Share

Pt. 21 : Fatira Hamil dan Manda Masuk Rehabilitasi

Thing...

Aku menatap ponselku enggan, notifikasi dari email. Aku hapal nada itu, palingan cuma notifikasi lanjutan dari fakebook, atau tewiter, atau malah ekstragram. Masa bodoh dengan itu, sudah seminggu sejak kejadian video call yang berakhir kegelapan karena entah apa yang Gidae dan pacarnya itu lakukan aku bahkan tidak membuka lagi ektragramku, malas, aku juga butuh pengobatan untuk hatiku yang sudah terlanjur berharap dengan sikap manisnya Gidae selama ini. Aku wanita normal, sangat wajar kan kalau perasaanku yang semula hanya mengagumi berubah menjadi perasan suka layaknya seorang perempuan menyukai seorang lelaki? Lagian juga Gidae gak kalah tampan dari Rounin, aku lemah dengan pesona ketampanan. 

Ddrrrrttt...

Kali ini hanya getar panjang, artinya panggilan telephon masuk ke nomer biasa. Aku mengambil ponselku, melihat nama Silvi terpampang di sana. "Assalamu'alaikum Vi, how are you?" Sapa ku tanpa basa-basi.

"Fine Ara kawai..." sahut Silvi dengan suara imutn
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status