“Terima kasih.”Noah yang baru saja membeli kelapa muda langsung membalikkan tubuh dan siap melangkah pergi, tetapi gerakannya terhenti ketika seorang wanita berdiri tepat dihadapannya. Noah tidak mengenal wanita itu, tetapi manik matanya menatap lekat. Pasalnya, sejak tadi sang wanita berdiri tepat di belakangnya.Namun, Noah tidak ambil pusing semua itu. Dia jauh lebih memilih segera kembali dan bersama dengan Anika, tetapi niatnya lagi-lagi terhenti ketika wanita itu menghadangnya. Jelas Noah kesal, membuatnya menatap dengan sorot mata tidak terima. “Permisi, saya harus pergi,” kata Noah memulai pembicaraan. Tidak ada jawaban, tetapi wanita itu juga tidak menghindar. Noah benar-benar Seperti diuji kesabarannya. Dia memilih kembali melangkah ke arah lain, berniat menjauh dari wanita itu. Sayangnya, lagi-lagi langkahnya dihentikan. Hal yang membuat Noah semakin kesal. “Kamu ada urusan denganku?” tanya Noah pada akhirnya. Wanita yang masih menundukkan kepala itu tetap tidak menjaw
Dernière mise à jour : 2025-12-27 Read More