“Kamu?” tanya Salsa terkejut saat melihat seorang berdiri di depannya, apalagi keadaan toilet sangat sepi.Entah, Salsa pun heran mengapa kondisi toilet sangat sepi. Biasanya toilet tidak pernah sesepi ini, dan sekarang bahkan hanya dia yang ada disana.“Masih ingat sama aku?” tanya nya.“I-iya. Kamu ngapain disini?” tanya Salsa bingung.“Aku merindukanmu.”“Kamu gila, Leo. Sudahlah, aku pamit. Anakku menunggu.”Lelaki yang bernama Leo itu adalah mantan pacarnya Salsa saat masih sekolah dulu. Mereka putus ketika tamat, dan Salsa tidak menganggap hubungan mereka serius, sebab saat itu yang mereka jalani adalah cinta monyet.“Kenapa gila? Apa kamu tidak merindukanku?”“Hei kita sudah punya kehidupan masing-masing,” jawab Salsa hendak berjalan keluar, tapi Leo menarik tangan Salsa, menahan kepergian wanita itu.Salsa terkejut, dan detik berikutnya, Leo telah menciumnya dengan brutal, mendorong Salsa ke dinding hingga gerakan Salsa terkunci.“Mppph, Leo lepaskan.” Salsa mencoba berontak,
Última actualización : 2025-12-30 Leer más