Chapter: Bab 46“Apakah kamu sudah lega?” tanya Fitri pada Nayra ketika mereka sudah kembali ke rumah. “Iya, Tante. Terima kasih banyak, berkat Tante, om Wisnu dan Abang semua jadi berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apa-apa.” “Itu sudah menjadi tugas Tante. Disini Tante adalah pengganti orang tua kamu, Nay. Apapun yang terjadi sama kamu, maka Tante yang bertanggung jawab.” “Mulai Minggu besok aku mau ambil alih butik milik Mama, aku juga udah bicara sama Tante Tika dan dia senang mendengarnya.” Kata Nayra sambil menatap Fitri. “Tante gimana kamu aja, Nay. Tapi kalau kamu belum benar-benar siap, kamu bisa nunggu sampai siap. Jangan pikirkan biaya hidup atau segala macam, kami masih sangat mampu untuk membiayai kamu. Disini kamu adalah anak Tante,” jawab Fitri yang merasa kasihan pada keponakannya itu. “Aku sudah sangat baik, Tante. Jadi aku mau menyibukan diri, aku gak mau terus menerus diam dan akhirnya kembali memikirkan apa yang sudah terjadi. Tidak munafik, Nayra sangat sedih dengan
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: Bab 45Albi pulang lebih dulu ke rumah yang biasa dia tempati bersama dengan Nayra. Rumah itu adalah rumah impian keduanya dulu, mereka yang membangun rumah itu secara bersama dan menata semua sesuai keinginan Nayra. Namun sekarang rumah itu seperti tidak ada nyawa, sepi dan sunyi. Albi yang baru ditinggal beberapa Minggu sudah merasa hampa. “Nay, aku merindukan kamu. Aku rindu masakanmu, aku rindu sambutan kamu ketika aku baru pulang, rindu cerewet kamu dan keluh kesah kamu. Maaf karena sudah mengecewakan kamu, maaf karena sudah membuat kamu terluka. Aku salah, aku mengaku salah. Izinkan aku memperbaiki semuanya, aku ingin kembali dan bahagia denganmu lagi, Nay.” Albi memeluk pakaian Nayra yang masih ada di rumah itu. Parfum sang istri masih tercium olehnya. Albi sangat menyesal, namun dia juga sadar jika sesalnya tiada guna. Dia hanya bisa berdoa semoga Nayra bisa memberinya kesempatan kedua. “Tuan, ada surat.” Art yang berada di rumah Albi mengetuk pintu. Albi berjalan dan membuka pin
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: Bab 44“Aku …,” “Mas Albi,” panggil Aninda dari belakang. “Dokter mencari kamu, Mas. Katanya ada sesuatu yang akan disampaikan mengenai kondisi bayi kalian.” imbuh Aninda tanpa menatap Nayra sama sekali. “Baiklah,” Albi menatap Nayra kembali. “Aku akan menemuimu nanti di rumah Tante Fitri, sekarang aku masuk dulu setelah selesai berbicara dengan dokter aku akan bicara dengan kamu, Nay.” “Pergilah!” jawab Nayra. Albi pergi namun tidak dengan Aninda. Wanita itu justru masih terdiam di hadapan Nayara sambil tersenyum puas. Entah apa yang Aninda rencanakan sekarang, yang jelas ketidak sukaan Aninda sangat terlihat oleh Nayra. Nayra tidak peduli, toh dia sebentar lagi akan menggugat cerai Albi dan tidak akan ada hubungan apa-apa lagi dengan keluarga Albi. “Apa kabar, Mbak?” tanya Aninda. “Seperti yang kamu lihat,” jawab Nayra. “Aku melihat Mbak tidak baik-baik saja.” “Kenapa aku harus tidak baik-baik saja?” tanya Nayra sambil terlihat tenang. “Mbak sakit dan masuk rumah sakit, kemarin ak
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: Bab 43“Tarik semua saham yang kita tanam di perusahaan Albi!” pinta Arkan pada asisten pribadinya.“Baik, tapi ada apa?” tanya asisten pribadi Arkan yang memang satu usia dengannya dan ternyata sahabatan itu. “Aku tidak mau menanam saham lagi di perusahaan itu. Dia menyakiti orang-orang terdekat ku, maka dia tidak boleh kita bantu. Putuskan juga kerjasama dengan perusahaan kita, aku tidak mau ada hubungan lagi dengan perusahaannya.” “Nayra?” “Ya, dia sudah berani melukai Nayra. Aku sudah percayakan padanya untuk menjaga dan melindungi Nayra, namun dia malah bertingkah dan menyakiti Nayra. Tidak ada toleransi lagi, aku ingin kamu mengurus semuanya dan bereskan dengan cepat!” tegas Arkan. “Jika perusahaanmu sudah menarik saham dan memutuskan kerjasama, aku pastikan semua yang ikut menanam saham pada perusahaan itu juga akan menarik saham mereka. Apakah tidak apa?” “Aku tidak peduli, lagian sekarang Nayra tidak akan mendapatkan uang dari dia lagi. Jadi aku tidak peduli jika dia bangkrut s
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: Bab 42Albi berdiri di samping box tempat tidur bayi. Dia menatap bayi yang baru satu hari lahir itu, melihat bayi itu membuat Albi tersenyum. Tidak munafik jika Albi bahagia karena sudah menjadi seorang ayah. Diusapnya pipi bayi itu dengan lembut dan hati-hati, tanpa disangka Laila melihat apa yang Albi lakukan. Laila yakin jika Albi mulai luluh sekarang. “Dia adalah putramu, Bi. Sekarang kamu sudah menjadi seorang ayah, apakah kamu tidak kasihan pada anak yang tidak berdosa ini? Dia tidak tahu apa-apa, apakah kamu tega membiarkan dia tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah? Sadarlah, wanita yang sudah memberikanmu anak adalah Kharisma, bukan Nayra. Jika sekarang kamu belum bisa menerima kehadiran Kharisma, cobalah untuk tinggal bersama dan menjaga serta merawat anak kalian secara bersama. Ibu yakin jika kamu dan Kharisma tinggal bersama, maka akan ada tumbuh rasa dihati kamu.”“Tapi aku mencintai Nayra, Bu. Aku tidak ingin menyakiti istriku lagi.” “Tapi Kharisma pun adalah istrimu juga, B
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: Bab 41Kharisma merasakan sakit pada perutnya, saat di periksa ternyata tekanan darah Kharisma sangat tinggi. Mengingat Kharisma sedang mengandung, dokter menyarankan agar Kharisma segera di tindak guna menyelamatkan anaknya. Untuk ibu hamil yang dan memiliki tekanan darah tinggi sangat berbahaya untuk bayi dalam kandungannya. Kehamilan Kharisma baru menginjak 8 bulan, Laila maupun Albi tidak mau mengambil resiko. Keluarga Kharisma pun setuju, sampai akhirnya hari itu juga Kharisma segera di tangani. Albi khawatir, tentu saja pria itu khawatir pada keselamatan calon anaknya. Dia juga khawatir pada Kharisma, walau bagaimanapun Kharisma adalah ibu dari anaknya. Albi berdoa semoga semua baik-baik saja, sejenak dia melupakan Nayra dan justru fokus pada wanita yang sedang menjalani operasi itu. “Kenapa bisa seperti ini?” tanya Indra yang baru saja tiba di rumah sakit bersama dengan Alifa. “Tekann darah Risma sangat tinggi, jadi harus segera di tindak karena akan membahayakan calon anak kami.”
Last Updated: 2026-04-24