Wajah Lu Changyun langsung membeku saat menatap raksasa mengerikan itu, yang tingginya ratusan kaki. Terlebih lagi, tubuh yang sangat menakutkan ini dikelilingi oleh aura pertempuran yang menyala-nyala, dan matanya bersinar dengan cahaya merah darah yang mengerikan. Berdiri di sana, ia seperti puncak kuno yang menjulang tinggi, seperti raksasa ilahi, memberikan perasaan tak terkalahkan kepada orang-orang.Sebelumnya, Lu Changyun meremehkan Lin Tian, yang berada di peringkat ke-27 di Yunzhou, terutama ketika para jenius dari Ngarai Shengmo mengikuti Lin Tian. Namun setelah menyaksikan pertempuran Lin Tian secara langsung, ia kehilangan kepercayaan dirinya, meskipun Lin Tian berada di peringkat kedua di Jingzhou.Namun, karena Lin Tian secara khusus menantangnya, dia tidak punya pilihan selain berdiri. Sosok Lu Changyun berkelebat dan mendarat di platform pertempuran kuno. Bahkan sambil berdiri, dia masih harus mendongak ke arah raksasa yang tingginya ratusan kaki. Itu terlalu besar, se
閱讀更多