Share

Bab 84

"Jak, ngomong-ngomong Saskia kemana? Dia ikut nginep disini kan malam ini?" tanya Bu Lina.

"Oh Saskia ada di rumah Bu, dia kecapekan abis meeting sama klien tadi. Jadi aku suruh istirahat di rumah saja. Kasihan kalau disini dia tidurnya tidak nyaman," ujar Jaka.

"Duh menantu itu ya nggak ada kasihannya sama mertua, bukannya ditungguin disini kek," gerutu Bu Lina.

"Sudahlah Bu, kan Saskia sedang hamil tua, wajar kalau sering kecapekan," bela Jaka.

"Halah bilang aja Mbak Saskia males Mas nginep disini, masa mengurus ibu mertuanya saja tidak mau," sahut Imel.

Jaka tidak menjawab lagi celotehan dari ibu dan adiknya tersebut karena saat ini pikirannya dipenuhi oleh Kinan dan sang anak yang tampan itu.

Sebagai seorang lelaki tentu Jaka sangat bahagia jika mempunyai keturunan seorang lelaki, apalagi jika memiliki anak lelaki setampan anak yang dilahirkan Kinan. Seandainya dia dulu mau bersabar sebentar lagi. Ah penyesalan memang selalu datang di akhir.

ūüíē

Sementara itu Saskia sedang bersenan
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status