Tak Merelakan Mu Mati

"Sudah." Jhon beranjak menegakkan punggung. "Ayo bangun dan pergi da—" Ucapan pria itu menggantung. Ia terbelalak mendapati darah merembes pada pakaian Aleta, dan pada tangannya sendiri.

"Aleta!!!"

Jhon panik luar biasa. Kontan ia mengangkat pundak lurus gadis itu. Begitu wajahnya dan wajah Jhon saling berhadapan. Air mata Jhon seketika bercucuran tanpa ampun.

"Aleta!" Dengan isak tangis menyayat hati, ia merangkul gadis itu erat-erat.

"Aleta!" sebutnya seiring dengan tangisan yang mulai menyeruak sampai luar.

Tangisan Jhon berhasil memancing perhatian Sky yang tengah mencongkel peluru pada lengannya.

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status