereka bahkan lupa dengan status mereka saat ini yang sudah berkeluarga dan memiliki keturunan. Sama sekali mereka tidak memperdulikan perasaan pasangan mereka masing-masing seperti apa hancurnya jika mengetahui apa yang sudah mereka perbuat di kamar hotel ini.Demi untuk menemui kekasih gelapnya itu Dimas rela membohongi istrinya dengan berpura-pura ada urusan kerja di luar kota.Sementara Asti Hasan yang merupakan ibu rumah tangga biasa dia beralasan kepada suaminya hendak ke Jogja untuk mengunjungi ibunya yang sedang sakit.Betapa kejinya perbuatan mereka, tega-teganya mereka membohongi keluarganya demi urusan asmara.Pertemuan mereka di dunia maya bukannya digunakan untuk menjalin silaturahmi dan perteman
Baca selengkapnya
BAB 5A
Asti berencana akan kembali ke Semarang hari ini, namun sebelum kembali ke suaminya ia memutuskan untuk lebih dulu menemui Dimas kekasihnya itu.Di pagi yang gerimis rintik-rintik Asti menyambangi rumah Dimas, di sana dia disambut oleh ibunya Dimas."Selamat pagi Bu....", Sapa Asti dengan ramah."Iya selamat pagi, mau cari siapa?", Jawab ibunda Dimas yang belum mengenali kalau itu Asti kawan lama anaknya."Saya Asti Bu,  teman Dimas putri Almarhum pak Handoyo ...""Handoyo ..iya ibu ingat...wah bagaimana kabarnya lama tidak ketemu ya, ibu Handoyo bagaimana kabarnya sehat-sehat?""Ibu Alhamdulillah baik, hanya kadang masih suka kambuh asmanya"Terus suamimu orang mana, lah kok malah jadi ngobrol di luar..eh, ayo masuk-masuk silakan...Dimas..Dimas ini ada Mba Asti", Ibunda Dimas memanggil anaknya dan tak lama kemudian muncullah Dimas yang masih mengenakan celana pendek dan kaos oblong yang sedang mengeringkan rambutnya menggunakan handuk yang ba
Baca selengkapnya
BAB 5B
Asti pun memasukan pakaiannya ke dalam koper kecil miliknya, ia memantapkan niatnya kali ini untuk kembali ke semarang, apapun resikonya saat bertemu suaminya nanti ia sudah siap.Setelah semua beres kemudian dia pun bersolek memoles wajahnya, tidak lupa dia memulaskan gincu berwarna merah pucat kesukaannya.Sedikit dia murunkan kerah bajunya dan membuka satu kancing kemeja paling atas untuk melihat warna merah di lehernya tanda cinta dengan kekasihnya itu. Tiba-tiba dia terbayang wajah Hasan suaminya yang sedang murka, dia pun berusaha mencari akal bagaimana menutupi noda itu. Ia berjalan ke dapur dan mengambil satu sendok minyak goreng kemudian memanaskannya.Perlahan ia mengambil setitik minyak mendidih itu dan mengoleskannya sedikit  tepat dimana noda merah itu. Ia menahan perihnya minyak panas yang menempel di kulit , hal itu adalah cara terbaik  menyelamatkan diri dari kemungkinan kemarahan suaminya."Apa yang sedang kamu lakukan?", Ast
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status