เข้าสู่ระบบTopeng yang dikenakan Kelvin menutupi seluruh wajah, bahkan suaranya pun sudah diubah.Kelvin menggelengkan kepala, lalu berencana mencari kesempatan untuk bertanya kepada Felix nanti."Kenapa dia ... nggak pakai topeng?" tanya Andriyan sambil mengernyit."Kalian ini pertama kali ikut pertemuan kultivator di Kota Yanir ya?" Pada saat itu, dua penjaga bertopeng kepala sapi dan kepala kuda menatap mereka.Kelvin dan Andriyan menoleh dengan rasa penasaran.Kelvin melihat di balik topeng kedua penjaga itu. Mata mereka terlihat menyimpan senyum.Andriyan bertanya, "Dia terkenal?""Tentu saja. Di Kota Yanir, Master Anderson sangat terkenal," ucap orang yang memakai topeng kepala sapi sambil tersenyum. "Pokoknya, malam ini kalian berdua hati-hati saja saat berjalan."Setelah berkata begitu, mereka tidak menjelaskan lagi.Kelvin dan Andriyan saling memandang dengan bingung. Sambil berjalan masuk, Kelvin bertanya, "Dulu waktu kamu ikut, memangnya nggak pernah lihat dia?""Dulu aku memang pernah
Waktu sebelumnya saat berhadapan dengan Ratna, Kelvin sudah berusaha keras menahan auranya. Untungnya saat itu Ratna tidak menyangka Kelvin bisa mencapai Tahap Pemeliharaan Spiritual dalam waktu sesingkat itu, jadi dia tidak terlalu curiga.Kalau tidak, saat itu Kelvin akan sulit menyelamatkan Julia sekaligus membunuh Ratna.Metode untuk menyembunyikan aura sebenarnya tidak terlalu sulit. Setelah melihat sekilas, Kelvin langsung memahaminya. Dia segera menjalankan metode tersebut dan tak lama kemudian berhasil mengendalikan auranya hingga terlihat seperti berada di Tahap Pembukaan Batin tingkat tiga."Menurutmu, kultivator dari Keluarga Jahan bakal datang juga nggak?" tanya Kelvin."Kemungkinan besar," jawab Andriyan.Sambil berbicara, mereka terus berjalan. Orang-orang di sekitar makin sedikit dan mereka berdua juga mengenakan topeng.Topeng Kelvin masih yang berbentuk rubah perak, sedangkan Andriyan memakai topeng hitam pekat.Tak lama kemudian, mereka sampai di sebuah tempat yang mi
"Masalah ini ceritanya panjang," ucap Kelvin sambil menatap Golden. "Kalau nanti aku benar-benar sampai pada situasi hidup mati dengan Keluarga Jahan, kamu benar-benar mau melawan mereka?""Tentu saja!" Golden menambahkan, "Nasib dan hidupku sekarang ini diberikan olehmu. Selama kamu bilang, apa pun akan aku lakukan!"Mata Kelvin sedikit menyipit.Kalau apa yang Golden katakan itu benar, dalam rencana Kelvin menghadapi Keluarga Jahan, orang ini bisa memainkan peran yang sangat besar.Golden bisa menjadi orang dalam untuk Kelvin dan membantunya mengumpulkan informasi.Tentu saja, Kelvin juga belum sepenuhnya yakin. Bagaimanapun, mereka sudah bertahun-tahun tidak bertemu.Golden terlihat jujur, tetapi Kelvin tetap tidak berani langsung memercayainya sepenuhnya. Apalagi setelah berubah wujud menjadi manusia, Golden terus bekerja untuk Keluarga Lukito. Selain itu dari perkataannya barusan, hubungannya dengan David juga tampaknya cukup dekat."Aku masih ada urusan sekarang. Waktunya agak me
Kelvin terlihat benar-benar bingung. Saat mendengar nama Golden, dia sudah mulai curiga.Begitu orang itu menyebut soal memberi makan kacang, Kelvin langsung paham.Orang ini ... adalah anjing di ujung desa mereka yang dulu bernama Golden. Waktu kecil, Kelvin punya banyak Pil Primordial Yang yang dia makan seperti camilan. Kalau sedang tidak ada kegiatan, dia juga sering memberi beberapa butir kepada anjing di ujung desa itu.Hanya saja saat Kelvin berusia belasan tahun, Golden tiba-tiba menghilang. Saat itu, Kelvin bahkan sempat sedih cukup lama."Kamu ... sudah bisa berubah wujud jadi manusia?" tanya Kelvin dengan ekspresi masih tidak percaya.Melihat Kelvin sudah mengingatnya, Golden berucap dengan sangat bersemangat, "Kamu masih ingat aku! Ini aku! Kamu benar-benar ingat!""Hari ini, aku kebetulan disuruh datang ke sini buat menagih sewa. Awalnya aku menunggu di luar, tapi tiba-tiba aku mencium baumu, jadi aku langsung lari ke sini. Pas kulihat, ternyata benaran kamu! Kenapa kamu b
Mendengar perkataannya, Kelvin sedikit mengernyit. Dia sebenarnya tidak ingin memperbesar konflik supaya tidak menimbulkan masalah yang tidak perlu. Dia membalas sambil menggeleng, "Berapa jumlahnya? Aku bantu mereka bayar saja.""Nggak sok hebat lagi?" Orang itu memaki, "Yang paling aku benci adalah pendatang seperti kalian! Sialan! Kalian datang ke Kota Yanir cuma mencemari udara!"Kelvin menahan amarah di dalam hatinya."Sebulan tiga juta, bayar tiga bulan sekali. Total sembilan juta!" kata orang itu dengan nada tidak sabar.Kelvin sedikit mengernyit. Dia tidak menyangka bahwa tempat sekumuh ini pun biaya sewanya bisa sampai tiga juta per bulan. Kota Yanir memang benar-benar mahal, setiap jengkal tanahnya bernilai tinggi.Tentu saja, peluang di tempat ini juga jauh lebih banyak dibanding kota-kota lain."Cepat bayar! Jangan bertele-tele. Waktuku mahal!" maki orang itu.Pada saat itu, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki.Kelvin menoleh ke arah suara itu. Tak lama kemudian, dia mel
Tanpa terasa, Kelvin sudah sibuk sampai sore hari.Kelvin tidak melanjutkan mengetuk pintu lagi. Dia berencana mulai besok menyewa sebuah rumah kecil di sini dan membuka klinik. Hari ini, dia sudah mengobati cukup banyak orang dan hasilnya terlihat cukup jelas. Jika kabar tentang pengobatan gratisnya menyebar, orang-orang di sini kemungkinan akan datang sendiri ke tempatnya.Kelvin menelepon Niveria dan mengabari bahwa hari ini dia tidak pulang. Dia meminta Niveria untuk tetap menginap di rumah orang tuanya satu hari lagi. Setelah itu, dia pun kembali ke rumah Andriyan.Kelvin juga menerima kabar dari pihak pengelola Kompleks Zenada bahwa kira-kira butuh satu hari lagi untuk mengembalikan vila mereka seperti semula.Kelvin harus mengakui bahwa efisiensi Kompleks Zenada memang luar biasa.Setelah makan malam, Kelvin keluar bersama Andriyan. Mereka hendak menghadiri pertemuan kultivator minggu ini.Keduanya berjalan menuju luar gang. Baru beberapa langkah, Kelvin dan Andriyan melihat di
"Sebelum kamu dibunuh, kamu akan dibuat pingsan dulu. Setelah itu, akan ada orang yang membantu agar kamu dan Tia berhubungan." Usai berkata demikian, tatapan Charles perlahan menjadi dingin. Dia melanjutkan, "Aku sebenarnya nggak mau bertindak sampai sejauh ini. Tapi Nak, kamu benar-benar nggak tah
Ekspresi Charles sedikit bergetar."Kalau dibandingkan dengan Niveria, Shintia itu kalah dalam segalanya. Dari penampilan, bentuk tubuh, latar belakang keluarga, pembawaan diri, sampai kepribadiannya, nggak ada satu pun hal darinya yang bisa menyaingi Niveria." Kelvin melanjutkan, "Kalau bukan karen
Di vila Keluarga Limanta.Tepatnya di depan vila, sebuah mobil berhenti mendadak dengan kecepatan tinggi.Dari kursi belakang, Daniel turun dengan tergesa-gesa, lalu langsung berlari masuk ke vila. Raut wajahnya dipenuhi kepanikan dan kegelisahan.Begitu masuk, pembantu yang sedang membersihkan vila
Kelvin menyimpan kembali kantong jarumnya, lalu keluar dari kamar mandi.Begitu melihatnya keluar, Charles langsung berbicara sambil tersenyum ramah, "Kelvin, silakan duduk."Kelvin tersenyum tipis, lalu berkata, "Um ... gimana kalau aku langsung naik saja untuk mengobati Shintia dulu? Sejujurnya, s







