~ Penthouse Roland, Los Angeles ~Beberapa hari berlalu setelah Roland kembali ke New York. Michelle masih belum bisa melupakan sederet kenangan manis dan erotis yang mereka ciptakan sejak hari itu.Tak ada halangan sedikit pun yang merusak gairah mereka. Keduanya saling melapaskan kerinduan pada sensasi yang sudah lama tidak dirasakan.Hasrat duniawi yang bertahun-tahun terpendam telah terpuaskan secara menggebu-gebu. Seperti seekor binatang buas yang kelaparan, Roland memuaskan diri sepuasnya.Tidak! Tidak ada kepuasan bagi diri Roland pada kenikmatan tubuh Michelle.Pria itu selalu melahap Michelle setiap kali memiliki waktu berdua. Bahkan beberapa jam sebelum keberangkatannya ke New York, Roland Kembali mengguncang Michelle yang pasrah tak memberontak.Semua itu karena gejolak gairah yang terpendam selama bertahun-tahun telah menemukan titik pelepasan sempurna.Wajah Michelle diselimuti semburat rona merah setiap kali isi kepalanya terpenuhi bayangan-bayangan vulgar itu.Tidak pe
Ler mais