Mag-log in
Library
Maghanap
Win the Prize
Mga Paligsahan
benepisyo
Reward ng mga Manunulat
Author Brand
Author Project
Gumawa
Mga Ranking
Maghanap
Mga Nobela
Maikling Kwento
Lahat
Romance
Mafia
System
Fantasy
Urban
LGBTQ+
YA/TEEN
Paranormal
Mystery/Thriller
Eastern
Games
History
MM Romance
Sci-Fi
War
Other
Lahat
Romance
Emotional Realism
Mafia
MM Romance
Mitolohiya
Fantasy
Campus
Imagination
Rebirth
Kilig
Mystery/Thriller
Alamat
POV ng lalaki
Home
/
Rumah Tangga
/
Pamanmu Adalah Suamiku /
Kabanata 81 - Kabanata 90
Lahat ng Kabanata ng Pamanmu Adalah Suamiku: Kabanata 81 - Kabanata 90
118 Kabanata
81. Kamu Sudah Siap
“Biarkan aku bicara!” Shinta memotong perkataan Brian. Alena memegang tangan Brian kembali seraya memberikan tanda pada sang suami agar memberikan kesempatan bagi sang kakak ipar untuk bicara. Dia tersenyum saat melihat Brian menganggukkan kepalanya. Lalu dia kembali fokus dengan kakak ipar yang ada di depannya.
Magbasa pa
82. Semakin Menggila
"Erica, mengapa kamu semakin menggila seperti ini?” Alena kembali bertanya pada sang kakak. “Kamu yang membuatku seperti ini.” Alena menggelengkan kepalanya dia masih tetap saja mendengar sang kakak menyalahkan dirinya. Namun, dia terus
Magbasa pa
83. Dia Bukan Suamiku
"Apa yang terjadi? Katakan padaku?!” tukas Alena pada Caca dan juga Carla. “Ikutlah denganku! Nanti akan aku jelaskan,” jawab Caca. Alena pun mengangguk dan dia berjalan ke luar dari kafe bersama Caca dan juga Carla. Meski di dalam benaknya begitu banyak p
Magbasa pa
84. Jangan Menjadi Gila
“Nenek ...,” Caca menyebut nama sang nenek. “Caca, kamu tetap di rumah sakit dan temani tante kecilmu. Sedangkan kamu Theo dan Shinta kalian berdua ikut denganku!” “Baik, Bu,” jawab Shinta yang langsung memegang tangan
Magbasa pa
85. Cinta Tapi Selingkuh
Alena terus melihat ke arah orang yang dikenalinya. Dia berniat untuk keluar dan menghampiri orang itu. Namun, orang itu sudah pergi. Sehingga dia memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya menuju ke rumahnya. Tidak berselang lama dia pun tiba di rumahnya. Dia melihat Carla yang sudah ada di sana. Dia pun mendekat ke arah wanita itu dan melihat ada gaun yang tergantung di dekat Carla.
Magbasa pa
86. Dia Kekasihmu
Alena melihat ke arah orang yang baru saja bicara. Betapa terkejutnya dia melihat seorang pria yang sangat dirindukannya. Tanpa basa-basi lagi dia memeluk pria itu. “Sayang, aku merindukanmu,” ucap Alena sembari terus memeluk pria itu. Semua o
Magbasa pa
87. Penuh Dengan Kenangan
Alena sedikit kesal setelah mendengar jawaban orang yang ada di ujung telepon. Namun, dia terus mendengarkan yang dikatakan orang itu karena dia ingin tahu apakah orang itu memang tahu tentang sang suami atau hanya membohonginya saja. “Apa kamu ingin bertemu denganku secara langsung?” tanya Alena yang sedikit terkejut dengan keinginan orang itu. Dia menolak untuk bertemu dengan orang itu karena baginya itu tidak perlu. Sebab dengan bicara melalui saluran telepon sudah cukup. Akan tetapi, orang itu memaksa ingin bertemu secara langsung.
Magbasa pa
88. Jangan Bermain Api
"Kamu tahu namaku rupanya,” ucap pria itu sembari tersenyum dan melepaskan cengkeramannya. Alena terpaku mendengar jika pria itu juga bernama Brian. Dia terus menatap pria yang ada di hadapannya dengan saksama. Aura yang terpncar dari pria itu sama dengan yang aura sang suami. “Mengapa diam? Apakah hatimu sudah mulai bergetar saat aku ada di depanmu?” tanya Brian pada Alena yang terus memandanginya. “Namamu memang sama dengan nama suamiku. Namun, sifatmu sama seper
Magbasa pa
89. Kamu Bodoh
Alena mengernyit saat melihat orang yang masuk ke ruangannya sembari merah-marah. Orang itu terus saja menggerutu dan menyalahkan dirinya. “Ayolah, Mika ... apa yang sudah aku lakukan padamu? Apakah aku mencuri kekasihmu? Sama seperti yang kamu lakukan padaku?” Alena bertanya pada wanita yang ada di depannya.
Magbasa pa
90. Bukan Wanita Lemah
"Kamu ....” “Kamu memang sangat mudah masuk dalam jebakan,” sela wanita itu. Lalu ada seseorang yang memukul Alena hingga tidak sadarkan diri. “Cepat bawa dia!” perintah wanita itu. Pada pria yang barusan memukul Alena.
Magbasa pa
PREV
1
...
7
8
9
10
11
12
NEXT
Naglo-load...
I-scan ang code para mabasa sa App