Share

21. Berbagi Rahasia

Austin merasa tersinggung dan Sia tahu itu. Mereka saling menatap tanpa sepatah katapun lagi setelah Sia berhasil membuat Austin kalah telak.

Berbalik lebih dulu, Austin merasa Sia bukan pelayan rumah biasa. Atau setidaknya, dia memiliki nyali dan sangat keras kepala.

“Jangan ikut campur urusan orang lain jika kau ingin baik-baik saja.” Sia memperingatkan hingga membuat Austin berhenti berjalan.

Maksud Sia bukan tentang Disi, tapi mengenai penglihatannya. Sia memutuskan untuk memberitahu Austin, meski nantinya pria itu memilih untuk tidak percaya, atau malah mengatainya gila, setidaknya, Sia sudah melepas gelisah di hatinya.

Austin berbalik kembali, menatap Sia dan melipat kedua tangan di depan dada, dia memang tidak berpikir untuk mendengarkan gadis aneh ini, tapi dia berniat bicara lebih banyak dengannya.

Satu ketertarikan yang tampak jelas. Mereka bagai langit dan bumi, tapi terasa dekat. Austin merasakannya lebih dulu.

&ldquo

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status