Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Identitas yang Dihapus

Identitas yang Dihapus

Lima tahun setelah pernikahanku dengan Reynald Dharmawangsa, penguasa Kota Segara, seluruh dunia mafia tahu bahwa dia mencintaiku lebih dari hidupnya sendiri. Dia bahkan menato bentuk biola khusus untukku tepat di samping lambang Keluarga Dharmawangsa, simbol kesetiaan yang katanya tak akan pernah bisa dihapus. Sampai aku menerima foto itu dari simpanannya. Seorang pelayan bar, telanjang di dalam pelukannya, kulit wanita itu dipenuhi lebam gelap, bekas hubungan kasar. Dan di samping tato biola yang dibuat Reynald untukku, perempuan itu menuliskan namanya sendiri. Dan suamiku … membiarkannya. "Reynald bilang, satu-satunya hal yang membuatnya masih merasa seperti lelaki adalah saat berada di dalam diriku. Kamu bahkan sudah tidak bisa membuatnya terangsang lagi, 'kan, Alyssa? Mungkin sudah waktunya kamu menyingkir." Aku tidak membalas. Aku hanya menelepon satu orang. "Aku butuh identitas baru dan tiket pesawat untuk pergi dari negeri ini."
22.8K viewsCompletedAdded to Library 570 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Istri Hasil Fitnah

Istri Hasil Fitnah

UTTERA
Qeera dipaksa menikah dengan Axzel pria yang tak dikenal oleh ayahnya setelah mendapat fitnahan dari ibu dan saudari tirinya. Kedekatan Axzel dengan Bella yang disebut sebagai sepupu membuat Qeera sering cemburu, apalagi Bella sering mengirin foto dan video kedekatan mereka. Dalam kondisi hamil, Qeera bertahan demi sang anak karena tak ingin anaknya mengalami nasib yang sama dengan dirinya. Namun, naas Qeera jatuh dari tangga membuatnya mengalami benturan keras dan menyebabkan keguguran. Bukannya mendapat dukungan Qeera mendapat makian dari Axzel, bahkan suaminya memilih pergi bersama Bella setiap ada acara bukan dirinya sebagai istri sahnya. Setiap kali Qeera bertanya sebuah jawaban menyakitkan Axzel lontarkan. "Seorang pembunuh tak pantas saya ajak ke pesta yang berisi orang-orang berhebat!" Bagaimana nasib Qeera, haruskah ia bertahan setelah kehilangan alasannya untuk bertahan? Atau memilih pergi dari suami kejam dan dingin seperti Axzel?
103.7K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
35.3K viewsCompletedAdded to Library 810 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Suami yang Tak Pernah Menyentuhku, Memelihara Wanita Lain Di Luar

Suami yang Tak Pernah Menyentuhku, Memelihara Wanita Lain Di Luar

Suamiku memiliki kecanduan seksual yang parah. Namun, selama tujuh tahun pernikahan, dia malah tidak pernah menyentuhku. Setiap pagi dan malam, dia akan berendam air es yang dingin dan lengannya penuh bekas tusukan jarum untuk menekan hasratnya. Aku sudah beberapa kali berinisiatif karena merasa kasihan, tetapi dia hanya menahan diri dan mencium keningku. "Jinny, jangan bodoh. Aku berbeda dengan para binatang itu. Aku mana tega membuatmu sakit. Demi kamu, aku rela menjalani cinta platonis seumur hidup," balas suamiku. Kegigihan suamiku yang berbeda dari orang biasa itu bertahan selama tujuh tahun. Meskipun harus berkali-kali menahan diri sampai masuk rumah sakit, dia juga tetap tidak ingin melewati batasan sedikit pun. Hingga pada hari jadi pernikahan kami, seorang gadis datang membuat janji operasi perbaikan selaput dara untuk yang kesembilan kalinya. Setelah obat bius disuntikkan ke dalam tubuhnya, wajahnya memerah dan mulai menangis seperti anak kucing saat kesadarannya kabur. Aku menggelengkan kepala saat melihat tubuhnya yang penuh bekas ciuman, mengira dia hanya seorang gadis tersesat lainnya. Hingga aku mendengar tangisan terakhirnya dengan suara parau. "Henry, kamu bajingan." Tanganku langsung gemetar dan hampir tidak bisa memegang pisau bedah dengan stabil. Semua ini karena suamiku juga bernama Henry.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Selamat Tinggal Cinta yang Hilang 8 Tahun

Selamat Tinggal Cinta yang Hilang 8 Tahun

Pacar yang dulu hatinya kuhancurkan, akhirnya pulang membawa pacar barunya untuk dikenalkan kepada keluarga pada tahun kedelapan setelah dia pergi kuliah ke luar negeri. Di saat yang sama, aku juga akhirnya divonis rumah sakit bahwa perjuanganku melawan kanker selama delapan tahun telah gagal. Aku sudah boleh pulang untuk menunggu kematian. Saat melihatku duduk di kursi roda sambil dituntun ibuku, sudut bibir Lexi menampakkan senyum mengejek. "Wah, delapan tahun nggak ketemu, kenapa hidupmu jadi separah ini? Jalan saja sudah nggak bisa." Mendengar nada bicaranya yang penuh jijik, aku hanya menarik lengan jaket buluku dengan tenang, menutupi bekas tusukan jarum yang memenuhi punggung tanganku. "Nggak apa-apa, cuma jatuh waktu jalan, patah tulang saja." Lexi kembali tertawa sinis. "Kalau begitu, aku sebentar lagi mau nikah. Jadi pendamping pengantin buat tunanganku, ya." Aku tetap hanya tersenyum tenang. "Nggak usah. Aku sebentar lagi mau pergi ke tempat yang sangat jauh." Setelah mengatakan itu, aku menepuk punggung tangan ibuku pelan, memberi isyarat agar dia segera mendorong kursi rodaku pulang.
5 viewsCompleted
Read
+Library
Majikan Brondong yang Meresahkan

Majikan Brondong yang Meresahkan

Oviollette
Orang tua Florencia mengalami kebangkrutan, sehingga gadis itu harus bekerja sebagai seorang asisten pribadi seorang pria kaya raya yang merupakan anak dari sahabat papinya. Pria bernama Evander yang merupakan majikan dari Florencia itu sangat menyebalkan di matanya. Usia mereka terpaut cukup jauh, Evander tujuh tahun lebih muda dari Florencia. Seringnya mereka bersama, menghadirkan benih-benih cinta di hati gadis cantik pemilik bibir tipis itu. Namun, Evander yang cuek dan dingin, sangat sulit ditebak hingga membuat Florencia menerka-nerka apakah pria itu memiliki perasaan yang sama atau tidak. Sementara itu, mengingat usia anak gadis satu-satunya sudah menginjak kepala tiga, orang tua Florencia pun memintanya untuk segera mencari calon suami. Jika dalam waktu lima bulan tidak juga membawa calon suami ke rumah, maka Florencia harus bersedia dijodohkan dengan pria pilihan sang Papi. Akankah Florencia berhasil mencuri hati Evander, atau akan ada pria lain yang hadir di dalam hidupnya dan membawakan cinta yang selama ini gadis itu harapkan?
1.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Rotate

Rotate

Olppaemi
Aku menatap penyihir di depanku dengan putus asa, “Ajari aku bagaimana menggunakan sihir, Kumohon.” “Untuk apa?” tanya penyihir itu ketus, pandangannya terasa sangat merendahkanku. Aku menggigit bibir, “Ada seseorang yang harus ku selamatkan sekarang, aku butuh kekuatan.” “Hm…” ucapnya sambil berjalan mengelilingiku. “Maaf kau tak pantas. Aku tak ingin memiliki murid pengecut sepertimu.” katanya pedas. Aku menyentuh sayatan di leherku yang masih segar. Ya, ku akui aku memang pengecut… tapi, jika bukan karena penyihir di depanku yang sudah memberikanku sedikit harapan mungkin aku tak akan memiliki keberanian seperti sekarang. “Beri aku kesempatan.” kataku sambil menegakkan kepala yang semula tertunduk, “Akan ku buktikan kesungguhanku padamu!” Penyihir itu menyeringai, “Aku suka semangatmu, jangan mengecewakanku.” Katanya sambil berjalan pergi. Aku mengepalkan tangan semangat, masih ada harapan untuk menyelamatkannya. Seseorang dengan manik kemerahan yang sudah menemani hariku yang suram. Diantara jejeran rank kelas atas seperti siren, werewolf, vampir dan makhluk lainnya ia masih mau memilih menemaniku yang hanya seorang manusia biasa pembuat onar di pusat penjualan. Tapi, Masih sempatkah aku menyelamatkannya?
2.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Dari Balik Lensa

Dari Balik Lensa

Rima Hutabarat
Perbedaan pendapat antara Moira dan ibunya membuat gadis berambut ikal dan bermata almond itu memilih tinggal terpisah. Sang ibu menginginkannya menjadi seorang dokter, tetapi Moira justru antusias memilih menjadi seorang fotografer. Berbekal kamera peninggalan sang ayah, Moira mencoba berjuang mencapai mimpinya. Sayang, setelah setahun berlalu, hidupnya justru semakin terpuruk. Uang tabungannya habis dan bahkan ia tidak sanggup membayar uang kos setiap bulannya. Moira yang tadinya gigih bekerja menjadi fotografer lepas, kini harus merelakan dirinya menjadi pekerja serabutan di sebuah studio foto. Garis hidup pun membawanya bertemu dengan Maruli, lelaki Batak pemilik studio foto yang sudah berkali-kali diminta menikah oleh sang nenek. Maruli dengan sikapnya yang cuek berusaha mendekati Moira yang polos dan lugu. Siapa sangka dibalik perhatiannya pada Moira, Maruli menyimpan tujuan yang sejak dulu ia persiapkan untuk keuntungan hidupnya
10151 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

"Astaga! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan pria itu!" ucap Alin saat melihat gerombolan pria sangar berpakaian serba hitam dengan gerakan tegas itu. Alin kini berada di kamar lantai dua, bangunan megah itu. Melihat banyak gerombolan pria itu membuatnya bergidik ngeri, sambil menggigit bibir bawahnya. Ia masih berdiri tegang di samping tirai jendela kaca itu. "Tapi, perjanjian itu sudah terjadi, dan akad akan berlangsung lima belas menit lagi, oh Tuhan!!!" Alin akhirnya kembali ke ranjang king size yang sudah didesain seperti ranjang pengantin dengan sepasang handuk yang di bentuk sepasang angsa di tepian-nya itu. Suara derap langkah kaki yang terdengar semakin mendekat ke kamar itu membuat suasana semakin tegang, matanya pun tampak awas memandangi pintu bercat putih itu. 'Krieek' "Permisi Nona! Kami MUA yang di bayar oleh tuan Rizan untuk merias Nona!" Kini, Alin agak bernafas lega. lalu ia tersenyum getir memandangi tiga orang wanita yang membawa koper make up itu. Bagaimana kelanjutan kisah Alin dan Rizan? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas 😊
10578 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
Unperfect Marriage

Unperfect Marriage

bigelbul
“Kenapa?” tanya Bigel saat Hasbi memilih tidak bersuara lagi, tapi fokusnya selalu pada leher Bigel. “Apa yang Mas lihat?” Hasbi menundukkan kepalanya dan seraya mendekat hingga membuat batasan tipis antara wajahnya dan juga wajah Bigel. “Aku, rindu ini.” Bigel tidak dapat berkutik untuk sesaat, tapi sekaligus jantungnya berdebar tidak karuan. Menurutnya, bukankah ini kesempatan agar Hasbi semakin terikat padanya? Cup! Bigel mencium bibir Hasbi lebih dulu, sekilas untuk membuat adrenalin pria itu semakin menggebu-gebu memakan Bigel. “Bigel.” “Jika lebih dari ini, kau mungkin tidak jadi ke kantor lagi.” “Tidak masalah,” sungutnya dengan napas turun naik menerpa permukaan wajah Bigel. “Yakin? Bagaimana jika aku menginginkanmu untuk diriku sendiri setelah ini?” *** Hasbi memejamkan matanya sebentar, laru menatap lembut pada Irasya. “Pulanglah, kepalaku sedang pusing untuk mencerna semuanya. Kita bicarakan nanti saja. Ada yang lebih penting untuk aku urus saat ini.” Ketika Hasbi hendak berbalik, Irasya menahan lengannya lagi dengan kuat. “I-itu Bigel, kan? S-sesuatu yang penting?” Tanpa ragu, Hasbi mengangguk sebagai jawaban. “A-aku hamil, anakmu, Hasbi.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as foto ciuman bibir
Read
+Library
PREV
1
...
2728293031
...
39
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status