Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ALTER MY FATE

ALTER MY FATE

Havi, seorang murid berprestasi, kehilangan kedua orang tuanya, Ridho dan Saras, akibat tabrak lari yang tak pernah terungkap. Kesedihan mendalam menjerumuskannya ke dunia kriminal hingga dia menjadi residivis, dan hidupnya berakhir tragis di RS Hadiyaksa setelah dihakimi massa. Namun, doa‑doa penuh cinta dan penyesalan dari Nuriana Salim, seorang wanita berusia 55 tahun yang pernah menjadi korban jambret Havi, dikabulkan Tuhan. Havi diberi kesempatan untuk hidup kembali, dan kembali ke usia tujuh belas tahun. Dalam kehidupan barunya, Havi bertekad menebus masa lalu. Dia memulai usaha kecil sebagai pemasok getah perca, yang perlahan berkembang menjadi bisnis besar. Rofik dan Teguh, yang dahulu menjerumuskannya ke dunia kriminal, kini menjadi sahabat sekaligus anak buah setia. Pertemuannya dengan Kakek Har, tukang kayu legendaris sahabat kakeknya, membuka jalan bagi perubahan besar itu. Dari kincir air sederhana yang diajarkan Kakek Har, Havi berhasil mengaliri listrik ke empat puluh rumah di desa Loban. Rahasia masa lalu pun terkuak, termasuk rawa buatan di hutan Wanarengga yang ditanam ratusan pohon perca oleh Kakek Har dan kakek Havi. Akan tetapi, takdir membawa ironi. Nuriana, yang doa‑doanya menghidupkan Havi, ternyata menyimpan rahasia kelam. Dialah pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa Ridho dan Saras di kehidupan Havi sebelumnya. Diana Galuh, wanita yang setia mencintai Havi hingga usia 48 tahun, kembali hadir, menuntut jawaban atas cinta yang digantung dan luka yang pernah dia derita. Di sisi lain, konflik bisnis dan keluarga muncul melalui Yunus Adirjo, pemilik arogan PT. Hextex, dan Haryo Wibowo, pemilik PT. Nujaya, paman Diana sekaligus rival Yunus.
94 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Pada malam perayaan ulang tahun pernikahan kami yang pertama, aku tergeletak di atas karpet merah darah, hampir tak bernyawa. Suamiku, Mason, seorang bos mafia, justru merangkul teman masa kecilnya, Yani, sambil menikmati sampanye dan bercakap dengan gembira. Yani tahu aku alergi wijen. Jadi dia membuat setiap hidangan malam ini disiram saus wijen. Aku baru menggigit satu suap. Tenggorokanku langsung membengkak, paru-paruku seperti terbakar, dan ruam merah menjalar di kulitku. Di ambang sesak napas, aku mengerahkan seluruh tenagaku untuk meraih obat alergi di dalam sakuku. Tapi obat itu meleleh, lengket di telapak tanganku. Obatku ternyata telah ditukar menjadi kacang cokelat M&M! Melihat ekspresiku yang tak percaya, Yani tertawa. "Kejutan! Aku sengaja menyuruh Mason mengganti obatmu." "Kita semua tahu kamu cuma pura-pura alergi. Siapa sih yang cuma makan sedikit wijen saja langsung pingsan? Lebay banget." Aku terjatuh dari kursi, berbaring di lantai sambil susah payah bernapas. Di telingaku terdengar suara orang-orang lain yang sedang bertaruh berapa lama aku akan ‘berakting’ kali ini. "Mason… berikan obatku…" Aku memohon dengan suara parau. "Kumohon… aku benar-benar akan mati…" Dia menghela napas. "Drama banget. Kalian perempuan bisa nggak sih berhenti pakai kata ‘mati’ buat mengancam laki-laki? Apa aku belum cukup mencintaimu?" "Yani benar. Selama aku nggak peduli, kamu sendiri yang akan berhenti dengan akting murahan ini." Saat itu, hatiku terasa lebih sakit daripada tenggorokanku. Aku tak lagi menjelaskan apa pun. Dengan tangan gemetar, aku mengirim sinyal permintaan bantuan kepada keluargaku.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Why

Why

Sebuah tanya selalu menghampiri seorang wanita bernama Aina Anindya, semenjak sadar dari koma. Ia terlihat mulai berubah, bukan soal ia meninggalkan kewajibannya sebagai seorang istri. Tapi, sebuah tanya dalam hati yang tidak menemukan sebuah titik terang dan jawaban. Mengingat ia kehilangan sebagian memori ingatannya beberapa bulan belakangan. Ya, semenjak ia mengalami kecelakaan ia kehilangan separuh ingatannya beberapa bulan belakang, dan juga lumpuh. Tapi, hatinya seolah jujur. Ia mengingat setiap perlakuan orang-orang yang menyakitinya, dengan cara ia merasakan semua perlakuan orang terdekatnya. Hingga tanpa sadar terkadang ia tiba-tiba marah, lalu menangis dalam diam. Aina adalah sosok wanita ceria, dan selalu berpikiran positif. Namun, semua berubah ia akan bersikap dingin, tapi dengan caranya sendiri, hingga tidak satu pun orang tahu atau menyadari jika hatinya tidak mudah di setuh lagi, oleh orang-orang yang bersikap munafik padanya. Hingga Aina lebih sering tersenyum palsu, dan ia begitu pintar menyembunyikan rasa sakit dalam hatinya. Sekalipun dengan keterbatasannya ketika ia memakai kursi roda, ia terus berusaha mengingat semua. Sebenarnya ada rahasia besar apa, yang membuatnya tiba-tiba menangis dalam diam. Kenapa ia begitu terluka ketika menatap orang-orang yang selalu bersikap baik padanya. Ketika di rumah, Aina merasa senang sekaligus bersyukur ketika orang yang begitu ia cintai sepenuh hati, dan sayangi begitu memperhatikan keadaannya. Tapi, tetap saja. Hatinya terlalu jujur, dan tidak menerima kebaikan orang-orang terdekatnya. Mampukah Aina mengingat semua kejadian beberapa bulan yang lalu, hingga hatinya menaruh benci pada orang yang ia cintai, dan kasihi. Mampukah ia bertahan dengan keadaannya, dan rasa sakit yang tidak ia mengerti.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Winter's Tale

Winter's Tale

cahya46
Angel membawa semua jiwaku pergi saat kematiannya. Kami saling mencintai tapi Tuhan lebih mencintainya. Aku tidak bisa menggantikannya dengan siapa pun. Aku benci menjadi pria tidak berguna, bahkan tidak bisa menyembuhkan penyakitnya. Atau mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Penyakit Kanker serviks stadium akhir. Mengantarnya pada keabadian. Sampai gadis ceroboh tapi ceria mengusik ketenanganku... Aku sangat membencinya karena membuatku terpengaruh akan kehadirannya. Bahkan dia masih sangat belia...apalagi statusnya yang masih saudara sepupu dari iparku membuatku enggan menjalin hubungan dengan gadis itu. Aku berusaha mengabaikan kehadirannya, tapi semakin kuhindari dia seperti lintah menempel disisiku terus... Dasar gadis ceroboh keras kepala. Austin Gerald Klein Aku melihatnya dengan kekasihnya, wanita yang cantik dengan binar kebahagiaan di manik matanya, dia selalu tersenyum diantara kondisinya yang tidak sempurna, wanita itu bahkan duduk diatas kursi roda dan yang kudengar sedang sakit. Aku mencintai Austin sejak pertama kali bertemu. Tapi aku bukan gadis perusak suatu hubungan, aku tahu batasanku walau aku masih belia. Jadi kurasa aku hanya MENGAGUMI. Aku tidak mau bersaing dengan wanita yang bahkan sedang berjuang demi kesembuhannya, dan dia membutuhkan Austin untuk kesembuhannya. Aku berdoa untuk kebahagiaan mereka. Aku pergi menjauh membawa rasa patah hatiku. Cintaku harus layu sebelum berkembang. Amanda Patricia Dexter Aku bersyukur di sisa hidupku aku bisa melaluinya dengan orang yang paling kucintai. Aku merasa tidak pantas untuknya.... Tapi aku ingin egois untuk terakhir kalinya. Aku tak akan melepasmu Austin. Aku membutuhkanmu.... Aku tahu ada satu gadis yang harus patah hati karena kebersamaan kita. Maaf Amanda aku menyayangimu tapi aku akan mengakhiri hidupku bersama Austin . Hanya untuk sisa umurku, bersabarlah... Amanda - Austin. Angela Jennar
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

Di pinggiran sebuah desa, terdapat sebuah rumah tua yang dikenal dengan kisah-kisah menakutkan dan keangkerannya. Banyak orang mempercayai bahwa pemiliknya menghilang tanpa jejak, meninggalkan aura misterius dan arwah yang berkeliaran di dalamnya. Dalam suasana yang mencekam, Rani, seorang remaja petualang, memutuskan untuk mengajak teman-temannya—Budi, Mira, dan Andi—menjelajahi rumah tersebut. Mereka berharap dapat menemukan sesuatu yang menarik untuk diabadikan di media sosial, tetapi apa yang mereka temui jauh lebih dari sekadar barang-barang lama. Setibanya di sana, suasana seram mulai menyelimuti mereka. Suara langkah kaki misterius dan bayangan samar membuat ketegangan meningkat. Ketika mereka menemukan sebuah kotak kayu tua berisi benda-benda aneh, rasa ingin tahu Rani mendorongnya untuk menggali lebih dalam, meskipun teman-temannya mulai merasakan ketidaknyamanan. Malam semakin larut, dan kehadiran sesuatu yang jahat mulai terasa. Saat menjelajahi lantai atas, mereka menemukan cermin besar yang memancarkan aura aneh. Ketika Rani mendekatinya, dia merasakan kehadiran sosok lain di balik bayangannya. Suara berat menggetarkan hati mereka saat sosok misterius itu muncul, menuntut jawaban atas kedatangan mereka. Dalam sekejap, suasana berubah menjadi kacau saat pintu keluar tertutup dan sosok itu berusaha menyeret mereka ke dalam kegelapan. "Bayangan di Balik Cermin" adalah kisah horor yang menggugah, penuh dengan ketegangan, misteri, dan pertempuran melawan ketakutan. Saat Rani dan teman-temannya terjebak dalam rumah yang dihantui, mereka harus menemukan jalan keluar sekaligus mengungkap misteri yang menyelimuti tempat itu. Dengan ancaman yang semakin mendekat dan pilihan yang semakin sedikit, mereka harus berjuang melawan kegelapan yang ingin menguasai mereka. Dalam pencarian mereka, mereka menyadari bahwa tidak semua yang hilang bisa ditemukan, dan terkadang, rahasia yang paling kelam justru bersembunyi di dalam diri kita sendiri.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA

AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA

"Saya terima nikah dan kawinnya Rima Kania Putri dengan mas kawin tersebut. Tunai," suara lantang Fandi memecah keheningan. ‎"Sah," sahut dua orang saksi dan penghulu yang ada dalam ruangan apartemen. ‎Air mata Rima menetes ketika penghulu mulai membaca doa usai ijab qobul. Rasa bahagia, sedih, juga bersalah membaur jadi satu. Bahagia karena dinikahi oleh lelaki yang sangat dicintainya. Sedih karena pernikahan ini dilaksanakan secara siri, tanpa tamu undangan ataupun dekorasi. ‎"Maafkan Rima, Kak Alda," ucapnya dalam hati. ‎Dengan gemetar, Rima meraih tangan Fandi lalu mengecupnya. Fandi mengusap lembut pelupuk kepala istrinya seraya berdoa. Iya berharap rumah tangganya dengan Rima bisa langgeng hingga maut memisahkan. ‎Namun, apakah mungkin rumah tangga yang diawali dengan kebohongan bisa berakhir bahagia? ‎Di sisi lain, Alda duduk di atas kursi roda sambil menatap foto prewedding dengan Fandi. Foto yang diambil bulan lalu. Dua hari sebelum kecelakaan yang membuat kaki Alda lumpuh. ‎"Kenapa semua ini terjadi padaku, Tuhan? Bagaimana aku akan menjalani peran sebagai istri?" Air mata Alda kembali membasahi pipi. ‎Sejak divonis lumpuh, Alda menjadi sosok yang lebih pendiam dan selalu murung. Bahkan, iya meminta Fandi agar membatalkan pernikahan mereka. Namun, Fandi menolaknya. ‎"Apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkanmu, sayang." ‎Rima, satu-satunya keluarga yang dimiliki Alda juga terus meyakinkannya. ‎"Kak, kamu adalah orang yang hebat dan kuat. Kamu segalanya bagiku. Aku yakin jauh di lubuk hatimu yang terdalam, kamu tak mau membatalkan pernikahan ini. Kamu sangat mencintai Kak Fandi." Rima terjebak dalam pernikahan rahasia dengan calon suami kakaknya. Ia berniat mengakhirinya namun ternyata benih yang ditanam oleh Fandi tumbuh di rahimnya.
198 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Rina Asterina
Arya Saloka adalah pemuda biasa pencari kayu bakar di hutan, tanpa sengaja suatu hari ia menemukan bayi di tengah hutan. Setelah penemuan bayi yang baru lahir tersebut akhirnya ia memutuskan untuk mengasuh dan membesarkan ia hingga besar. Bayi kecil tersebut bernama Rangga. Tanpa ia sadari banyak keajaiban selama ia membesarkan Rangga. Namun sampai usia Rangga belum genap 5 tahun ia dilarang pergi jauh dari rumahnya terlebih ke hutan tempat ia di temukan sewaktu bayi. Ternyata Rangga adalah titisan dewa dan selir dari kerajaan Budaya di seberang kampung duku (kampung tempat tinggal Arya). Ia di buang saat baru dilahirkan karena pihak kerajaan merasa itu adalah aib bagi pihak kerajaan. Saat Rangga beranjak dewasa ia mendapat mimpi mendapatkan tongkat emas ajaib dari dalam tanah tempat ia bertapa. Ternyata tongkat tersebut adalah tongkat pusaka yang di perebutkan oleh banyak pendekar di sekitar kerajaan Budaya dan Galungan. Perjalanan panjang Arya dan Rangga dalam pencarian tongkat emas ajaib mengalami banyak rintangan. Setelah beberapa tahun berkelana Rangga bertemu Dewi yang ia tidak ketahui asal usulnya. Ternyata dia adalah anak dari Sri Dewi Paduka yang berarti Dewi adalah saudara tirinya. Rangga yang terlanjur jatuh cinta pada Dewi hampir saja putus asa dalam pusaka sakti tongkat emas. Sebelum misinya berhasil ayah angkatnya (Arya Saloka) mengalami lumpuh karena mendapat penyakit langka yang di kirim oleh musuh bebuyutannya Ardani. Namun pada akhirnya ia bisa mendapatkan tongkat Emas sakti tersebut meski harus mengorbankan cintanya terhadap Dewi. Rangga menjadi satu-satunya pemuda yang dapat mencabut tingkat emas sakti dari dalam persemayamannya di dalam gua. Ia menggunakan kesaktian tongkat ajaib itu untuk membantu kampungnya yang sedang di landa kekeringan panjang.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku

Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku

Ada sebuah aturan tidak tertulis di dunia mafia Corvano. Saat seorang ketua mafia mempertahankan wanita baru di sisinya selama tiga bulan berturut-turut, sang nyonya harus secara pribadi melepas cincin meterai yang melambangkan kekuasaannya dan memakaikannya ke jari wanita baru itu di depan seluruh keluarga. Ketika suamiku, Lukas, ketua dari Keluarga Nugraha, mengumumkan bahwa dia akan membawa Mia pergi berdua untuk perjalanan bisnis selama tiga bulan, seluruh dunia mafia Corvano menunggu reaksiku. Aku sudah bersama Lukas Nugraha selama tujuh tahun. Aku mengikutinya ke mana pun dan menolak berpisah darinya. Bahkan di tengah malam, aku sering terbangun hanya untuk menyentuhnya, memastikan dia masih ada di sana agar aku merasa tenang. Mereka semua tahu betapa posesifnya aku dan mereka bertaruh aku tidak akan pernah bisa melepaskannya. Namun, saat Mia mengulurkan tangannya kepadaku dengan suara manis yang dibuat-buat, aku bahkan tidak meneteskan air mata sedikit pun. Dengan tenang, aku melepas cincin meterai berukir lambang keluarga itu dan menyelipkannya ke jari manisnya. Lukas, yang bersandar santai di kursi kulit di ujung meja, memutar gelas wiski di tangannya. Dalam mata birunya melintas kepuasan. "Elara, akhirnya kamu tahu posisi dirimu." Aku menunduk menatap jariku yang kini kosong, tanpa mengatakan sepatah kata pun. Yang tidak Luca ketahui adalah, sebulan lalu aku telah mendapatkan kembali seluruh ingatanku yang hilang selama tujuh tahun. Aku sama sekali bukan anak jalanan yatim piatu, melainkan putri Keluarga Ruswita yang telah lama hilang. Keluargaku adalah keluarga paling berkuasa di antara keluarga-keluarga Dunia Lama. Tiga hari lagi, konvoi bersenjata milik kakakku akan memasuki Corvano untuk membawaku pulang.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai gambar kursi kayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
101112131415
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status