Short
My Sister Stole My Groom I Married The Don

My Sister Stole My Groom I Married The Don

Por:  PeachyCompleto
Idioma: English
goodnovel4goodnovel
11Capítulos
9.6Kvisualizações
Ler
Adicionar à biblioteca

Compartilhar:  

Denunciar
Visão geral
Catálogo
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP

I'm the De Luca family's dirty little secret, their bastard daughter. And I was stupid enough to fall for Marco Moretti, the heir to our rivals. On our wedding day, my sister, Isabella, drugged me. When I woke up, she was wearing my dress. Standing at the altar. Becoming his wife. Heartbroken, I ran to a bar to drown my sorrow. And that’s where I discovered I was pregnant. Marco held me, crying. He swore he loved me, only me. He promised he’d divorce Isabella as soon as our child was born. But on the day I gave birth, Isabella murdered us both. Me and my baby. That’s when I finally understood. Marco would always choose a true-blooded princess of the Cosa Nostra. And me? The bastard? I was just a loose end. A problem to be erased. Then I opened my eyes. I was back. Back on the day she drugged me. Their wedding day. This time, I'm not marrying the heir. I'm marrying the Don. But first... I'm going to ruin this wedding.

Ver mais

Capítulo 1

Chapter 1

Aula pesta dipenuhi kehangatan cahaya dan riuh tawa ketika aku dorong pintu kayunya yang berat.

Lampu kristal berkilauan di langit-langit. Asap cerutu ayah melayang perlahan penuhi udara. Mereka sedang pesta, rayakan penetapan Bella sebagai pewaris resmi Keluarga Basuki, sekaligus pengambilalihan seluruh operasi pesisir Pantai Timur yang akan dimulai hari Senin nanti.

Kedatanganku seolah buat suhu ruangan turun drastis. Ibu berdiri di meja utama sambil pegang gelas sampanye. Senyumnya langsung retak saat lihat aku.

"Gemma?"

Dia letakkan gelasnya, lalu tepuk pelan bahuku yang basah kuyup, seringan orang yang sedang singkirkan debu dari jaket.

"Kamu basah banget. Kenapa nggak kasih kabar dulu sebelum datang?"

Kemudian tatapannya jatuh pada map yang aku peluk erat di dada. Pupil matanya langsung membesar.

"Ibu." Suaraku bergetar, sementara air hujan terus menetes basahi karpet Persia di bawah kakiku. "Aku bawa hasil laboratorium. Aku mau ...."

Ayah perlahan letakkan pemotong cerutu peraknya. Pelan. Disengaja. Kuku Ibu cengkeram lenganku, tarik aku menjauh ke sudut ruangan yang lebih gelap.

"Jangan malam ini," desisnya tajam. "Lihat situasinya, Gemma. Ini malam penting bagi Bella. Jangan berani-berani hancurin."

Aku terpaku.

"Cukup." Suara Ayah potong dari meja utama.

"Kita sudah baca laporan itu, Gemma. Keluarga sudah ambil keputusan."

Dia sedikit condongkan tubuh. Nada suaranya begitu rendah, namun terasa seperti vonis kematian.

"Bella nggak akan jalani prosedur pengambilan sumsum tulang."

Tubuhnya berdiri tegak bak dinding hitam yang nggak tergoyahkan. Dia bahkan nggak lirik berkas di tanganku.

Sepasang mata abu-abunya yang dingin menyapuku, penuh rasa lelah dan jijik.

"Kamu terobos masuk ke sini," katanya pelan. "Di depan para sepupu dan rekan bisnis keluarga, hanya untuk minta agar Bella dibius dan diambil sumsum tulangnya demi selamatkan hidupmu?"

Dia mendekat sedikit lagi.

"Apa kamu ngerti seberapa besar dampak operasi itu? Hari Senin Bella akan ambil alih jalur pelayaran senilai 480 triliun. Dia nggak boleh ada dalam kondisi lemah."

Rasa dingin merayap masuk hingga ke tulangku. Mereka memang sudah tahu. Mereka baca laporan yang salah. Mereka kira akulah yang menderita leukemia dan mereka pilih berpesta sambil tanda tangani hukuman matiku.

"Ayah." Aku mendongak, gigi-gigiku bergemeletuk tahan dingin. "Laporan itu salah. Aku bisa jelaskan …."

"Aku nggak tertarik dengan sandiwara," potongnya dingin.

"Kalau kamu butuh biaya pengobatan, minta saja ke Martin. Jangan korbankan adikmu."

Martin Cilando.

Aku noleh ke arah pria yang berdiri di dekat perapian. Tunanganku. Pewaris sindikat Cilando. Pria yang saat berusia enam belas tahun, pernah berlutut di hadapanku dan bersumpah akan lindungi aku seumur hidup.

Dia jalan hampiri kita, namun pandangannya bahkan nggak tertuju ke aku. Mata itu lebih dulu cari Bella yang duduk di meja utama kenakan gaun sutra warna sampanye, secantik boneka porselen di bawah cahaya lampu.

Barulah kemudian dia menatapku.

"Gemma," ucapnya lembut, dengan nada yang biasa digunakan untuk tenangkan seekor anjing yang ketakutan. "Ayahmu benar. Hari Senin Bella akan ambil alih pelabuhan. Nilai asetnya capai 480 triliun. Dia nggak boleh lewatkan upacara itu."

"Dia saudara kembarku." Suaraku nyaris pecah. "Kalau dia donorkan sumsum tulangnya, dia bisa selamatkan aku."

"Setelah itu dia butuh tiga bulan masa pemulihan?" Dia jongkok di depanku, lalu cengkeram daguku.

Sentuhannya sedingin es.

"Tiga bulan dalam kondisi lemah sementara para sepupu mulai incar kekuasaannya? Jangan egois."

Aku hanya menatapnya. Perutku terasa mual. Aku palingkan wajah dari mereka semua, lalu memandang Bella.

Dia masih duduk anggun di ujung meja. Gaun sutra warna sampanyenya pantulkan cahaya dengan indah. Wajahnya tujuh puluh persen sama denganku. Namun sejak kecil seratus persen kasih sayang keluarga selalu jadi miliknya.

"Bella." Suaraku hampir tenggelam oleh suara hujan di luar. "Kamu tahu apa yang mereka minta kamu lakukan demi aku. Dan kamu benar-benar bilang … apa pun yang terjadi … kamu nggak akan lakukan itu?"

Bella lebih dulu melirik Ibu, hadiahkan senyum lembut yang selalu mampu tenangkan siapa pun. Barulah dia noleh ke aku. Tatapannya tenang dan dingin.

"Nggak sama sekali."

"Pemeriksaan fisik untuk penetapanku sebagai pewaris tinggal tiga hari lagi. Aku harus ada dalam kondisi sempurna."

Dagunya terangkat angkuh.

"Aku nggak akan hancurkan masa depanku hanya karena kamu."

Aku pejamkan mata. Yang aku rasakan bukan amarah, melainkan sensasi jatuh.

"Tentu saja," bisikku lirih. "Warisanmu jauh lebih penting."

Dan saat itulah kesabaran ayah akhirnya benar-benar habis.

Expandir
Próximo capítulo
Baixar

Último capítulo

Mais capítulos

Para os leitores

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

avaliações

Harls
Harls
In the story, Isabella didn't kill them baby. She let it live to claim as her own.
2025-10-31 05:50:04
1
0
11 Capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status