Part 14

Aisyah turun dari taksi dan membayar ongkosnya, ia menatap gedung tinggi di hadapannya dengan senyum yang mengembang.

Segala sesuatunya sudah ia persiapkan dengan mulus, dan ia berharap siang ini ia mendapatkan kepuasan yang sudah di dambanya.

"Nando, aku datang menemuimu sayang." ucapnya senang.

Sebelah tangannya menenteng sesuatu, seperti bekal makan siang.

Aisyah masuk ke dalam kantor milik keluarga Wicaksana, Aisyah menghampiri meja resepsionis.

"Selamat siang mbak," 

"Siang nyonya." sapa balik resepsionis itu menatap Aisyah dari atas ke bawah.

"Apakah saya bisa bertemu dengan Nando?" 

"Pak Arnando Wicaksana maksudnya?" Aisyah mengangguk.

"Sudah buat janji sebelumnya?" Aisyah menggeleng.

"Bilang saja, orang rumahnya datang ingin menemui." 

"Baik, sebentar saya hubungi dulu nyonya.

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status