Azka sudah sembuh. Tapi entah kenapa, kesembuhan itu datang bersama gelombang energi yang bikin Akira sampai keteteran. Suaranya tiba-tiba naik satu oktaf, bikin telinga hampir panas, dan ide-idenya? Jelas-jelas nggak pantas untuk anak TK. Pagi itu, baru saja Akira membuka pintu kos, tiba-tiba sesuatu melayang dan menabrak perutnya dengan kencang. “MAAAAMA AKIRAAAA!” suara Azka melonjak nyaring. Akira hampir terguling ke belakang, tapi buru-buru menahan diri dengan tangannya di kusen pintu. Di depannya, Azka berdiri sambil tersenyum lebar, pipinya sudah normal, matanya berkilat penuh semangat, dan yang paling mencolok, sepatu superhero yang menempel di kakinya. “Kamu sembuh?” tanya Akira dengan mulut ternganga. Azka mengangguk cepat, penuh semangat. “Sembuh! Kata Papa, Azka udah kayak Power Ranger yang bangun tidur, lho!” Di belakang Azka, Arka berdiri tenang, rapi, ekspresinya datar seperti biasa, seolah-olah kekacauan ini cuma lelucon biasa. “Pak,” suara Akira menurun jadi l
Terakhir Diperbarui : 2025-12-16 Baca selengkapnya