Suri sedang merapikan gaun pada model yang sudah cantik jelita—MUA hanya tinggal merapikan rambut.Suri tidak menatap Luna tentu, sedang sangat berkonsentrasi. Bicara pada wanita di sampingnya, juga model itu, memintanya untuk berputar ke arah spesifik agar corak gaunnya tampak semakin cantik.Rambut Suri disisir rapi ke belakang, tidak tampak lepek atau pun berantakan seperti saat masih di rumah dulu. Wajahnya fokus, tenang, tampak sangat berkilau di mata Luna. Tidak kehilangan arah—tidak kurang satu apapun, tidak pula sedang menanggung malu maupun derita.Luna kembali merasa dunianya terbalik. Suri berada dalam posisinya yang dulu. Mungkin tidak sama persis, karena Suri bukan penyanyi, tapi Suri solah berada di bawah lampu sorot yang dulu hanya terarah padanya.Sementara dirinya yang semakin tenggelam dalam kegelapan, semakin tidak terlihat—diabaikan, dianggap tidak penting. Ada ataupun tidak, tidak akan mempengaruhi perputaran dunia.“Tempat itu… milikku!” desis Luna, sambil bergera
Terakhir Diperbarui : 2025-11-26 Baca selengkapnya