Share

Bab 20 Perfect

Ran bergegas keluar setelah selesai bersiap-siap. Saat tiba di luar, papa, kakak, kakak ipar dan juga keponakannya sudah siap-siap untuk berangkat.

“Papa,” sapa Ran saat menuruni anak tangga.

“Aunty, aku berangkat sekolah dulu sama Mama,” teriak keponakannya Ran. Ran menganggukkan kepala dan melambaikan tangan kepada anak kecil itu.

Keluarga kecil Theo pergi dari rumah duluan.

“Ran,” panggil Tito sambil berdiri di dekat ambang pintu.

“Iya, Pa,” sahut Ran.

“Kamu yakin mau bawa mobil sendiri?” tanya pria itu.

“Iya Pa, Ran nggak mau repotin Lie terus,” ujar Ran.

“Nggak mau repotin Lie atau … supaya kamu bisa bebas pergi ke mana pun?”

Ran mengerucutkan bibirnya. “Papa ih …,” keluh Ran.

Tito mengusap kepala Ran. “Iya, ini kunci mobil kamu. Eh, tapi Lie mana?” tanya Tito pada putrinya itu.

&ld

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
DMCA.com Protection Status