Part 7

Nella tersenyum jahil ke arah Kia dan Nando yang baru bangun tidur, Kia merasa tak enak pada mertuanya karena kesiangan bangun.

"Pengantin baru, gimana tadi malam? lancarkan?" goda Nella.

"Lancar dong ya, sampai telat bangun gitu." sambung Nella di selingi tawanya.

Hal itu kembali sukses membuat kedua pipi Kia memerah, ternyata ibu dan anak suka sekali menggoda dirinya.

"Mama!" tegur Nando merasa tak enak melirik ke arah Kia yang kini menundukkan kepalanya.

"Maaf, maaf. mama terlalu senang nak."

"Tapi Kia jadi malu gitu ma."

"Kia sayang, maafin mama yang lancang bertanya begitu." Kia mengangkat kepalanya dan menggeleng.

"Enggak apa-apa ma, malahan Kia merasa gak enak. hari pertama menjadi menantu di keluarga ini, tapi Kia sudah kesiangan bangunnya."

"Ah, santai saja nak. oh ya, tadi pagi kalian sholat subuh?" Nando dan Kia mengangguk.

"Mama tadi pagi ingin membangunkan kalian berdua untuk sholat berjamaah di masjid, tapi begitu di depan pintu kamar kalian, mama ngerasa gak enak buat bangunin."

"Dan mama sangat beruntung, karena memiliki mantu seperti Kia." Nando merangkul tubuh Kia yang duduk di sampingnya.

"Dia wanita yang soleha." puji Nando yang menatap lekat wajah istrinya.

Nella tersenyum melihat anak dan menantunya, perlahan Nando sudah mulai bisa melupakan bayangan Eva.

Bahkan Nando sudah sangat lama membuang semua barang-barang yang berkaitan dengan Eva. Nella sangat bersyukur untuk hal itu.

********

Setelah selesai melakukan sholat isya, Nando meminta haknya sebagai suami malam itu juga. sebagai seorang istri tentu saja Kia harus memenuhi kewajibannya.

"Kamu gugup sayang?" tanya Nando melihat ketegangan Kia yang telah berbaring di ranjang.

Diamnya Kia membuat Nando gemas, perlahan ia menindih tubuh Kia, mencium kening istrinya dengan mesra.

"Baca doa dulu mas." cegah Kia begitu melihat Nando sangat bernafsu padanya.

Nando tersenyum seraya membisikkan sesuatu di telinganya.

Malam itu mereka melakukannya dengan perasaan bahagia, Kia memberikan miliknya yang paling berharga untuk sang suami. dan Nando begitu bahagia menjadi pria satu-satunya yang pertama untuk Kia.

Takdir seseorang memang tidak ada yang tahu, Kia dan Nando awalnya hanyalah dua orang manusia yang tak saling mengenal. lewat Eva-lah mereka saling mengenal dan berakhir menjadi sepasang suami istri.

********

"Aaaaaaaa! Korea!" teriak Nara begitu bahagia.

Seminggu setelah menikah mereka berdua memutuskan untuk pergi honeymoon ke negara Korea, negara favorit Kia.

"Kamu senang?" tanya Nando mengelus pipi istrinya.

"Sangat senang mas."

Nando memeluk tubuh Kia dari samping dengan sayang.

"Mas, foto yuk!" ajak Kia, Nando tersenyum mengangguk.

Mereka memotret kebersamaan mereka berdua, mengabadikan momen saat berada di Korea.

Kia dan Nando juga bahkan berkeliling ke seluruh tempat-tempat indah yang ada di Korea, seperti destinasi keindahan yang sering orang-orang datangi ke negara ginseng itu.

Sedikit ulasan guyss

Negara Korea Selatan memiliki keindahan alam yang sangat menawan. Juga terdapat banyak sekali bangunan bersejarah peninggalan masa lalu bangsa ini.

Korea Selatan merupakan salah satu negara tertua di dunia ini, yang memiliki sejarah kerajaan yang panjang. Dan kini bangunan-bangunan itu menjadi tempat wisata Korea Selatan yang menarik untuk kita kunjungi.

"Kita mau kemana dulu sayang?" tanya Nando pada Kia.

"Ehmm, pulau Jeju mas."

"Oke."

Seorang pria yang bertugas sebagai pemandu wisata pun menjelaskan secara detail tentang pulau Jeju pada Kia dan Nando.

Pulau Jeju.

memang sangat indah sekali, pulau ini juga sering di jadikan sebagai tempat syuting film dan drama Korea. Kalau anda ke Korea Selatan jangan sampai tidak mengunjungi pulau ini. Kalau di Indonesia ibarat Bali-nya lah. Untuk dapat menikmati objek wisata di pulau Jeju anda bisa menyewa mobil. Jalan terbaik  untuk mengemudi mungkin Route 12. Menyediakan akses jalan ke pesisir sepanjang jalan. Kita bisa melihat pemandangan dan menikmati laut zamrud berwarna dan melonjak camar.

Mendengar itu, Kia jadi tidak sabar untuk segera sampai di pulau Jeju.

Setelah memakan waktu lumayan lama, akhirnya Nando dan Kia sampai di pulau Jeju.

Mata Kia langsung berbinar melihat kota yang ada di Korea itu. ia bahkan membekap mulutnya sendiri dengan kedua tangannya sebagai bentuk spontanitas akibat reaksi terkagum-kagum melihat keindahan di depannya. rasanya tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.

"Waaah, indah sekali ya mas!" puji Kia yang kini mampu mengeluarkan suaranya setelah tadi terhipnotis sesaat.

"Kamu suka?" tanya Nando memeluk tubuhnya dari belakang.

"Sangaaaaattt suka, terima kasih ya mas."

"Terima kasih untuk apa sayang?"

"Untuk semuanya, terima kasih karena mas udah ajak Kia honeymoon ke Korea." ungkap Kia benar-benar terharu.

"Kalau bukan ajak kamu, terus aku harus ajak siapa buat honeymoon Kia?" kekeh Nando mendengar ucapan istrinya.

Kia tersenyum geli, benar juga ya apa yang di bilang Nando. pelukan Nando pada Kia semakin erat, Kia merasa menghangat dengan perlakuan Nando.

"Terima kasih ya allah, aku bahagia dengan kehidupan pernikahan ku. terima kasih sudah memberiku suami seperti mas Nando. terima kasih sahabatku Eva, kini aku tahu kenapa engkau ingin aku dan mas Nando untuk hidup bersama dalam bahtera rumah tangga. semoga kamu tenang disana sayang, semoga pernikahan ku dan mas Nando langgeng sampai maut memisahkan, jangan engkau biarkan kerikil-kerikil kecil mencoba masuk mengusik kebahagiaan pernikahan kami. amin." doa Kia dalam hatinya.

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status