Short
Lies of the Mafia Husband

Lies of the Mafia Husband

Par:  uniComplété
Langue: English
goodnovel4goodnovel
8Chapitres
3.0KVues
Lire
Ajouter dans ma bibliothèque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Shortly after we said "I do," the Family sent my husband, Dario, down to the Mexican border. He told me it was a meat grinder down there—cartel territory. where guys were zipped into body bags every day. He said he had to go—to expand the territory, for the glory of the Family. He claimed it was too dangerous and that his enemies would paint a target on my back, so he wouldn't take me with him. I believed him. I stayed behind in his old, rot-infested house in New Jersey, taking care of his bitter, spiteful parents. I spent my days and nights in the Family's moldy laundromat, washing bills stained with blood. He told me he sent every dime he made down there to the widow of a brother who took a bullet for him. He asked me to be understanding. I never complained. Day after day, I pressed expensive suits in that humid laundromat, waiting for him to come home. It wasn't until the eighth year that a mobster came back drunk. When I asked about Dario, he froze, then sneered at me through a haze of alcohol. "Dario? Are you kidding? He’s been a King in Manhattan for years. He’s the youngest Underboss of the Corleone family." I stood frozen, the iron in my hand burning a hole right through a shirt. "And he got married seven years ago. Biggest cathedral in New Jersey. Half the mob was there to toast the groom..." He pulled a crumpled photo from his leather jacket. Snuggled up against my husband was a woman in a high-end couture gown—the very same "poor, widowed sister-in-law" he had told me about. The next day, I contacted a fixer who specialized in fake IDs. On the application for a one-way ticket to Europe—a ticket to vanish off the face of the earth—I filled in the fake name I had prepared long ago. He trapped me for seven years with a sham marriage. From now on, I’d be done with this damn loyalty.

Voir plus

Chapitre 1

Chapter 1

Madeline Crawford keluar dari rumah sakit, memegang hasil tes di tangannya yang gemetaran. Air mata menggenang di matanya, namun tidak bisa dipastikan apakah dia senang atau sedih.

“Miss Crawford, Anda hamil.” Sekali lagi, kata-kata dokter tadi terngiang di telinganya.

Tiga bulan yang lalu, ia menikahi Jeremy Whitman; tuan muda pertama dari sebuah keluarga bergengsi yang menjadi sumber rasa iri di seluruh Glendale.

Pada hari pernikahan mereka, setiap wanita di kota ini sangat iri dengannya. Ia juga berpikir kalau ia adalah gadis yang paling bahagia dan paling beruntung di muka bumi.

Sejak ia bertemu Jeremy saat ia berusia sepuluh tahun, sebuah bibit telah tertanam di hatinya.

Dalam usaha membuat dirinya sederajat dengan Jeremy dan kembali mencuri pandang ke arahnya dalam kerumunan, ia bekerja keras untuk memperbaiki dirinya selama dua belas tahun penuh.

Ia selalu merasa bahwa mereka berasal dari dua dunia yang berbeda. Ia seperti anak liar yang tumbuh besar dalam reruntuhan. Bagaimana bisa ia punya hubungan semacam ini dengan pria seperti Jeremy?

Akan tetapi, tidak tahu pasti apakah ia diberkahi Tuhan, atau apakah Dewa Nasib sedang bercanda dengannya. Tiga bulan lalu, ia menghadiri pesta ulang tahun temannya. Pagi harinya, saat terbangun, ia melihat Jeremy terbaring di sebelahnya.

Noda merah di sprei yang bersih terlihat sangat mencolok mata. Menggambarkan apa yang terjadi antara dirinya dan Jeremy pada malam sebelumnya.

Sebelum ia bisa memahami situasinya, terdengar ketukan di pintu diikuti serombongan wartawan yang memblokir jalan keluar. Mereka tidak sabar untuk menerbitkan berita tentang Jeremy yang menghabiskan malam bersama seorang wanita misterius.

Keluarga Whitman adalah keluarga paling sukses di Glendale. Terbukti bahwa mereka adalah keluarga aristokrat dengan reputasi tak tercela. Old Master Whitman adalah orang tua konservatif. Setelah ia mengetahui tentang skandal itu, ia segera mengumumkan pernikahan antara Jeremy dan Madeline.

Semuanya seperti mimpi bagi Madeline. Namun, itu bukan mimpi yang indah.

Jeremy tidak mencintai dirinya sama sekali. Sebaliknya, pria itu memandang rendah dirinya. Jeremy membencinya. Membencinya karena ada dan membuatnya mengecewakan gadis yang dicintainya, Meredith Crawford; yang juga adalah saudara perempuan terkasih Madeline.

Apapun itu, Madeline mengumpulkan keberanian untuk menelepon Jeremy.

Seperti bisa diduga, panggilan teleponnya ditolak. Maka dari itu, dengan ragu-ragu ia hanya bisa mengirim pesan singkat untuk mengatakan bahwa ada sesuatu yang harus dia bicarakan dan berharap Jeremy bisa datang ke rumah malam itu.

Pernikahan mereka sudah berjalan tiga bulan sekarang, tapi Jeremy tidak pernah bermalam di rumah. Madeline selalu sendirian di dalam kamar tidur, dan ia tahu persis di mana suaminya menghabiskan malam.

Jeremy tidak mengangkat teleponnya, dan tidak membalas pesan singkatnya. Hati Madeline menjadi dingin; ia tahu Jeremy tidak akan pulang ke rumah lagi malam ini.

Dengan kesimpulan ini, ia mandi dan sudah bersiap untuk tidur saat pintu dibuka dengan kasar diiringi dengan suara yang sangat keras.

Ia mengangkat kepalanya dan merasa takut saat ia melihat seraut wajah tampan tapi dingin itu. Jantungnya mulai berdetak tak terkendali.

“Jeremy, kau pulang,” dengan hati-hati ia memanggil namanya. Wajah bersihnya menyunggingkan seulas senyum tipis.

Tapi ternyata, saat ia mendekati Jeremy, pria itu mencengkram lengannya dan dengan kasar melemparnya ke tempat tidur.

Sendi-sendi jari tangannya terlihat berbeda saat Jeremy memaksa untuk mencubit dagu Madeline. Matanya penuh dengan aura kemabukan dan amarah.

“Madeline, kau sangat menyukai itu, bukan? Sampai ke titik dimana kau memanjat tempat tidurku memakai cara yang sangat menjijikkan, hah?” suara Jeremy begitu menarik. Di dalam suaranya terdapat kebencian dan ejekan.

Wajahnya memucat saat ia menatap pria yang telah dicintainya selama dua belas tahun dan pada saat yang bersamaan hatinya berdenyut oleh luka.

“Jeremy, kau salah sangka terhadapku…”

“Salah sangka terhadapmu?” pria itu menatapnya dengan hina dan terkekeh dalam-dalam. “Madeline, kenapa kau masih berpura-pura?”

Setelah ia mengatakan itu...
Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Pas de commentaire
8
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status