Mengerjapkan mata, pria yang sejatinya pernah menduda satu kali itu menatap lamat istri keduanya. Disamping anak-anaknya, Keyla, sosok yang ia kenal jauh sebelum pernikahan mereka, tengah tertidur dengan sangat pulasnya.“Loh, kok nggak kayak yang mereka infoin di grup ya?”Setelah menutup sesi permintaan masukannya, pesan terus datang silih berganti, menginformasikan hal-hal berbau dewasa yang tak Fathan mintai.Katanya, para istri yang mendepak suaminya untuk tidur di halaman itu, akan menunggu suami mereka untuk melancarkan rayuan. Tapi mana?! Mana?! Jangankan menunggu, Keylanya saja malah asyik mendengkur, jauh berbeda dengan apa yang teman-temannya informasikan.Merasa telah diberi harapan palsu padahal jantungnya sudah berdebar-debar, Fathan pun menepuk pundak Keyla, berniat untuk membangunkan istri mudanya itu.“Key.. Keyla.” Tak ada tanggapan. Keyla hanya memutar posisi tidurnya, lalu memunggungi Fathan.“Ya Tuhan, kok begini sekali hidup saya.” Keluh Fathan, mendramatisir ke
閱讀更多