Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dipaksa Menikahi CEO

Dipaksa Menikahi CEO

"Mohon maaf, Pak. Apa bapak sudah menikah?" tanya salah seorang guru perempuan. Aira yang mendengar pertanyaan tersebut langsung menunduk dan tersenyum. "Belum," jawab Evan santai. Jleb! Hati Aira terasanyeri seketika, tiba-tiba saja matanya mengandung air dan tangannya mengepal kuat, napasnya mulai tidak teratur, tidak ingin memperkeruh suasana, Aira berniat untuk keluar dari ruangan rapat. Disisi lain, Evan yang melihat Aira keluar hanya bisa diam. Sampai rapat selesai Evan tampak tidak fokus, dan hampir semua pertanyaan Tio yang menjawab dan Farra, ia tidak sadar kalo Aira tidak balik lagi. Setelah rapat selesai, Evan langsung keluar. *** Evan berjalan mendekati Aira, tapi sebelum masuk Evan menutup pintu kelas. Aira yang melihat Evan datang langsung berdiri. "Ngapain?" tanya Aira datar. "Lu marah?" Evan balik bertanya membuat Aira memicingkan matanya. "Nggak ada yang perlu dimarahin," lanjut Aira lalu ia melangkah ingin keluar dari kelas. Tanpa mambuang waktu Evan langsung menarik tangan Aira dan menghimpitnya ke dinding. "Gua tau lu pasti marah dengan pengakuan gua tadi," lanjut Evan, ntah kenapa kata-kata Evan tersebut membuat mata Aira kembali mengembun, ia memalingkan wajahnya. "Lepasin gua," ucap Aira, tapi Evan malah mempersempit jarak mereka. "Gua bilang lepasin, nggak ada yang perlu dipermasalahkan, jalani hidup lu biar gua jalani hidup gua sendiri!" suara Aira mulai meninggi. Ntah kepada saat Evan dekat dengan Aira, ia selalu hilang kendali. Evan malah menarik tengkuk Aira dan menciumnya. Aira yang melihat itu langsung menangis dan berusaha mendorong dada Evan, setelah sadar Evan melepas Aira.
9.3125.9K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku

Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku

Semua orang di Kota Opela tahu bahwa Maureen dan Raphael adalah pasangan yang selalu bertentangan seperti air dan api. Sebagai tunangan Raphael hanya dalam nama, Maureen menetapkan tiga larangan untuknya. Dilarang balapan liar, dilarang tidak pulang semalaman, dan dilarang menemui cinta pertamanya yang bernama Audrey. Namun, Raphael justru selalu melakukan kebalikan dari apa yang diminta. Entah itu mengebut mengelilingi seluruh jalan lingkar pegunungan di Kota Opela atau menghabiskan malam di kelab hingga mabuk dan tak sadarkan diri. Bahkan pada hari ulang tahun Maureen, dia sengaja membawa Audrey dan menciumnya di bawah langit yang dipenuhi kembang api, menghancurkan harga diri Maureen hingga berkeping-keping. Semua orang menunggu untuk menonton keributan. Mereka menebak, dengan sifat Maureen yang merupakan sosialita nomor satu di Kota Opela, begitu melihat foto ciuman yang tersebar di mana-mana itu, dia pasti akan datang dengan amarah meluap-luap dan menyeret pulang si berandal itu. Satu jam setelah foto-foto itu menjadi viral di internet, Maureen benar-benar datang. Namun, dia tidak mengamuk, juga tidak menyeret siapa pun pulang. Dia hanya berjalan dengan tenang ke hadapan Raphael, lalu mengulurkan tangan kepadanya. Suaranya begitu pelan, seolah-olah akan larut bersama udara. "Raphael, tujuh tahun yang lalu, aku kasih kamu sebuah jimat keselamatan. Sekarang, bisa kamu kembalikan kepadaku?" Ruangan VIP itu langsung sunyi hingga suara jarum jatuh pun bisa terdengar. Raphael juga tertegun. Tanpa sadar, dia menyentuh jimat keselamatan merah yang tergantung di lehernya. Tujuh tahun yang lalu, dia mengalami kecelakaan saat balapan liar dan harus menjalani perawatan darurat di ICU selama satu hari satu malam. Saat sadar, orang pertama yang dilihatnya adalah Maureen.
166 viewsCompletedAdded to Library 5 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
The Miracle is You

The Miracle is You

sun10uni
Deril mencari di setiap ruangan, mulai dari kelas 1 hingga kelas 3, di ruang praktek dan ruang latihan drama, namun gadis itu tidak ada disana. terakhir pemuda itu menemukannya di ruang loker. Hana masih terlihat serius mengecek isi lokernya sebelum pulang. Deril sangat senang dan segera mendekatinya. “Hay…!” ucap Deril sambil berjalan mendekati Hana Tanpa melihatnya Hana sudah tahu bahwa seorang yang sedang menyapanya adalah Deril. Hana mencium aroma parfum bercampur keringatnya yang masih sama sejak setahun lalu. Tentu itu adalah parfum mahal yang dia beli di toko-toko berkelas. “Hay … Deril Batara Sandrian,” jawab Hana. Gadis itu tahu betul bahwa seorang brandal seperti Deril tidak mungkin menemuinya tanpa maksud. “Sepertinya ada urusan yang sangat penting hingga anda menyempatkan diri menemuiku.” Tanya Hana langsung pada pokok permasalahan. “Ehmmm…aku tahu ini memang konyol. Tapi aku membuthkan bantuanmu” ucap Deril sedikit ragu “Great..!” Hana tersenyum bangga saat Deril mengucapkan permintaan tolong padanya. “Ya..apa kita bisa latihan drama bersama setelah pulang sekolah?, aku tidak yakin untuk memintamu, namun aku ingin pementasan nanti berjalan dengan baik” ucap Deril Hana mengangguk. “Oke…aku akan membantumu. Kita akan latihan bersama dengan satu sayarat” ucap Hana “Oke…No paroblem, sebutkan saja apa yang kamu minta” jawab Dilan penuh percaya diri “Kita akan latihan bersama asal kamu mau berjanji tidak akan jatuh cinta padaku” Hana berucap dengan sangat serius. Deril tersenyum mengolok. “ Never “ jawab Deril cepat. Bagi dirinya tidak mungkin jatuh cinta pada gadis biasa seperti Hana, tentu dia sama sekali bukan tipe Deril. Pemuda itu masih tidak percaya jika Hana seyakin itu.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
Aku Hampir Mati di Pesta

Aku Hampir Mati di Pesta

Setelah kekasih masa kecil tunanganku tahu aku memiliki penyakit jantung bawaan, dia dengan sengaja mencampurkan minuman energi konsentrasi tinggi ke dalam sampanyeku. Setelah aku meminumnya, detak jantungku tiba-tiba meningkat, rasa sakit di jantung menerpaku. Aku dengan panik merobek satu-satunya obat darurat yang aku bawa, namun air untuk aku minum obat telah diganti dengan air lemon berkonsentrasi tinggi. Setelah aku meminumnya, seketika wajahku menjadi pucat pasi, akhirnya tidak tahan dan terjatuh ke lantai. “Air lemon mengandung Vitamin C, lebih membantu mengatasi mabuk dan menjaga kesehatan.” Charlotte tertawa terbahak-bahak, dia menyilangkan tangannya sambil menatap ke arah tunanganku, bos Geng Rock Roller. “Ethan, akting tunanganmu yang seorang aktris ini benar-benar hebat.” “Selama bertahun-tahun aku menjadi dokter, tidak pernah lihat orang yang minum sedikit sampanye dan air lemon, malah bisa merasa tidak enak badan seperti ini.” Aku menggigit bibirku hingga hampir berdarah, menahan air mata yang muncul di mataku karena kesakitan dan menggenggam celana Ethan yang ada di depanku. “Sayang, cepat panggil ambulans, aku sudah tidak tahan!” Sedikit keraguan terlihat di mata Ethan, namun dengan cepat terhentikan oleh para tamu di sekitar. “Sudahlah, jangan akting lagi, mana ada orang yang mati karena minum sedikit sampanye dan air lemon.” “Ya benar, kamu hanya iri dengan Charlotte yang naik jabatan, tidak ingin bersulang untuknya, kan?” Seketika Ethan kembali ke ekspresi dinginnya, dia melangkah maju, langsung melepaskan tanganku yang menggenggam celananya. “Charlotte itu dokter, ada dia di sini, kamu tidak akan kenapa-napa di pesta.” Aku pun tidak memohon padanya lagi, langsung mengirim pesan darurat kepada ayahku.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
Terjebak di Dimensi Lain

Terjebak di Dimensi Lain

Nabila
Jendela rumahku gemetar oleh kekuatan guntur yang bergemuruh di langit. Petir menyambar di kejauhan, menerangi malam. Dalam momen kecil itu, beberapa detik cahaya yang membutakan mata menampilkan sosok pria yang berdiri di luar jendelaku. Memperhatikanku. Selalu memperhatikanku. Aku menjalani rutinitas, seperti yang selalu kulakukan. Jantungku berdegup kencang dan berdetak tidak teratur, napasku menjadi dangkal, dan tangan-tanganku menjadi lembab. Tidak peduli berapa kali aku melihatnya, dia selalu menimbulkan reaksi yang sama dariku. Ketakutan, Dan kegembiraan. Aku tidak tahu mengapa hal itu membuatku merasa gembira. Ada yang salah dengan diriku. Tidak normal bagi panas cairan untuk mengalir dalam pembuluh darahku, meninggalkan sensasi terbakar di belakangnya. Tidak biasa bagi pikiranku untuk mulai merenung tentang hal-hal yang seharusnya tidak aku pikirkan. Apakah dia bisa melihatku sekarang? Mengenakan hanya atasan tipis, puting susuku menonjol melalui kain? Atau celana pendek yang kupakai yang hampir tidak menutupi pantatku? Apakah dia suka pemandangan ini? Tentu saja dia suka. Itulah mengapa dia memperhatikanku, bukan begitu? Itulah mengapa dia kembali setiap malam, semakin berani dengan tatapannya sementara aku diam-diam menantangnya. Berharap dia mendekat, sehingga aku punya alasan untuk menempelkan pisau ke lehernya. Sejujurnya, aku takut padanya. Sungguh takut. Tapi pria yang berdiri di luar jendelaku membuatku merasa seolah-olah aku duduk di dalam ruangan gelap, satu lampu menyala dari televisi di mana film horor diputar di layar. Itu sangat menakutkan, dan yang aku inginkan hanyalah bersembunyi, tetapi ada bagian dari diriku yang membuatku tetap diam, membuka diri pada ketakutan. Menemukan sensasi kecil dari situ. Sekarang kembali gelap, dan petir menyambar di daerah yang lebih jauh.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
Mantan dan selingkuhan

Mantan dan selingkuhan

Neliwati Nelisaja
Sandra baru saja menikmati malam pertama semalam bersama suaminya Devano. Tiba-tiba pagi itu mereka kedatangan tamu seorang laki-laki bernama Dendi. Dendi adalah teman semasa kuliah Devano. Mereka seperti sahabat sejak dahulunya. Sandra begitu terkejut ketika ia bersalaman dengan teman suaminya itu. Dendi adalah masa lalu Sandra sekitar tiga tahun yang lalu. Hubungan mereka kandas karena Dendi dijodohkan oleh orang tuanya dengan seorang gadis yang bernama Andini. Karena patah hati dan malu Sandra merantau ke Jakarta lalu bekerja diperusahaan milik Devano. Devano jatuh cinta pada Sandra dan mengajak gadis itu menikah. Dendi sangat terkejut ketika Devano memperkenalkan Sandra sebagai istrinya. Sandra dan Dendi sama-sama gugup tapi mereka menutupi kegugupan itu didepan Devano. Kedatangan Dendi ke Jakarta bertujuan untuk meminta pekerjaan pada sahabat lamanya Devano. Devano memberikan jabatan sebagai salah satu manager di perusahaannya. Waktu berlalu, Sandra dan Dendi sering bertemu. Mereka masih merasakan getar cinta yang sama seperti dulu. Hingga pada suatu malam Dendi dan Sandra tidak bisa mengendalikan diri hingga melakukan hubungan suami istri. Orang tua Devano selalu mendesak Devano agar segera memiliki anak. Ia sudah tidak sabar ingin menimang cucu. Sudah tiga bulan perkawinan Devano dan Sandra tapi belum juga nmenunjukkan tanda-tanda Sandra hamil. Hal itu membuat orang tua Devano marah dan menyuruh Devano mencari istri lain dan menceraikan Sandra. Secara diam-diam Devano memeriksakan dirinya ke dokter. Dokter memberi tahu bahwa dirinya tidak mungkin memiliki anak karena mandul. Devano sedih menerima kenyataan ini. Ia tidak mau menceritakan semua itu pada siapapun. Pada suatu hari Sandra memberi tahu Devano bahwa dirinya sudah terlambat bulan. Dalam hati Devano merasa heran mengapa Sandra bisa hamil sedangkan ia sudah tahu kalau dirinya mandul. Karena penasaran , suatu malam Devano sengaja mengintip istrinya itu. Ia berpura-pura pergi keluar kota untuk urusan kerja. Alangkah terkejutnya Devano menyaksikan perselingkuhan Sandra dengan Dendi sahabatnya sendiri.
8.410.2K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
12.5K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
Terjebak Cinta Sang Mafia

Terjebak Cinta Sang Mafia

Elisabeth Yulyanti
Divya Aleshia perempuan desa yang mengadu nasib di kota Metropolitan, Jakarta. Ia pergi bersama dengan sahabatnya yang bernama Valen patrecia. Keduanya sudah mengenal satu sama lain sejak usia 5 tahun. Saat tiba di Jakarta, keduanya langsung mendapat kontrakan dengan harga yang terjangkau. Valen yang bekerja dalam bidang marketing, mengajukan diri pada salah satu perusahaan yang jaraknya lumayan jauh dari kontrakan, dan beruntungnya ia langsung diterima. Sedangkan Divya sudah mengunjungi hampir seluruh perusahaan yang bekerja dalam bidang komunikasi tapi belum juga ada yang menerimanya. Saat ingin pulang ke kontrakan, Divya tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria yang tingginya sekitar 180 cm, pria itu menatap Divya dengan tajam dan aura kekejaman terasa kental dalam dirinya. Sialnya lagi ternyata pria itu ada seorang mafia yang terkenal seantero negeri karena kekejamannya dalam membunuh orang tanpa memandang status ataupun usia. Bukannya takut, Divya malah menatap pria itu dengan tatapan yang tak kalah mengerikan. Tanpa rasa bersalah Divya pergi begitu saja meninggalkan pria itu sendiri dengan amarah yang memuncak. Keesokan harinya, Divya mendapatkan panggilan dari salah satu perusahaan yang sukses dalam bidang komunikasi, melalui panggilan itu staff perusahaan mengatakan kalau Divya diterima. Mungkin hari ini berpihak pada Divya selain gaji yang memuaskan, perusahaan itu juga dekat dengan kontrakannya. Setibanya Divya di perusahaan ia dipanggil ke ruangan Presdir untuk dimintai keterangan lebih lanjut karena telah menandatangani kontrak kerjasama. Betapa terkejutnya Divya karena Presdir tempatnya bekerja adalah pria yang semalam ia tabrak dan bodohnya lagi ia tak mengucap sepatah katapun seperti permintaan maaf dan malah pergi begitu saja. Pria itu juga tak kalah terkejut, tapi dalam hitungan detik muncul senyuman menyeringai dari bibirnya. Bagaimana kelanjutan cerita nya? Ikuti terus perjalanan cinta yang memiliki segudang lika-liku ini, karena dijamin bakal penasaran.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 281 Times as pembatas ruangan tamu
Read
+Library
PREV
1
...
171819202122
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status